Menuju Tegaknya Khilafah dan Syariat Islam (3)



1258. Dari Abu Qatadah ra, dia berkata: “Rasulullah saw ditanya tentang puasa hari Arafah? Beliau menjawab: “Ia dapat menghapuskan dosa pada tahun lalu dan tahun berikutnya.” (HR. Muslim) Tarjamah Riyadhus Shalihin Jilid 2 hal 354

Tahun 1435 H ini aku masih belum membayar banyak qadha shaum Ramadhan, aku sangat menyesal melalaikan melunasi shaum qadha sehingga tahun ini aku tidak menunaikan shaum sunnah Arafah (9 Dzulhijjah). Astagfirullahaladzhim. Selain lalai, aku memang sempat sakit selama beberapa waktu dan juga berhalangan (menstruasi). Aku berpikir untuk menunaikan qadha shaum Ramadhan –sebagai shaum wajib-terlebih dahulu karena aku tidak tahu sampai kapan umur aku, sehingga walaupun aku meninggal setidaknya aku sedang berniat/berusaha melunasi shaum qadha atau bahkan telah menyelesaikan shaum qadha aku. Semoga Allah mengaruniai aku usia yang berkah, yang Ia ridhai. Aamiin.

Sehubungan puncak wukuf ibadah haji di padang Arafah, Arab, dilaksanakan pada hari Jum’at, 09 Dzulhijjah 1435 H bertepatan dengan 03.10.2014, dengan demikian hari pertama Idul Adha jatuh pada Sabtu, 10 Dzulhijjah 1435 H bertepatan dengan 04.10.2014. Penyembelihan hewan qurban dilaksanakan setelah jama’ah haji selesai mensahkan hajinya, yakni setelah menyelesaikan wukuf di Arafah, seperti sabda Rasulullah Muhammad saw “Bahwa haji itu Arafah” (HR. Imam Ahmad dan At-Tirmidzi). -> Tepatnya penyembelihan hewan qurban dilakukan setelah jama’ah haji berlalu dari Arafah, setelah melempar jumrah.

Dengan demikian, aku berpikir bahwa seperti sabda Rasulullah bahwa haji adalah Arafah, maka perayaan Idul Adha di berbagai negara di dunia sepatutnya berpatokan pada setelah selesainya wukuf di Arafah, wukuf di Arafah yang biasanya berlangsung pada 09 Dzulhijjah, sehingga sehari setelah wukuf di Arafah yakni 10 Dzulhijjah, adalah hari raya Idul Adha.

->Idul Adha disebut juga Idul Qurban, dan waktu pelaksanaannya adalah seperti yang telah aku jelaskan.
-> Berpikir: Kan ini “Lebaran Haji”, bukan “Lebaran Kemenag”, “Lebaran Malaysia, Brunei atau Singapura”, atau “Lebaran Mayoritas Warga NU”, jadi menurut pendapat aku sangatlah patut kaum Muslimin di seluruh dunia untuk menentukan pelaksanaan Idul Adha berpatokan pada selesainya pelaksanaan wukuf di Arafah, Arab. -> Intermezzo: santai tapi serius.

Anw aku aga tergelitik waktu menonton tayangan berita mengenai menteri agama dan ketua MUI berpakaian ihram yang membuat aku berpikir bahwa para pemimpin Muslim Indonesia tersebut merayakan Idul Adha di Arab, pada hari Sabtu, 04.10.2014 (10 Dzulhijjah 1435 H) mengikuti perhitungan waktu Arab, alhamdulillah, sementara banyak umat Islam di Indonesia merayakan Idul Adha di hari Minggu, 05.10.2014 (semestinya sudah tanggal 11 Dzulhijjah 1435 H), innalillahi. -> Ironi, seperti tulisan aku.

Syukron jiddan aku ucapkan untuk para pemimpin kaum Muslimin Indonesia, ormas maupun tareqat seperti Muhammadiyah dan sebagian kecil warga NU yang ber-Idul Adha bersamaan dengan Arab dan banyak umat Islam di seluruh dunia. Mudah-mudahan tidak hanya sekedar hasil hisab maupun rukyat di Indonesia yang “pas” sama dengan Arab, tapi aku berharap umat Islam Indonesia dan dunia memang dapat menyesuaikan dengan Arab dalam pelaksanaan shaum maupun Ied, jika memang Arab berada di jalan yang benar, di jalan Allah. 

-> Saran aku, bagi yang hari Sabtu, 04.10.14 (10 Dzulhijjah 1435 H) terlebih hari Minggu, 05.10.14 (11 Dzulhijjah 1435 H) ini menunaikan shaum Arafah, baiknya berbuka karena hari Sabtu ini jama’ah haji sudah bubar dari Arafah, kemudian hari Sabtu sudah merupakan hari raya Idul Adha, hari nahar (hari penyembelihan qurban), hari dimana kaum Muslimin terlarang (haram) untuk shaum. Sedangkan hari Minggu sudah merupakan hari tasyrik, hari yang juga terlarang (haram) bagi kaum Muslimin untuk shaum. 

Aku memohon maaf kepada kaum Muslimin karena keterlambatan aku dalam menyampaikan informasi terkait shaum Arafah dan Idul Adha. Terlebih, aku memohon maaf pula karena sebelumnya aku tidak menyampaikan mengenai keutamaan pentingnya shaum di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Berikut terjemah haditsnya: 

1257. Dari Ibnu Abbas ra, dia berkata: “Rasulullah saw bersabda: “Tidak ada hari, di mana amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah selain daripada hari-hari ini –maksudnya adalah sepuluh hari pertama bulan dzul hijjah-. “Mereka berkata: “Wahai Rasulullah saw, walaupun jihad fi sabilillah?” Beliau menjawab: “Walaupun jihad fi sabilillah, kecuali seorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (untuk jihad) kemudian tidak membawa pulang dari itu semua.” (HR. al-Bukhari) Riyadhus Shalihin Jilid 2. P: 354.

Aku ucapkan: Selamat hari raya Idul Adha 1435 H kepada kaum Muslimin di seluruh dunia. Semoga Allah menerima qurban dari orang-orang yang berqurban. Semoga Allah senantiasa merahmati, memberkahi dan meridhai kaum Muslimin. Aamiin.

Syukron aku ucapkan kepada berbagai pihak termasuk pihak-pihak yang tidak dapat aku sebutkan satu persatu yang telah membawakan inspirasi untuk aku dalam penulisan tulisan ini. Oia mungkin saja ada non Muslim yang menginspirasi tulisan aku ini, misalnya pemilik station televisi yang walaupun adakalanya membuat aku sebagai Muslim marah dan emosi jiwa dikarenakan station-station televisinya kerap menayangkan berbagai tayangan yang bertentangan dengan syariat Islam, tapi adakalanya station-station tersebut juga menayangkan hal yang bermanfaat bahkan berusaha sesuai dengan syri’at Islam seperti menyiarkan program berita yang memuat tayangan berita mengenai Haji dan Idul Adha. Untuk para pemilik station-station televisi yang beragama Islam, aku harapkan seluruh program yang ditayangkan di berbagai station milik mereka dapat sesuai dengan syriat Islam. Semoga Allah mengaruniakan hidayah-Nya kepada para non Muslim yang membawakan inspirasi terkait tulisan ini untuk masuk dan memeluk Islam. Semoga Allah mengaruniakan taufiq dan hidayah-Nya kepada para Muslim yang membawakan inspirasi terkait tulisan ini untuk bertaqwa kepada-Nya. Aamiin.

Semoga Allah meridhai kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Aamiin.

Wallahu’alam

Sources

Buku:
Fiqih Wanita Edisi Lengkap. Syaikh Kamil Muhammad ‘Uwaidah, 2008: hal. 366, 369 dan 372.
Tarjamah Riyadhus Shalihin Jilid 2. Imam Nawawi, 2006: hal 354
Site:
Hidayatullah.com; Arrahmah.com; Kemenag.go.id; Kiblat.net
Tv:
tv one, MNC tv, Global tv, Metro TV
03.10.14 (Malam) -> 10 Dzulhijjah 1435 H
Revisi:
040506111315.10.14 -> 101113171921 Dzulhijjah 1435 H

dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Q.S. Al Maa’idah (5): 49

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. Q.S. Al Maa’idah (5): 51

Aku sempet seneng dan bersyukur dengan mengucap hal yang intinya sbb: Alhamdulillah, aku ikut seneng parlemen (DPR&MPR) dipegang Koalisi Merah Putih. -> Capres dan cawapres dari koalisi ini yang aku dukung saat Pilpres. Namun belakangan sepatutnya hal tersebut aku ucapkan jika para pemimpin dan wakil pemimpinnya -jika bisa, wakil rakyat- kesemuanya Muslim, terutama pria Muslim. Maaf, sebelumnya terjadi kekeliruan penulisan akibat kealpaan aku semestinya aku menuliskannya sbb: Awalnya aku ga tau apakah para pemimpin dan wakil pemimpin parlemen tersebut kesemuanya Muslim? Tapi kemudian, aku melihat tayangan, sepertinya pelantikan pimpinan parlemen, dalam tayangan tersebut terdapat berbagai tokoh lintas agama yang melantik pejabat parleman. Jika memang terdapat pemimpin dan wakil pemimpin parleman yang beragama non Muslim, hal ini sangat menyedihkan karena berdasarkan dalil Al Qur’an surah Al Maa’idah (5): 51, dijelaskan bahwa kaum Muslimin dilarang mengambil non Muslim sebagai pemimpin, pemimpin kaum Muslimin haruslah Muslim. 

FYI ada dua anggota keluarga besar aku yang pria menyetujui kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jika ia MUSLIM. Anw aku berulangkali liat tayangan Cina satu itu terlihat bagus pake baju koko dan peci, pakaian yang sudah menjadi tradisi Indonesia, khususnya Betawi, yang mendekati pakaian budaya Islam*, hanya tetap hal yang sangat fatal adalah dia bukanlah seorang Muslim, kemudian parahnya lagi adalah dia menentang umat Islam secara frontal, lalu sepertinya dia punya hobby marah-marah sama bawahannya yang beragama Islam, maka kepemimpinannya benar-benar musti dihentikan. -> Dia musti dibina oleh Front Pembela Islam (FPI), ulama dan para Muslim yang shaleh. Btw, aku heran sama banyak orang Cina, meskipun mereka misalkan Kristen tapi tetap merayakan Imlek yang berasal dari tradisi orang-orang yang memiliki kepercayaan pada dewa-dewa atau ada pula yang mengarak Toapekong yang merupakan symbol kemusyrikan, aku jadi menarik simpulan bahwa orang-orang Cina tersebut tak hanya golongan kafir tapi musyrik. Naudzubillahimindzalik.

->Alhamdulillah, masih ada segolongan pria Muslim yang tidak berdiam diri tapi menentang kepemimpinan kafir maupun musyrik. Syukron jiddan aku ucapkan kepada Front Pembela Islam (FPI) yang telah melakukan penentangan terhadap kepemimpinan kaum kafir. Hanya saja, di bulan harram tidak dibenarkan sembarang melakukan aksi anarkis, termasuk kekerasan fisik dan senjata, kecuali bila diserang dengan cara sedemikian rupa atau yang lebih dari itu. Sepengetahuan aku, sejauh ini Ahok menantang lewat media massa, jadi baiknya ditentang lewat media informasi atau dalam kondisi politik Indonesia saat ini yang belum menerapkan syriat Islam, baiknya FPI langsung bersurat secara resmi ke Presiden, lalu ke MPR dan ke DPR untuk mengajukan pencopotan para pemimpin kafir. 

Maaf, aku sempat menyatakan hal demikian: “Kali ini, untuk apa yang telah terjadi, sesuai situasi kondisi yang telah aku jelaskan, aku menarik simpulan bahwa Polisi ada benarnya menahan serangan FPI, selama saat menahan serangan tersebut tidak melakukan tindakan keterlaluan. Hanya niat para anggota Polisi mungkin harus diluruskan yakni bukan sekedar menjaga keamanan bangsa dan negara tapi menjaga keamanan di jalan Allah, sesuai syariat Islam untuk meraih ridha Allah. -> Hal ini aku ungkapkan untuk meminimalisir bahkan menghindari peperangan antar sesama Muslim, terlebih di bulan harram, karena aku pikir aparat kepolisian banyak yang beragama Islam.” Namun demikian, setelah aku pikirkan kembali, pada kenyataannya, berdasarkan berita, banyak aparat kepolisian yang saat kejadian menyerang FPI bahkan dengan cara yang berlebihan, tindakan yang dilakukan para aparat tersebut merupakan suatu kekeliruan. [Aku tetap berharap sesama umat Islam tidak berperang terlebih di bulan harram, kaum Muslimin bersatu di jalan Allah, termasuk dalam memerangi pemimpin kafir, untuk meraih ridha Allah.]

Dengan demikian bagi FPI dan umat Islam, jika terpaksa, misalnya setelah melayangkan surat permohonan pencopotan pemimpin kafir kepada pemerintah, (sedapat mungkin/ jika memungkinkan) sesuai prosedur dan tahapan yang telah coba aku rinci, tapi pemerintah tidak menggubris perihal pencopotan pemimpin kafir tersebut, yang mana hal yang dilakukan pemerintah tersebut tergolong ke dalam fitnah sebagai upaya menghalang-halangi kaum Muslimin dari jalan Allah, maka demo yang termasuk kategori perang bahkan perang, di jalan Allah, sekalipun boleh dilakukan di bulan harram. -> Baca: Q.S. Al Baqarah (2): 217. Sedikit berbeda dengan pendapat aku, berdasarkan dalil yang sama, Abi aku menyatakan hal yang intinya bahwa demonstrasi menentang kepemimpinan kafir tanpa perlu melalui rincian step yang aku sebutkan, sudah merupakan hal yang dibenarkan meskipun hal tersebut terjadi di bulan harram. 

->Penyerangan secara syar’i terhadap kaum musyrik yang tidak memiliki perjanjian dengan kaum Muslimin maupun kafir yang menentang Islam baik pula dilakukan setelah bulan harram. -> Baca: Q.S. At Taubah (9): 5.

*Penting disampaikan bahwa pakaian terbaik pria Muslim sesuai syariat Islam seperti gamis, maupun setelan pakaian Muslim berwarna putih, dilengkapi penutup kepala juga sorban dicontohkan oleh banyak anggota FPI, syukron katsiron para anggota FPI yang telah mencontohkan khususnya kepada kaum Muslimin pakaian pria Muslim syar’i. Kemudian, saran dari Abi aku untuk banyak orang khususnya yang akan membubarkan FPI, terutama yang beragama Islam, jangan sibuk akan membubarkan FPI tapi sibuklah mengajak Ahok masuk dan memeluk Islam. Semoga Allah mengaruniakan hidayah-Nya kepada Basuki Tjahaya Purnama untuk masuk dan memeluk Islam. Aamiin. Dan saran dari aku, baik juga sibuk menasihati alim dari salah satu ormas Islam, seperti NU, yang mendukung kepemimpinan kafir dengan menyatakan hal yang intinya tidak mempermasalahkan agama pemimpin yang penting dapat menyejahterakan rakyat, pernyataan ngaco, bertentangan dengan syariat Islam. Semoga Allah mengaruniakan taufiq dan hidayah-Nya kepada aku dan alim tersebut untuk bertaqwa kepada Allah. Aamiin.

Hal menyedihkan lainnya, pemimpin dari parpol Islam yang aku dukung saat pilkada sudah bersikap baik dengan setia bergabung di KMP namun sayangnya ia diduga terlibat kasus fatal, korupsi. Jika di KMP ada kasus-kasus ini, aku jadi ga enak hati marah-marah dan ga setuju sama presiden terpilih, dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH), satu dua halnya karena ia menyisakan pemimpin-pemimpin kafir untuk memimpin kaum Muslimin kemudian dikabarkan terlibat korupsi. 

Meskipun aku berpikir bahwa dalam politik mungkin saja ada deal-deal tertentu, politik telah dirancang dengan sedemikian rupa, aku tetap merasa bahwa aku sudah bersikap tidak adil. Mustinya aku marah dan tidak setuju kepada kedua kubu yang melakukan kesalahan seperti yang telah aku jelaskan.

-> Walaupun aku bukan seorang pemimpin rakyat, aku merasa bahwa aku musti berkaca diri terkait larangan memilih pemimpin non Muslim dan korupsi. Hal ini menjadi bahan pemikiran mendalam bagi aku. Semoga Allah memberikan petunjuk-Nya kepada aku untuk menuju ke jalan yang lurus, jalan yang diridhai-Nya. Aamiin.

*Hukum Islam untuk korupsi dalam hal ini dana rakyat/umat adalah potong tangan. Tapi siapa yang berani menegakkan hukum Islam ini?

-> Maaf, aku baru tergerak menuliskan hal ini di blog setelah melihat tayangan KMP mengadakan syukuran bersama anak-anak yatim, KMP sudah bersikap sangat baik, memiliki perhatian terhadap anak-anak yatim. Mencintai anak yatim memang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya, hanya aku khawatir acara syukuran kemenangan parlemen jika kepemimpinannya terdiri dari non Muslim terlebih jika tidak menegakkan hukum Allah (syariat Islam) adalah bid’ah.

Aku menyaksikan sebuah wawancara serta sempat mendengar kabar yang membuat aku menarik simpulan bahwa syukuran presiden terpilih dilakukan dengan menggunakan tradisi seperti tumpeng baiknya dihindari serta yang lebih parah adalah tradisi musyrik seperti barongsai baiknya ditinggalkan. -> Ternyata kabarnya saat pelaksanaan syukuran lalu tidak ada barongsai hanya ada pelepasan lampion, aku ga tau tujuannya apa. Syukuran dengan cara jahiliyah untuk pemimpin yang tidak menegakkan hukum Allah (syariat Islam), kemudian menyisakan para pemimpin kafir untuk memimpin kaum Muslimin, juga kekeliruan fatal lain aku khawatirkan hal tersebut terlarang, baiknya hal tersebut dibatalkan.

Oia aku suka melihat para anggota dari KMP maupun KIH, termasuk presiden terpilih mengenakan baju terlihat sederhana, kemeja (bukan jas), yang berwarna putih bahkan adakalanya ada pula para pemimpin pria yang mengenakan baju koko -biasa disebut baju taqwa- putih, aku ucapkan terima kasih kepada anda semua yang telah berpakaian sederhana yang berwarna putih. Dalam Islam, warna PUTIH merupakan warna terbaik bagi umat Islam, dan berpakaian sederhana adalah sebagian dari iman, hal-hal tersebut sesuai As Sunnah, hanya aku sarankan untuk anda-anda yang aku maksud, khususnya yang beragama Islam, baiknya modelnya adalah model pakaian Muslim syar’i. Sekelumit mengenai pakaian pria Muslim syar’i telah aku jelaskan di beberapa paragraf sebelumnya, yang sepertinya perlu aku jabarkan kembali yakni: baju sederhana berupa gamis syar’i maupun setelan pakaian pria Muslim syar’i; dengan warna terbaik putih; penutup kepala syar’i seperti turban maupun kopiah; dan sorban untuk di pundak. -> Mustinya pakaian Muslim ini yang disebut baju taqwa. Pakaian pria Muslim putih syar’i tersebut saat ini seperti yang dicontohkan oleh banyak anggota FPI dan beberapa jam’ah Islam lainnya. Sedangkan pakaian terbaik wanita Muslim syar’i adalah gamis syar’i; kerudung syar’i; warna terbaik putih (hijab syar’i). Kembali kepada hukum/ syariat Islam, diantara para pria Muslim dari KMP maupun KIH (sebagai orang-orang dalam pemerintahan) dan pria Muslim umumnya adakah yang sanggup menegakkan syariat Islam? 

Allah memerintahkan manusia untuk meneggakkan hukum Allah, sedangkan bagi orang-orang yang melanggar perintah tersebut, termasuk ke dalam golongan orang-orang fasik dan zalim.
[Memang sepatutnya dunia ini dipimpin seorang Amirul Mu’minin yang bertaqwa, yang menegakkan kalimat tauhid kemudian menegakkan syariat Islam. 

Aku pun bermaksud menyampaikan permohonan berikut terkait Khalifah Islam: Atulah, umat Islam khususnya, sudah semestinya kita taat, mengakui, menghargai, membantu dan mendo’akan Amirul Mu’minin, Abu Bakar Al Baghdadi, yang telah ada saat ini. Sedapat mungkin jika beliau di jalan Allah, ikuti, jika beliau salah nasihati secara syar’i.

Ya Allah, tolonglah Amirul Mu’minin dan kaum Muslimin dalam menegakkan kalimat tauhid dan menegakkan syariat Islam. Aamiin.]

Syukron aku ucapkan kepada berbagai pihak termasuk pihak-pihak yang tidak dapat aku sebutkan satu persatu yang telah membawakan inspirasi untuk aku dalam penulisan tulisan ini. Semoga Allah mengaruniakan hidayah-Nya kepada para non Muslim yang membawakan inspirasi terkait tulisan ini untuk masuk dan memeluk Islam. Semoga Allah mengaruniakan taufiq dan hidayah-Nya kepada para Muslim yang membawakan inspirasi terkait tulisan ini untuk bertaqwa kepada-Nya. Aamiin. 

Ya Allah, karuniakanlah kepada kami kaum Muslimin pemimpin yang menegakkan syari’at Islam di muka bumi ini. Aamiin.

Wallahu’alam.

Source:
tv one, Metro Tv, Global tv
Radio Silaturahim
Shoutussalam.com
10.10.14 -> 16 Dzulhijjah 1435 H

Revisi:
111315161721.10.14 -> 171921222328 Dzulhijjah 1435 H

Permohonan maaf: Aku memohon maaf karena ada beberapa dari anggota keluarga aku yang membuat, mengapload, dan men-share lagu bertemakan “kegalauan” dalam format video padahal aku melarang dibuatnya bahkan diedarkannya lagu-lagu galau, tentunya aku memberi nasihat kepada para anggota keluarga aku terkait lagu tersebut. Aku juga memohon maaf karena, di rumah, aku sempat berulang kali menyanyikan lagu yang aku maksud karena nada dan lagunya menarik serta sebelum aku ngeh lagu tersebut lagu galau karena awalnya lagu tersebut berjudul “You are So Wonderful” yang kemudian berganti dengan judul yang benar-benar bertemakan kegalauan. -> Wonderful sendiri akar katanya wonder yang terkait dengan ketidakpastian, namun judul penggantinya lebih menyatakan hal yang ingin aku hindari dalam lagu. Setelah aku mengetahui lagu yang aku maksud adalah lagu yang tidak mencerminkan kemantapan, keyakinan, kapastian, dan semangat maka aku berhenti menyayikan lagu tersebut. Kemudian, aku juga memohon maaf khususnya kepada pihak-pihak pemilik beberapa foto/ gambar yang dimuat dalam video lagu yang aku maksud bahkan mungkin dalam video lagu lainnyayang dibuat oleh anggota keluarga aku, karena sepengetahuan aku dalam beberapa video yang aku maksud tidak dimuat sumber atau referensi –internet- dari gambar-gambar yang ditayangkan dalam video tersebut. Sekali lagi aku memohon maaf atas kekeliruan yang aku telah aku jelaskan tersebut. Semoga aku dan keluarga aku dapat menghasilkan karya-karya termasuk karya seni yang berupa lagu maupun video sesuai syariat Islam untuk meraih ridha Allah di dunia dan di akhirat. Aamiin.

Wallahu’alam.

16.10.14 -> 22 Dzulhijjah 1435 H
Revisi:
17.10.14 -> 23 Dzulhijjah 1435 H

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

0 komentar: