Merenung: Mengenai Capres dan Cawapres

Mengenai capres dan cawapres: Misalkan putra Bapak Soemitro Djojohadikusumo dan ketua PAN bersinergi, sepertinya Abi mendukung mereka dan aku mendukung keputusan Abi. Insyaa Allah. Wallahu'alam.

11.05.14 -> 11 Rajab 1435 H
Revisi:
09.07.14 -> 12 ramadhan 1435 H

Ramadhan 1435 H:



Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. Al Ma’aidah (5): 51
 

Awalnya aku berpikir untuk terlibat dalam pemilu setelah Abi aku melarang aku untuk golput dikarenakan menurut ulama apabila banyak golput dikhawatirkan parlemen dikuasa kafir. Setelah Abi aku menyatakan hal tersebut, aku memutuskan untuk menuruti nasihat Abi. Sedangkan tulisan renungan di atas yang judulnya telah aku revisi dari sekedar "Merenung" menjadi  "Merenung: Mengenai capres dan cawapres", dibuat sebagai upaya musyawarah secara terbuka dikarenakan saat itu aku melihat kaum Muslimin masih banyak, terutama para Muslim yang tergabung dalam salah satu partai yang aku dukung saat pileg, yang terlihat masih bingung dalam menentukan arah koalisi.

Setelah koalisi terbentuk, awalnya aku masih aga ragu dalam menentukan pilihan capres dan cawapres yang akan aku dukung dikarenakan berbagai pertimbangan. Saat itu, hal tersulit bagi aku untuk mengambil keputusan  adalah mengenai isu pelanggaran HAM yang menyeret nama capres yang ingin aku dukung. Terkait permasalahan isu pelanggaran HAM yang aku maksud, aku tidak terlalu ngeh hal tersebut dikarenakan saat terjadinya kasus yang menjadi penyebab timbulnya isu tersebut aku masih belum terlalu mengerti, mungkin saat itu aku masih SD. Namun, menurut hemat aku saat ini, bila capres yang aku maksud tidak terlibat kasus tersebut, itu merupakan hal yang baik. Hanya saja, SIAPA PUN yang memang terlibat dalam kasus penghilangan nyawa orang terutama pada kasus yang aku maksud, hendaknya bertanggung jawab dengan cara melakukan islah dengan keluarga korban, dengan membayar diyat, kecuali jika keluarga korban memaafkan.

Ada pula, hal lain yang menjadi pertimbangan sebelum aku mengambil keputusan untuk mendukung capres yang aku maksud, yakni mengenai latar belakang keluarga capres yang ibu dan saudara laki-lakinya adalah non Muslim. Aku mengetahui hal ini awalnya dari Abi aku, kemudian ada pula salah satu senior aku saat kuliah yang memberitahukan hal yang intinya serupa, menganai saudara capres yang non Muslim. Bagi aku pribadi, perbedaan agama keluarga capres tidak menghalangi capres tersebut untuk mencalonkan diri sebagai presiden selama capres tersebut seorang Muslim terlebih apabila ia dikenal dekat, maupun peduli dan berkorban untuk Islam dan umat Islam. Terkait hal ini, aku terpikir sebuah contoh, seorang ustad mualaf yang dikenal sebagai pakar ekonomi syariah yang menurut kabar orang tua ustad tersebut non Muslim bahkan ada saudara-saudaranya juga non Muslim, mengenai keluarganya yang non Muslim tidak mengurangi kepercayaan aku kepada ustad tersebut bahwa ustad tersebut adalah seorang Muslim dan memang memiliki ilmu pengetahuan yang memadai dalam bidang ekonomi syariah.

Namun demikian, tentunya aku bermaksud mengajak saudara laki-laki dari capres yang aku maksud serta keluarga dari ustad yang aku maksud yang beragama non Muslim untuk masuk dan memeluk Islam: "Pa Hashim Djojohadikusumo dan keluarga non Muslim dari ustad Muhammad A. Syafi'i, maukah anda semua untuk masuk dan memeluk Islam?" Semoga Allah mengaruniakan hidayah kepada Pa Hashim Djojohadikusumo dan keluarga non Muslim dari ustad Muhammad A. Syafi'i untuk masuk dan memeluk Islam. Aamiin.


679. Dari Abu Said Abdurahman Ibn Samurah r.a, dia berkata: “Rasulullah saw bersabda kepada saya: “Hai Abdurahman Ibn Samurah, janganlah engkau meminta jabatan karena apabila kamu diberi jabatan tanpa meminta maka kamu akan ditolong dalam melaksanakannya, dan apabila kamu diberinya karena meminta maka jabatan itu sepenuhnya diserahkan kepadamu. Apabila kamu bersumpah atas suatu sumpah lalu kamu melihat ada yang lebih baik selain dari sumpah itu maka kerjakanlah yang lebih baik itu dan bayarkanlah kafarah sumpahmu.” (HR. Bukhari – Muslim) Tarjamah Riyadush Shalihin Jilid 1. Hal. 638

681. Dari Abu Dzar ra dia berkata: “Saya berkata: “Wahai Rasulullah, mengapa engkau tidak memberi jabatan kepada saya?” Beliau langsung menepuk tangannya ke atas pundak saya, kemudian beliau bersabda: “Wahai Abu Dzar sesungguhnya engkau ini lemah dan jabatan itu adalah amanah, pada hari kiamat ia akan menjadi kehinaan dan penyesalan kecuali bagi orang yang mengambilnya dengan haknya dan menunaikan hak jabatan yang menjadi kewajibannya.” (HR. Muslim) Tarjamah Riyadush Shalihin Jilid 1. Hal. 638

Awalnya aku sempat bingung apakah aku akan mendukung capres yang aku dukung saat ini atau capres lainnya. Setelah aku melakukan diskusi dengan Abi, aku memutuskan untuk tidak mendukung capres dari partai lainnya dikarenakan aku berharap capres dari partai lainnya yang aku maksud menyelesaikan jabatannya sebagai seorang gubernur, terlebih apabila jabatan gubernur itu tidak diselesaikan maka kemungkinan wagubnya yang merupakan seorang non Muslim akan naik menggantikannya, sedangkan dalam Islam terdapat larangan bahwa kaum Muslimin dipimpin oleh non Muslim.
Aku bersimpati kepada gubernur yang aku maksud karena gubernur ini sebagai capres PRIA MUSLIM yang diusung partainya, namun setelah menyadari bahwa kemungkinan adanya pemimpin daerah non Muslim jika saat ini ia meninggalkan tugasnya sebagai gubernur, dengan demikian, aku mendukung gubernur yang aku maksud untuk tetap sebagai seorang gubernur. Disamping hal yang sudah aku sebutkan, aku pun khawatir terhadap pemberitaan mengenai kemungkinan capres dan cawapres yang memerintahkan pelarangan pemberlakuan syariat Islam untuk wilayah-wilayah maupun sektor-sektor yang belum menerapkan syariat Islam.
Selain hal di atas, perlu dijelaskan pula bahwa berdasarkan hadits Rasulullah saw seorang Muslim dibolehkan untuk membatalkan sumpahnya dan mengambil jabatan yang lebih baik dengan sebelumnya membayar kiffarat sumpah. Namun demikian khususnya untuk kasus gubernur DKI yang aku maksud, menurut hemat aku pembatalan sumpah jabatannya tidak dapat berlaku dikarenakan kondisi yang membahayakan umat Islam yakni apabila saat ini Pa gubernur meninggalkan jabatannya kemungkinan wakil gubernur yang beragama non Muslim yang menggantikannya, menjadikan non Muslim sebagai pemimpin adalah hal yang terlarang dalam ajaran Islam. 
Selain itu aku baru ngeh bahwa dalam Islam pemimpin itu harus kuat setelah membaca terjemah hadits di atas, maka diharapkan seorang pemimpin Muslim itu kuat, dan menurut hemat aku sepatutnya seorang pemimpin tidak berada di bawah kendali orang lain terlebih dibawah kendali seorang wanita dalam menjalankan pemerintahannya. 


Kembali mengenai capres dan cawapres yang aku dukung dari koalisi baju putih, aku menetapkan untuk mendukung capres yang aku maksud setelah mendengarkan penjelasan Abi aku yang intinya capres beserta cawapres yang aku maksud, lebih cenderung membela Islam dan umat Islam. Aku semakin yakin setelah membaca visi misi pasangan capres dan cawapres tersebut, terkait ekonomi syariah dan pelaksanaan ibadah umat Islam. Dengan demikian, aku memutuskan untuk mendukung Pa Prabowo Subianto dan Pa Hatta Rajasa.

Namun demikian, aku himbau kepada koalisi merah putih untuk dapat menegakkan keadilan di jalan Allah, kemudian untuk tidak menyakiti hati rakyat terkait anggota koalisi yang terlibat kasus korupsi. Terkait hal tersebut, aku mohon pihak koalisi merah putih untuk tidak menampilkan para pembesar yang disinyalir terlibat kasus korupsi. -> Meskipun pembesar tersebut berasal dari partai yang aku dukung. Rasulullah saw bersabda yang intinya suatu umat menjadi sesat tatkala para pembesar mencuri (termasuk korupsi) mereka tidak dihukum sedangkan saat rakyat kecil mencuri, rakyat tersebut dihukum. Dengan demikian jika para pembesar yang memang terbukti bersalah atas kasus korupsi, aku harap pemerintah dapat menjatuhkan hukuman yang adil sesuai syariat Islam.

Lalu, aku pikir baiknya lambang partai atau apa pun bukanlah lambang makhluk bernyawa, atau lambang yang tidak dianjurkan dalam Islam. Baiknya, misalkan koalisi "Merah Putih" mungkin akan lebih baik jika lambangnya bendera merah putih.

Siapa pun kelak yang menjadi presiden dan wakil presiden, aku harap mereka dapat menegakkan syariat Islam. Para capres dan cawapres terlebih setelah terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, seyogianya ingat bahwa kepemimpinan mereka akan dipertangungjawabkan di hadapan Allah.

Semoga Allah meridhai kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Aamiin.

Catatan pilpres 2014 (1435 H). Catatan pindahan dari salah satu kolom di blog aku. Catatan ini masih mungkin untuk mengalami revisi setelah dipindahkan ke posting ini. Berikut isi catatannya:



Mengenai dukungan aku untuk capres dan cawapres no 1: Aku dukung Pa Prabowo dan Pa Hatta awalnya atas saran Abi, aku menuruti saran Abi. Menurut pendapat Abi, mereka cenderung untuk membela Islam dan umat Islam. Kemudian aku semakin yakin setelah aku baca visi misi mereka, terdapat mengenai kemungkinan untuk dapat tetap menerapkan ekonomi syariah kemudian ada program tabungan haji. Aku pikir, setidaknya capres dan cawapres tersebut peduli untuk menuliskan dalam visi misi mereka hal yang terkait syariah dan upaya mempermudah pelaksanaan salah satu rukun Islam.

Hanya saja ada hal yang tidak aku setujui yakni terkait pajak, aku tidak menyetujui pajak, aku berpikir mengenai kemungkinan pajak diganti dengan zakat. Untuk umat Islam, membayar zakat sesuai nisab berdasarkan syariat Islam. Sedangkan bagi umat non Muslim, dalam Islam terdapat jizyah (pajak keamanan/ perlindungan) yang harus dibayarkan oleh non Muslim. Namun sehubungan salah satu misi aku setelah menegakkan kalimat tauhid adalah membantu Nabi Isa Almasih as yang akan menghapuskan jizyah maka aku berpikir untuk tidak memungut jizyah. Hanya saja, kepada umat non Muslim, dimungkinkan adanya pungutan kharaj, cukai atau bea sewa tanah pertanian dan industri.

Aku harap capres dan cawapres yang aku dukung peduli dan mau menegakkan hukum/ syariat Islam, syariat Islam dalam berbagai aspek kehidupan: hukum, pendidikan, ekonomi, seni, olah raga, kesehatan, pertahanan dan keamanan dsb.

Oia aku mengapresiasi konser musik Islami yang diadakan pasangan capres dan cawapres no 1 dengan mendatangkan musisi Maher Zain. Sayangnya aku ga bisa nonton. Semoga para musisi dan seniman Muslim semakin maju berkarya di jalan Allah.

-> Anw, ternyata konser tersebut ditayangkan di tv, aku nonton tayangan konser Maher Zein saat di rumah Umi aku. Alhamdulillah, konsernya terlihat berjalan dengan lancar berikut nampak sederhana namun mengesankan; penampilan penyanyi dan pengiringnya bagus; penontonya terlihat tertib: kebanyakan penonton berpakaian putih, penonton wanita banyak yang berjilbab, tinggal beberapa penonton termasuk istri dari Mr. penggagas konser yang sebaiknya menyesuaikan untuk berpakaian lebih menutup aurat; kemudian baiknya penonton pria dan wanita diberi pemisah.

Aku ucapkan terima kasih kepada penyelenggara konser tersebut. Untuk para penyelenggara yang beragama Islam, aku ucapkan: jazakallah. Semangat terus berjuang di jalan Allah! Semoga Allah meridhai.

Oia aku dan Umi berdo'a untuk penggagas konser tersebut yang beragama non Muslim, Mr. Hary Tanoesodibjo, juga istrinya, Mrs. Liliana Tanoesodibjo, yang turut menghadiri acara tersebut: Semoga Allah mengaruniakan hidayah kepada mereka untuk masuk dan memeluk Islam. Aamiin.

-> Mohon maaf atas ketidaknyamanan dikarenakan tulisan ini mengalami berulangkali revisi.

Semoga Allah meridhai kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Aamiin.

03.07. 14 -> 06 Ramadhan 1435 H
Revisi:
030405.07. 14 -> 0708 Ramadhan 1435 H

Wallahu'alam.


Kabarnya Pa Gubernur DKI umroh ya?
Aku berdo'a: Semoga Allah tetap mengamanahkan tugas gubernur DKI kepada Pa Jokowi. Aamiin. Aku maunya gubernur DKI tetap Pa Jokowi karena ia seorang Muslim, aku tidak setuju jika Pa Jokowi digantikan oleh wagub DKI yang non Muslim. Berdasarkan ajaran Islam, kaum Muslimin tidak boleh dipimpin oleh non Muslim.

Pa Gubernur beserta istri, Ibu Iriana, kalo di Makkah tolong doakan ya: Semoga Allah menegakkan syariat Islam di Indonesia dan di muka bumi ini. Kemudian jangan lupa tolong doakan juga wagub DKI, dan saudara laki-laki dari capres no 1 serta salah satu pengusaha station televisi beserta keluarga mereka dapet hidayah untuk masuk dan memeluk Islam. Semoga Allah mengaruniakan hidayah kepada Pa Basuki Tjahaya Purnama, Pa Hashim Djojohadikusumo dan Pa Hary Tanoesodibjo beserta keluarga mereka untuk masuk dan memeluk Islam. Aamiin.

Terima kasih atas perhatiannya.. Syukron Pa Gubernur beserta istri.

Semoga Allah meridhai kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Aamiin.

06.07.14 sore -> 10 Ramadhan 1435 H
Revisi:
07.07.14 -> 10 Ramadhan 1435 H

Wallahu'alam.

Terkait pemberitaan mengenai pengangkatan khalifah Islam: apabila memang khalifah Islam telah diangkat atau diba'iat, alhamdulillah, aku menyambut baik hal tersebut. Hanya saja saat pilpres ini, insya Allah, aku bermaksud untuk memilih Pa Prabowo Subianto dan Pa Hatta Rajasa sebagai pemimpin Indonesia dengan alasan yang telah aku sebutkan di atas dan telah aku jabarkan dalam salah satu posting dalam blog aku. Mudah-mudahan khalifah Islam dapat memahami situasi dan kondisi aku dan kaum Muslimin di Indonesia. Semoga Allah memberikan jalan keluar terbaik menurut-Nya untuk kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Aamiin.

-> Aku akui, situasi politik Indonesia bahkan dunia begitu membingungkan, aku khawatir terjadi manipulasi sampe aku berpikir: Semoga kartu pemilu aku ga ada yang nyabotase, demi Allah, waktu itu aku nyoblos capres dan cawapres No. 1: Pa Prabowo Subianto dan Pa Hatta Rajasa.

Astaghfirullah, Ya Allah, ampuni aku. Untuk semua yang terkait pemilu, maafin aku jadi su'udzon.

Semoga Allah melindungi dan meridhai aku dan kaum Muslimin di dunia dan akhirat. Aamiin.

09.07.14 -> 12 Ramadhan 1435 H
Revisi:
1011.07.14 -> 1315 Ramadhan 1435 H
  
Wallahu'alam.


Terima kasih aku ucapkan kepada berbagai pihak keluarga, ulama, teman-teman, dosen-dosen, para politisi, masyarakat pada umumnya serta berbagai pihak yang tidak dapat aku sebutkan satu per satu yang telah membawakan inspirasi untuk penulisan maupun revisi tulisan ini. Semoga Allah mengaruniakan hidayah-Nya kepada para non Muslim yang membawakan inspirasi untuk tulisan ini untuk masuk dan memeluk Islam. Semoga Allah mengaruniakan taufiq dan hidayah-Nya kepada aku dan para Muslim yang membawakan inspirasi untuk tulisan ini untuk bertaqwa kepada Allah. Aamiin.


09.07.14 -> 12 Ramadhan 1435 H
Revisi:
1011131517.07.14 -> 1315171921 Ramadhan 1435 H

Wallahu'alam.
 

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.




0 komentar: