Hukum Islam Untuk Konsumsi Minuman Beralkohol dan Narkoba

Hukum Islam Untuk Konsumsi Minuman Beralkohol dan Narkoba

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah[434], adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.  
Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). [QS. Al-Maa’idah (5): 90-91].

Rasulullah saw. bersabda:

Allah melaknat khamr beserta peminumnya, penuangnya, pembelinya, pemerasnya, yang membantu memeraskannya, pembawanya dan yang mengangkutkannya”. H.R. Abu Daud. Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam 1. Hal: 250

Tulisan ini merupakan revisi dari tulisan yang pernah dipublish pada Jum'at, tanggal 21.02. 2014 -> 21 Rabiul Akhir 1435 H dengan judul “Hukum Islam Untuk Mabuk Akibat Minuman Beralkohol Maupun Narkoba”.

Minuman beralkohol (Khamr)

Sebelum aku bercerita banyak dalam tulisan ini, aku bermaksud meminta maaf kepada seluruh pihak khususnya kaum Muslimin karena aku pernah sewot dan marah-marah melalui beberapa tulisan aku, mengkritik orang-orang yang meminum minuman beralkohol, tanpa aku menjelaskan bahwa dulu pun aku, walaupun hanya sedikit-sedikit, suka meminum minuman beralkohol yang di dalam Islam lazim disebut khamr.

“Khamr atau arak diambil dari kata khamara yang berarti ‘menutupi’. Dari kata itu juga diambil kata khimarul mar’ah yang berarti ‘penutup wanita’ (kerudung wanita). Khamr atau arak dapat menutupi akal. Khamer berarti air anggur yang diolah. Dan segala sesuatu yang dapat menutupi akal selain anggur, maka hukumnya sama.” Pola Makan Rasulullah. Hal: 230.


Sejak kecil aku udah kenal minuman beralkohol karena keluarga aku yang saat itu hidup cenderung keBlandan (ke-Belanda-Belandaan, kebarat-baratan) menyimpan berbotol-botol minuman beralkohol berjenis wine, terutama Martini, di lemari di rumah.

Kemudian, mereka mengkonsumsi minuman beralkohol dengan alasan Sukabumi dingin, mereka dulu (sekitar tahun 70-an) tinggal di Jakarta yang menurut mereka kota yang panas, jadi pas berkunjung ke Sukabumi, keluarga aku tersebut tidak tahan dengan dinginnya Sukabumi. Sehingga, untuk menghangatkan tubuh, mereka minum wine.-> Aku beberapa waktu lalu sering bertanya-tanya, kenapa dulu mereka ga minum aer jahe aja buat menghangatkan tubuh? Tapi jawaban mereka ga memuaskan, mereka lebih cenderung milih wine untuk menghangatkan tubuh. Berbeda dengan keluarga aku yang lainnya, Umi aku dari dulu sangat ga suka minuman beralkohol karena Umi berusaha taat sama aturan dalam Islam yang menyatakan bahwa minuman beralkohol atau khamr itu haram. Padahal Umi aku juga sempet cukup lama tinggal di Jakarta tapi bisa tahan sama suhu rendah di Sukabumi dan ga berusaha minum minuman beralkohol.

Umi aku ngajarin aku sama ade aku bahwa minuman beralkohol itu haram, sebagai Muslim kami ga boleh minum minuman beralkohol. Hanya karena aku liat keluarga aku yang lainnya biasa minum minuman beralkohol, aku juga ikut-ikutan minum, waktu itu merasa berdosa sih tapi sedikit. Astaghfirullah. Kalo adik aku cenderung nurut sama Umi, paling waktu kecil dia suka makan cokelat berisi liquour. Tapi pas suatu kali dia makan dalam jumlah agak banyak, dia ngerasa  pusing-pusing (gejala mabuk), sejak saat itu dia berhenti minum minuman beralkohol. Alhamdulillah.

Sementara aku, waktu itu masih lanjut minum minuman beralkohol, bahkan sampe gede, sampe kuliah, walaupun sedikit-sedikit, ga lebih dari satu sloki, aku masih suka minum minuman beralkohol. Minuman yang paling aku suka adalah jenis liquour yang rasanya manis (TM) sedangkan yang paling ngga aku suka, kalo ga salah wine, yang rasanya aga keras dan kurang manis (CR). Dulu aku suka ngumpet-ngumpet kalo minum minuman beralkohol, aku takut ketauan Umi, tapi kalo sama keluarga yang lain termasuk beberapa saudara, aku biasa aja, malah kami minum bersama, walaupun tidak sampai mabuk. Aku pribadi sama sekali ngga pernah minum sampe mabuk karena dulu sebenernya aku berpikir bahwa dalam ajaran Islam minuman beralkohol sedikit aja haram, dosa, apalagi kalo banyak. Kemudian aku khawatir Umi aku marah kalo aku mabuk, aku takut kualat. Selain itu, aku juga khawatir kalo aku mabuk aku “mabok rese”, meracau ga jelas sembari nora atau melakukan hal yang tidak-tidak. Naudzubillahimindzalik.
->Dulu aku ga pernah mabok minuman beralkohol, tapi kalo mabok cinta, sering. Astaghfirullahaladzim.

 -> Semestinya khususnya dalam hal khamr seperti di atas, aku menghindari khamr karena takut dan taat kepada Allah. Kemudian sepatutnya aku menuruti nasihat Umi. Kemudian belakangan setelah aku pelajari, dalam ajaran Islam, sedikit maupun banyak, khamr hukumnya haram.

Dulu aku juga minum beberapa macam bir. Minuman sejenis bir beralkohol ringan yang sejak kecil biasa aku minum yakni Green Sand, biasanya dulu aku sekedar nyicip kalo ada keluarga aku yang lagi minum minuman tersebut. Kemudian dulu adakalanya aku, saudara aku dan teman-teman laki-laki saudara aku berkumpul di malam libur dengan ditemani minuman beralkohol ringan seperti Cooler dan Mix Max serta snack. Sekarang alhamdulillah uda ngga lagi. Terdapat kutipan mengenai bir yang semoga dapat menambah pengetahuan bagi kaum Muslimin khususnya, berikut kutipannya:

“Perlu pula diketahui bahwa sekarang ini beredar apa yang disebut alcohol-free beer, yang sebenarnya tidak benar-benar bebas alkohol, bahkan kadar alkoholnya dapat mencapai 1%. Bir jenis ini dapat dibuat dengan dua cara yaitu cara pertama dengan menggunakan cara khusus (galur yeast khusus) sehingga kadar alkoholnya jauh menurun, sedangkan cara kedua yaitu membuat bir dari campuran perisa (flavor) bir dan bahan-bahan lainnya. Bir yang dibuat dengan kedua cara tersebut sebaiknya dihindari bahkan diharamkan karena jika tidak dan kita mengkonsumsinya, maka dikhawatirkan nanti kita akan cenderung mencintai barang-barang yang diharamkan”. Makanan dan Minuman Halal. Hal: 34.

“Yang membingungkan bagi orang awam adalah minuman yang namanya rootbeer. Setelah kami cek dari keterangan komposisinya ternyata minuman ini dibuat dari perisa (flavourings, yang dikenal juga dengan essens), air dan gas kartbon dioksida. Dilihat dari komposisinya maka rootbeer tidak dapat dikategorikan haram, akan tetapi mengingat sebagian namanya memakai nama minuman yang diharamkan, maka jenis minuman ini seharusnya dihindari karena dengan namanya tersebut dapat mengakibatkan kita menjadi dekat dengan barang-barang haram, atau dapat pula karena suatu saat akan tidak jelas lagi mana yang halal dan mana yang haram. Sebagai contoh, rum adalah salah satu jenis minuman keras yang sangat memabukkan. Akan tetapi, sekarang rum sintetik yang tidak dibuat dengan cara fermentasi seperti rum aslinya, akan tetapi merupakan campuran bahan-bahan kimia sintetik. Ibu-ibu rumah tangga sering menggunakan rum ini untuk membuat kue sus. Orang awam jelas tidak dapat membedakan dengan mudah mana rum yang asli dan mana yang sintetik. Oleh karena itu, semua bahan yang mempunyai nama sama dengan bahan yang diharammkan sebaiknya dihindari.” Ibid. Hal: 33


Berdasarkan keterangan di atas, bahwa sesuatu –minuman- yang hallal tidak boleh dinamai serupa dengan sesuatu –minuman- yang haram maka jika bir peletok merupakan minuman hallal, aku menyarankan orang Betawi mengganti nama bir peletok dan orang Bogor mengganti nama es bir kocok dengan nama yang baik. Namun jika pada minuman tersebut terdapat unusr-unsur ketidakhallalan maka minuman tersebut sebaiknya dihindari. -> Maaf, aku lupa liat tayangan mengenai bir peletok ini kapan dan di station tv apa sementara mengenai es bir kocok aku liat di Metro Tv.

Kemudian aku menyarankan khususnya kaum Muslimin agar mengurangi konsumsi minuman beroksidasi/berkarbonasi atau minuman bersoda, seperti Coca-Cola, Pepsi, Sprite, Fanta, termasuk Tebz (teh bersoda) karena jenis-jenis minuman tersebut tidak baik bagi kesehatan. Paling mengkonsumsi minuman tersebut jika terpaksa, misalnya sesekali di resto fast food    Perbanyak mengkonsumsi air putih, juice segar atau susu.

-> Mustinya siy seluruh menu (food maupun beverage) di setiap restoran termasuk restoran fast food merupakan menu-menu hallal dan thoyib (baik).

Oia dulu aku juga suka minum juice atau sari apel, aku baru tau bahwa juice/ sari apel itu ada yang haram (seperti cider). Kemudian dulu aku suka minum minuman apa ya namanya? aku lupa namanya, yang aku inget minuman juice/ sari buah yang kemasannya kayak botol wine, aku menyebutnya minuman “sparkling-sparkling” abis kalo ditaro ke dalam gelas berkaki lalu terkena cahaya, minuman itu nampak berkilau. Aku ngga ngeh yang dulu suka aku minum itu hallal atau haram. Kutipan mengenai haramnya cider dan vinegar:

“Minuman lain yang perlu diwaspadai adalah minuman cider seperti apple cider. Minuman cider masuk dalam kelompok minuman beralkohol dengan kadar alkohol dapat mencapai 5,86% (Belizt dan Grosch, 1999). Dengan demikian minuman ini tidak boleh diminum oleh umat Islam. Di pasaran jenis minuman ini seringkali tidak dikenali dengan baik oleh konsumen karena seringkali dinamakan dengan minuman vinegar. Padahal, yang disebut apple vinegar adalah vinegar dengan kadar asam asetat yang tinggi sehingga tidak dapat diminum, sama seperti cuka biasa yang kita kenal. Sayangnya apple vinegar pun bisa dibuat dari apple cider (selain dari jus apel), sehingga jika ini yang terjadi maka vinegar tersebut tidak dapat digunakan oleh umat Islam.” Ibid. Hal: 37-38.

Sebagai informasi, juice buah-buahan seperti mangga, apel, jambu yang kita buat sendiri dapat menjadi haram setelah 3 hari, setelah juice menjadi beralkohol.
[Pada dasarnya sejak kecil aku tidak terlalu suka meminum minuman beralkohol seperti wine, liquor dan bir sama halnya seperti aku tidak terlalu suka minuman bersoda, dulu biasanya sekali minum aku hanya meminum minuman tersebut dlam jumlah yang sedikit. Sejak kecil aku lebih suka air putih, teh manis, juice dan susu.]
Aku bener-bener berhenti minum minuman beralkohol sekitar tahun 2009. Kemudian sekarang seluruh keluarga aku sudah berhenti dari meminum minuman beralkohol, insyaf. Alhamdulillah. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kami. Aamiin.

2016/1437 H: Aku lagi sakit batuk tapi iseng pengen coba ice cream "Aice" (dari Alpen Food Industry), terbilang murah tapi lezat, aku mau makan karena ada produk hallal'y, tapi pas di tengah-tengah menyantap ice cream aku baca komposisi/ingredients-nya ternyata ada tulisan minyak nabati/vegetable oil sampe diulang berkali-kali penyebutannya (kenapa ya?) terus ada tulisan "Cocoa Liquor", dan yang aku rasa di es tsb rasa dan aroma liquor'y tajam, sangat terasa, errornya aku, saat itu aku teruskan saja makan ice creamnya karena ada label hallal'y dari MUI. MUI kalo memang menghandung zat haram kenapa bisa dapet label hallal?
Gara-gara makan Aice itu, aku semakin berharap aku ada di Aceh dan mendapatkan hukum cambuk.

Selain pengalaman pribadi aku meminum khamr, ada pula pengalaman menyeramkan yang aku alami yang berhubungan dengan orang yang meminum khamr atau orang mabuk. Waktu kecil mungkin SD aku pernah dikejar-kejar, dihadang dan hampir dipeluk sama cowo yang ga aku kenal yang lagi mabok di pinggir jalan deket rumah aku, untungnya aku yang saat itu lagi sama pengasuh aku bisa kabur dan melarikan diri. Alhamdulillah. Gara-gara pengalaman ini, aku takut sama orang mabuk.

Aku telah mengisahkan pengalaman aku terkait khamr, kemudian aku akan mengisahkan atau menceritakan pengalaman beberapa orang yang pernah aku sukai, atau yang pernah aku cintai/sayangi atau yang pernah mencintai/menyayangi bahkan seorang yang masih aku cintai/sayangi yang berhubungan dengan khamr. Aku pun akan mengisahkan mengenai orang-orang  yang bukan “someone special” bagi aku tapi terkait dengan khamr. Berikut kisahnya: 

Aku sangat prihatin saat menyaksikan tayangan dari televisi yang menayangkan acara jamuan makan malam kenegaraan ketika Presiden Amerika, Barack Obama, bertandang ke Indonesia, dalam jamuan tersebut terlihat disediakan minum khamr (minuman beralkohol). Sangat disayangkan apabila demi menghormati tamu negara tetapi harus melanggar atau tidak menghormati aturan Allah dan rasul-Nya, padahal Presiden R.I. adalah seorang Muslim serta para pejabat tinggi negara R. I. kebanyakan beragama Islam. Semestinya pemimpin negara yang beragama Islam beserta para pejabat negara yang beragama Islam (umaro) menghindari bahkan memberantas khamr, umaro sepatutnya menjadi teladan bagi rakyatnya dalam ketaqwaan kepada Allah.
->Presiden Indonesia dan rakyatnya tidak perlu takut terhadap Yahudi atau terhadap Amerika, tak perlu takut diserang (secara politik, ekonomi, dll.) -> Jika diserang, lawan saja, kalah ataupun menang, mudah-mudahan menjadi kesempatan untuk berjihad di jalan Allah. Takutlah hanya kepada Allah, semoga Allah memberikan keberuntungan di dunia dan di akhirat kepada orang-orang yang takut kepada Allah, kemudian taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Aamiin.
[I would like to invite the President of America, Barack Obama, and American people whom are not Moslems to become Moslems. Would you guys like to be Moslems?]

Kemudian, hal yang menyedihkan adalah selain aku yang pernah meminum khamr, hampir semua pria dalam hidup aku yang pernah aku cintai dan mungkin ada yang pernah mencintai aku, atau yang pernah aku sayangi dan mungkin ada yang pernah menyayangi aku, mereka pernah meminum minuman beralkohol. Mungkin zaman sekarang khamr adalah hal yang biasa. Semoga Allah menuntaskan masalah khamr ini dengan cara terbaik menurut-Nya.

Cerita yang terkenang bagi aku salah satunya adalah mengenai 4 orang pria di dalam hidup aku, 1 dari mereka awalnya sangat aku sukai kemudian pernah sangat aku cintai dan mungkin dia pernah menyukai bahkan mencintai aku; sedangkan 1 pria lainnya adalah yang pernah aku sayangi dan ia pun pernah menyayangi aku hingga akhirnya aku pun pernah sangat mencintainya dan mungkin dia pun pernah mencintai aku; kemudian 1 diantaranya pernah aku sayangi dan pernah menyayangi aku mungkin pernah aku cintai dan pernah mencintai aku, aku ngeh sama ketiganya sejak SMU; sedangkan 1 orang lagi aku sulit mendefinisikan perasaan kami, mungkin tepatnya dulu aku kagum dengan kecerdasannya dalam bidangnya, kami satu SMU tapi aku baru bener-bener ngeh seorang ini saat kuliah. Mereka berempat pernah bercerita hal yang sama, inti ceritanya mereka meminum minuman beralkohol karena kedinginan saat mereka camping di CIBODAS, Cianjur. Seingat aku, mereka bercerita tidak secara bersamaan, mereka bercerita kepada aku dua orang dua orang di waktu dan tempat berbeda. Dua orang pertama bercerita di rumah aku, saat itu kami bertiga bercerita di ruang tamu rumah aku; dua orang berikutnya bercerita di tempat kost, saat itu sepertinya kami tidak hanya bertiga hanya aku lupa siapa saja teman-teman aku yang berada bersama kami saat itu. Saat itu aku masih kuliah dan mulai mengurangi meminum minuman beralkohol, aku sempat menanyakan mengapa saat di CIBODAS mereka tidak meminum air jahe saja. Seinget aku alasan mereka saat itu minum minuman beralkohol intinya karena minuman tersebut lebih praktis (ga usah ribet masak air dll) juga sensasi dan mungkin gengsinya beda dengan air jahe.

-> “Aa sadayana teu kenging deui ngaleeut minuman beralkohol nya, haram, leuut wae CIBODAS (cai bodas/ susu) sareng JAHE”. Terjemah: Kaka semua jangan lagi minum minuman beralkohol ya, haram, minum aja air putih/susu dan jahe. -> Cibodas (air putih) di kepala aku bisa cai bodas (air putih) bisa juga cai nu warnana bodas (air yang berwarna putih) misalnya susu.

[Saat mereka bercerita tersebut mereka merupakan 1 orang China-Indonesia (Sunda), seorang Nasrani; dan 2 orang Sunda; 1 Jawa-Sunda; ketiganya Muslim. Namun belakangan aku mendengar kabar bahwa seorang non-Muslim yang pernah sangat aku cintai tersebut sudah pindah agama ke dalam Islam, menjadi mualaf, menjadi Muslim. Dulu aku tidak setia dan tidak bersabar mengajak pria yang pernah sangat aku cintai tersebut ke dalam Islam, saat itu aku menyatakan suka kepada pria yang pernah sangat aku cintai tersebut tapi dengan sepengetahuannya aku juga dekat bahkan jalan dengan pria-pria lain, salah satunya dengan sahabatnya, dan sepertinya pria yang pernah sangat aku cintai sangat kecewa dengan perilaku aku tersebut. Sekarang aku bahagia dan bersyukur bahwa pria yang pernah sangat aku cintai tersebut bertemu dengan seorang perempuan Muslim yang sepertinya lebih baik, lebih setia dan lebih sabar dari aku hingga Allah pun mempercayakan hidayah-Nya untuk pria yang pernah sangat aku cintai tersebut melalui perantara Muslimah tersebut. Alhamdulillah.

Oia dulu aku dan keempat pria itu menganggap kami sebagai kaka-adik, tapi pada kenyataanya aku bersama 3 diantara mereka bersikap tidak selayaknya kaka-adik, dan dengan pria yang 1 pun ada perasaan yang mungkin tidak semestinya sebagai kaka-adik, beruntung saat itu ada saat dimana pria ini menjadi kekasih sahabat aku (Ga), setelah itu menjadi kekasih dari sahabat aku yang lainnya (Rh) jadi kami benar-benar berusaha bersikap sebagai kaka-adik. Lalu, salah satu dari pria Sunda Muslim yang pernah sangat aku cintai, setelah kami tidak bersama, aku baru mengetahui (diberitahu salah satu sahabat aku), bahwa ada suatu masa dimana mantan orang yang pernah sangat aku cintai tersebut pernah menjadi kekasih dari salah satu sahabat aku ketika SMP (Va). Berhubung aku belum pernah mengkomunikasikan hal ini dengan mantan orang yang pernah sangat aku cintai tersebut, maka melalui tulisan ini aku ingin menyampaikan bahwa aku sedikit kecewa terhadap mantan orang yang pernah sangat aku cintai tersebut karena ia tidak pernah memberitahukan bahwa ia adalah mantan kekasih salah satu sahabat aku yang aku maksud, khusus untuk hal ini dulu mantan orang yang pernah sangat aku cintai tersebut ga terbuka sama aku padahal saat aku bersamanya aku pernah memberitahukan mengenai persahabatan aku dengan salah satu sahabat yang aku maksud. Namun demikian, berhubung kami sesama Muslim, aku berusaha maafin pria yang pernah sangat aku cintai tersebut. Selain itu, walaupun tanpa maksud sengaja serta dengan ketidaktahuan aku, aku tetap ngerasa ga enak sama sahabat aku (Va) karena tanpa sepengetahuannya aku pernah menjalin kebersamaan dengan mantan kekasihnya. Saat aku bersama mantan orang yang pernah sangat aku cintai tersebut bahkan sampai tulisan ini dibuat, aku tidak dekat lagi dengan salah satu sahabat aku yang aku maksud karena kesibukan kami yang berbeda, buat sahabat aku (Va) maafin aku ya. Kemudian salah satu pria Sunda Muslim lainnya, kemudian satu diantaranya pria yang pernah aku sayangi dan pernah menyayangi aku mungkin pernah aku cintai dan pernah mencintai aku adalah mantan kekasih sahabat aku (Ca), dulu sahabat aku tersebut mengetahui dan mengizinkan kedekatan aku dengan mantan kekasihnya tersebut. Berikut pria yang pernah sangat aku sayangi dan pernah menyayangi aku tersebut bersikap jujur dan terbuka, ia memberitahukan mengenai kebersamaannya dengan sahabat aku (Ca) tersebut.

->Dalam tulisan ini aku mengulas sedikit kebersamaan aku dengan orang-orang yang pernah aku cintai/sayangi atau yang pernah mencintai/menyayangi aku, namun kisah mengenai kebersamaan aku dengan 3 orang yang pernah sangat spesial bagi aku tersebut sepertinya tidak aku bahas lebih lanjut di tulisan ini karena kisahnya cukup panjang, membutuhkan halaman tersendiri, walaupun demikian tidak menutup kemungkinan aku bahas di tulisan lain khususnya jika terkait dengan penegakkan hukun dan syariat Islam. Serta melalui tulisan ini aku bermaksud menyampaikan bahwa sekarang aku tidak percaya hubungan dekat bahkan sangat dekat (misal: berupa kaka-adik, sahabat, HTS, TTM termasuk pacaran) antara laki-laki dan perempaun dewasa bukan muhrim, relasi khusus yang aku setujui antara laki-laki dan perempuan dewasa bukan muhrim adalah misalnya ta’aruf, sesuai syariat Islam. Intinya, aku dan para laki-laki dan perempuan dewasa yang bukan muhrim semestinya menjaga relasi sesuai syariat Islam.

Terkait terlarangnya alkohol dan narkoba dalam ajaran Islam, aku bermaksud menyampaikan hal berikut: “Buat kaka-kaka yang aku maksud, tolong kasih tau anak-anaknya ya kalo alkohol dan narkoba itu haram, kemudian membahayakan diri sendiri dan bisa juga membahayakan orang lain.”

Aku juga meminta maaf kepada semua kaka yang aku maksud jika aku tidak berprilaku baik dan pernah menyakiti hati mereka, tidak berprilaku sesuai syariat Islam. “Aa semua, maafin dan do’akan aku...” Aku berdoa semoga aku, para pria Muslim yang aku maksud beserta para istri dan anak-anak mereka juga para sahabat aku serta kaum Muslimin diampuni, dirahmati dan diridhai oleh Allah Swt di dunia dan di akhirat. Aamiin.]  

-> Sejauh ini, aku cenderung kurang berani menyimpulkan bahwa pria yang aku kenal atau yang sedang bersama/ dekat dengan aku mencintai aku, khawatir aku dibilang kegeeran, kecuali kalo pria yang sedang bersama/ dekat dengan aku memang langsung menyatakan secara lisan maupun tertulis bahwa ia suka atau sayang atau mencintai aku. Selama ini paling aku bingung dan bertanya-tanya yang garis besarnya seperti: Jika seorang pria yang sedang mengenal dekat seorang wanita tau bahwa sang wanita jalan dengan pria lain lalu seorang pria tersebut marah, itu kenapa ya? Jika seorang pria yang sedang mengenal dekat seorang wanita tau bahwa sang wanita jalan dan menyukai pria lain lalu seorang pria tersebut menangis, itu kenapa ya? Kemudian jika pria yang sedang mengenal dekat seorang wanita membuat lambang hati dengan tangannya lalu sang pria memperlihatkan lambang hati tersebut sambil tersenyum di hadapan sang wanita, itu kenapa ya? Lalu jika seorang pria yang mengenal seorang wanita lalu sang pria sering menyebut-nyebut nama dan memuji sang wanita, itu kenapa ya? Bagi aku kedekatan dengan pria-pria bukan muhrim sering menimbulkan ketidakjelasan, dan sekarang aku menyimpulkan bahwa jika seorang pria benar-benar mencintai seorang wanita atau seorang pria dan wanita saling mencintai maka hal yang sepatutnya ditempuh adalah ta’aruf, khitbah dan menikah karena Allah, di jalan Allah.

Kemudian saat aku kuliah, aku juga menyaksikan dua orang yang pernah sangat aku cintai, sepengetahuan aku seorang yang aku maksud merupakan Muslim dan seorang lagi merupakan non Muslim (Hindu), yang pernah mendidik aku, berpose bersama minuman beralkohol. Saat melihat hal tersebut aku sangat kecewa. Bahkan salah satunya membuat aku shocked, sepertinya saat itu ada perasaan pengen berhenti kuliah. Saat itu aku pikir para pendidik akan mencontohkan hal yang baik, menjauhi alkohol. Namun bagaimanapun juga mereka pernah mendidik aku dalam ilmu yang bermanfaat, maka sebagai bentuk rasa hormat aku terhadap orang-orang yang pernah mendidik aku, aku berusaha memberi himbauan dengan baik (melalui tulisan ini), mengajak seorang Muslim yang pernah sangat aku cintai dan pernah mendidik aku serta semua pendidik Muslim yang pernah mendidik aku untuk menghindari minuman beralkohol maupun sekedar berpose dengan minuman tersebut, Allah dan Rasul-nya melarang khamr. Sementara untuk seorang non Muslim yang pernah sangat aku cintai dan pernah mendidik aku, serta semua pendidik non Muslim yang pernah mendidik aku untuk menghindari minuman beralkohol maupun sekedar berpose dengan minuman tersebut, aku ingin menyatakan bahwa Allah Swt, Tuhanku dan Tuhanmu, melarang khamr.

Kemudian mengenai beberapa teman aku, termasuk mengenai satu teman yang pernah aku suka dan satu orang yang pernah sangat aku suka (teman  yang saat itu paling aku suka). Waktu itu (tahun 2007), aku dan teman-teman Kuliah Kerja Nyata (KKN) pergi menginap di Villa milik salah satu teman aku di Lembang untuk merayakan perpisahan KKN. Berdasarkan catatan di diary aku, saat itu ada 13 orang, laki-laki dan perempuan termasuk aku, berangkat lebih dahulu. Sedangkan 2 orang teman aku, keduanya pria, tidak ikut pada keberangkatan pertama maka kemudian keduanya dijemput. Saat penjemputan tersebut hari sudah beranjak malam, aku ikut “turun gunung” bersama dengan 3 teman pria aku menggunakan kendaraan. Saat itu aku perempuan seorang diri ikut bersama teman-teman laki-laki aku karena aku memang pada dasarnya tomboi senang bermain dengan pria, ditambah aku genit berikut saat itu aku khawatir terkena hipotermia. Saat itu Lembang sangat dingin, aku ga tahan dingin jadi memilih untuk ikut menjemput teman aku yang berada di Jatinangor dan di Bandung. Anw aku pernah terkena hipotermia di salah satu kegiatan kampus di Ranca Upas, Bandung. -> Padahal, apa pun alasannya semestinya aku perempuan seorang diri ga sembarang pergi dengan laki-laki bukan muhrim, kecuali jika ada muhrim atau teman perempuan yang menemani. Di perjalanan aku banyak mengobrol dengan teman yang paling aku suka tersebut, mengobrol mengenai hobby, musik dan kartun favorit teman aku tersebut. Saat itu aku suka sama teman yang paling aku suka tersebut karena menurut aku dia cute, menyenangkan serta bersikap baik dan ramah. Terlebih ada hal yang saat itu aku bikin ngerasa nyaman sama teman yang saat itu paling aku suka aku tersebut, selain karena personality-nya, saat itu sebelum menuju Lembang aku dan kawan-kawan terlebih dahulu mampir ke rumah teman aku yang saat itu paling aku suka tersebut, di rumahnya, di Bandung, ada beberapa hal yang ngingetin aku sama rumah aku saat itu, ada foto kakeknya yang merupakan aparat kemanan juga ada suara-suara alat musik layaknya di studio musik, aku yang saat itu jauh dari rumah, saat di rumahnya tersebut jadi ngerasa kalo rumahnya tersebut “homy”. -> Belakangan aku baru tahu bahwa di dalam Islam terdapat larangan untuk memajang  gambar (termasuk foto) makhluk bernyawa tanpa kepentingan mendesak. Teman aku yang saat itu paling aku suka tersebut seorang Sunda, Muslim.  Oia selain sama teman aku yang paling aku suka tersebut, saat itu aku juga suka sama salah satu teman aku yang lainnya, salah satu yang sedang kami jemput waktu itu, dia good looking, pendiem dan ngingetin aku sama salah satu orang yang pernah aku cintai. Teman aku yang aku sukai tersebut, kalo ga salah orang Medan, Muslim.
Cerita berlanjut, setelah kedua teman aku yang kami jemput bergabung, obrolan kami melebar menjadi sampai ke games, film, hingga kebiasaan masa kecil. Waktu itu di dalam mobil ada aku 1 orang perempuan, Muslim, dan 5 orang laki-laki, 4 Muslim dan 1 Nasrani. Astagfirullahalazim, walaupun saat itu temen-temen aku bersikap baik tapi aku sudah melanggar syariat, aku perempuan seorang diri pergi semena-mena dengan beberapa pria bukan Muhrim. Teman-teman KKN aku dan semua pihak maafin aku atas perilaku aku yang tidak sesuai syariat Islam tersebut. Kaitannya teman-teman aku dengan minuman beralkohol adalah, saat itu teman-teman laki-laki aku tersebut bermaksud membeli minuman beralkohol untuk di Villa terkait dinginnya udara Lembang. Namun saat itu aku merajuk, memohon kepada kelima teman laki-laki aku tersebut untuk tidak membeli minuman beralkohol, minuman beralkohol haram. Alhamdulillah, teman-teman laki-laki aku tersebut mengurungkan niat mereka. Syukron ya teman-teman. 
Sayangnya, saat itu, aku ngebeliin beberapa botol minuman berenergi “Kratingdaeng” untuk salah satu teman aku yang menyetir, supaya teman aku tersebut tubuhnya lebih tahan termasuk tahan kantuk saat mengemudi. -> Semestinya waktu itu aku tidak memberikan sembarangan minuman ke temen aku tersebut apalagi jumlahnya lebih dari satu botol, karena mengkonsumsi minuman yang bisa dikategorikan sebagai dopping tersebut secara berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Buat teman aku yang aku maksud, Siskho Breda, maafin aku untuk minuman itu. Oia teman aku tersebut beragama Nasrani, walaupun kami beda agama, saat itu kami berteman baik. Waktu itu aku kerap menjadi teman mengobrol bagi teman aku tersebut saat mengemudikan kendaraan, sejauh ini aku terbiasa mengobrol dengan para pengemudi jika bepergian bersama teman atau keluarga dengan kendaraan pribadi atau rental, karena biasanya dengan mengobrol para pengemudi lebih dapat menghalau kantuk/ dapat lebih mempertahankan kondisi terjaga saat berkendara.  -> Jika sangat mengantuk atau lelah, barulah menepi dan beristirahat.
[Btw saat itu aku tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata desa Cimanggung, Sumedang, yang terdiri dari 21 mahasiswa namun hanya 20 orang yang aktif: 2 orang non Muslim, Nasrani, sedangkan selebihnya , 18 orang, Muslim. Sayangnya dulu aku ga pernah mengajak mereka masuk dan memeluk Islam, rasanya sekarang aku pengen bilang ke temen-temen aku “Siskho dan Meri maukah kalian masuk dan memeluk Islam?” Sedangkan seorang mahasiswa kelompok kami yang tidak aktif, aku belum pernah bertemu dengan teman aku tersebut, yang kabarnya adalah seorang non-Muslim, aku juga sangat ingin mengajak dia untuk masuk dan memluk Islam.]
->Dalam kisah ini terdapat cerita mengenai musik, games, dan film, aku jadi berpikir bagaimana kah agar musik, games dan film serta berbagai hal di dunia ini sesuai syariat Islam?

Lalu mengenai seorang aktor ternama Indonesia, orang China-Indonesia, seorang Narani. Seseorang ini pernah sangat aku cintai. Di salah satu akun jejaring sosial atas nama aktor tersebut, aku liat foto susunan botol hijau (terkesan seperti botol minuman beralkohol) yang disusun menyerupai pohon Natal. -> Gawat!

Selanjutnya mengenai seorang desainer ternama dari Indonesia, orang China-Indonesia, seorang Nasrani. Seorang yang masih aku cintai, Tex Saverio. Aku pernah melihat beberapa foto terkait desainer tersebut yang berhubungan dengan minuman beralkohol, aku juga ngeh posenya di depan deretan minuman beralkohol. -> Cape deh... Masih terkait orang yang aku cintai, dalam beberapa fptp yang pernah aku liat, berbagai event fashion pun nampak menghadirkan minuman beralkohol. -> Coba ganti itu minuman beralkohol pake juice segar atau susu.

Lalu seorang yang pernah menjadi teman dekat aku saat kuliah, orang Batak-Palembang, seorang Nasrani. Ia pernah bercerita yang intinya bahwa dia meminum minuman beralkohol dan mengkonsumsi beberapa zat memabukan lainnya bersama teman-temannya.

[->Terkait mantan temen deket aku ini, aku ngerasa gimana gitu sama seorang yang masih aku cintai, Tex Saverio. Walaupun mungkin Tex ga peduli sama aku, tapi sepertinya aku ngerasa ga enak hati soalnya saat itu aku udah mulai suka “godain” Tex di jejaring sosial tapi di belakang Tex aku sering bareng mantan temen deket aku ini. Mantan temen deket aku ini tau kalo aku suka banget sama Tex, aku cerita ke mantan temen deket aku soal Tex.]

Terakhir, mantan pacar aku, seorang Sunda, Muslim. Aku pacaran sama dia di bulan September tahun 2010 dan berakhir di bulan yang sama. Aku dulu sempet kaget waktu liat di jejaring sosialnya terpampang foto minuman keras. Aku tau mantan pacar aku ini udah lama, kami teman SMP dan sempet satu SMU tapi mantan pacar aku tersebut pindah ke luar kota. Kami sempet berkenalan lebih lanjut saat aku kelas 3 SMU, lalu kami sempat loose contact selama kurang lebih 5 atau 6 tahun. Pertama kami contack kembali via jejaring sosial, sekitar 2010, kemudian kami kembali bertemu –di rumah keluarga aku- karena mantan pacar aku tersebut saat itu telah kembali tinggal satu kota dengan aku. Aku kenal mantan pacar aku ini udah cukup lama, tapi sejauh ini aku ngerasa aku ngga terlalu mengenal dia. Maksudnya biasanya aku mengenal atau minimal tau mengenai keluarga kekasih aku. Hanya saja, walaupun kami udah putus, kami masih sempat contact sebagai teman via jejaring sosial pada sekitar tahun 2013, saat itu kami sedikit chat kemudian dia memberitahukan bahwa telah beberapa lama ia tinggal di Ibu Kota. Saat ini kami masih berteman. Aku harap mantan pacar aku terssebut ga minum minuman beralkohol. Semoga Allah melindungi dan merahmati mantan pacar aku tersebut.

-> Sejak putus dengan mantan pacar aku tersebut, aku ngga pacaran. Aku berusaha meninggalkan budaya pacaran dengan siapa pun, karena dalam Islam hanya dikenal ta’aruf sesuai syariat Islam.

[-> Terkait mantan pacar aku ini, aku ngerasa apa gitu sama seorang yang masih aku cintai, Tex Saverio. Walaupun mungkin Tex ga peduli, tapi aku ngerasa guilty karena aku suka “godain” Tex via jejaring sosial tapi di belakang Tex aku jadian sama orang lain. Aku juga pernah ngerasa ngga enak hati sama mantan pacar aku karena saat kami jadian aku ga pernah cerita soal Tex. Aku udah minta maaf sama mantan pacar aku tersebut dan dia maafin aku. Alhamdulillah. Kalo Tex kan menentang Islam (terutama terkait fashion), tapi aku masih nungguin Tex masuk dan memeluk Islam, trus kalo soal aku pernah jadian di belakang Tex, aku minta maaf ngga ya sama Tex?]
Mengenai beberapa orang dalam bagian ini akan aku bahas lebih lanjut di bagian berikutnya yakni mengenai narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya.

Aku berharap semua pria Muslim yang pernah aku cintai/sayangi atau yang pernah mencintai/menyayangi aku, menjadi teladan bahkan pemimpin dalam menegakkan hukum dan syariat Islam di dunia ini. Kemudian aku berharap semua pria non Muslim yang pernah aku cintai/sayangi atau yang pernah mencintai/menyayangi aku mendapatkan hidayah untuk masuk dan memeluk Islam. Aamiin.

Narkotika, Psikotropika dan Obat-Obatan Terlarang Lainnya

Dan ke dalam ke-umum-an sabda Rasulullah saw.:  Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam 1. Hal 250.

“Tidak boleh membahayakan (diri sendiri) dan tidak boleh membahayakan (orang lain).” (H.R. Imam Malik dan Ibnu Majah).

            2). Termasuk ke dalam hadits larangan yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad di dalam Musnad-nya dan Abu Daud di dalam Sunan-nya, dengan sanad shahih dari Ummu Salamah, istri Nabi saw. bahwa ia mengatakan:

“Rasulullah saw, melarang segala yang memabukkan dan melemahkan”.

Narkotika termasuk dalam larangan ini, karena ia melemahkan. Ibid. Hal 251.
Alhamdulillah aku pribadi tidak pernah mengkonsumsi narkoba. -> Paling waktu kecil aku pernah iseng ngisep bunga liar warna putih terus jadi kayak tercekik dan pusing, abis itu waktu kecil entah kenapa aku suka ngisep bau minyak tanah, sekarang udah ngga. Berhubung aku belum pernah pake narkoba, jadi aku mau bercerita khususnya mengenai para pria yang pernah aku cintai dan atau yang pernah mencintai aku atau yang pernah aku sayangi dan atau yang pernah menyayangi aku namun mereka terlibat narkoba, sedangkan umumnya mengenai cowo yang bukan sebagai kekasih hati tapi aku peduli sama mereka dan pengen ceritain mengenai mereka karena mereka tersangkut kasus narkoba. Semoga dapat menjadi pelajaran bagi semua.

Pertama, saat awal aku SMP salah satu saudara aku yang saat itu SMU bercerita bahwa ia dan sahabatnya menghisap ganja, namun pas datang waktu shalat Jumat mereka pergi shalat. Alhasil saat shalat mereka sibuk menahan ketawa, mengendalikan rasa senang yang tak terkira. Dulu aku pikir hal tersebut lucu, sekarang aku pikir hal tersebut dosa. Mereka nyimeng mungkin coba-coba, akibat pergaulan anak muda saat itu. Beberapa tahun kemudian sahabat saudara aku yang aku maksud datang ke rumah keluarga aku. Aku mengenal sahabat saudara aku tersebut, karena saat aku SMP ia dan beberapa temannya yang lain memang sering bermain ke rumah keluarga aku. Ketika melihat aku, saat itu aku sudah kelas 2 SMU, dia bilang kira-kira “Hana udah gede ya... Uda punya pacar belum.. Mau ngga jadi pacar Aa? Jadi pacar Aa aja ya?”. Saat sahabat saudara aku minta aku jadi pacarnya aku seneng banget, hanya saja saat itu aku pikir, sahabat saudara aku tersebut hanya becandain aku, lagipula aku ga percaya dia suka aku soalnya –saat itu- dia sangat tampan dan termasuk cowo populer, banyak cewe yang suka dia. Sebenernya dulu sejak beberapa lama aku suka sama sahabat saudara aku tersebut tapi aku ngga berani bilang, terlebih selang beberapa tahun sebelumnya ada sahabat saudara aku yang lainnya, masih sahabat dari orang yang aku maksud, yang juga pernah nembak aku, pada saat itu aku pun ada hati sama sahabat saudara aku yang lebih dulu menembak aku hanya karena satu dan lain hal, aku ga pacaran sama sahabat saudara tersebut. Akhirnya, sampai saat ini, aku ga bersama siapa pun diantara kedua sahabat saudara aku tersebut. Oia sahabat saudara aku yang aku maksud ini sekarang menjadi Polisi, seseorang ini Sunda, Muslim. Saat ini, sepengetahuan aku, saudara aku menghindari alkohol dan narkoba. -> Semoga aku dan saudara aku ini menghindari khamr dan narkoba, karena jika kami mengkonsusmsi khamr dan narkoba, wajib bagi pemerintah Islam untuk melaksanakan hukum cambuk atas kami terkait pertama sebagai Muslim kami harus mentaati Allah dan Rasul-Nya, kemudian kami adalah termasuk para cucu keturunan dari Rasulullah Muhammad saw, kami sudah semestinya berperilaku dan mencontohkan perilaku sesuai syariat Islam. Semoga Allah menghindarkan kami dari khamr dan zat-zat haram lainnya. Mudah-mudahan sahabat saudara aku juga tidak menghonsumsi khamr dan narkoba terlebih sahabat saudara aku tersebut adalah seorang Polisi, semoga sebagai seorang Polisi ia bisa menjadi bagian dari aparat keamanan yang memberantas minuman beralkohol dan narkoba di Indonesia. Aku berdoa semoga aku, saudara aku beserta istri dan keluarganya, para sahabat saudara aku yang aku maksud beserta para istri dan anak-anak mereka serta kaum Muslimin diampuni, dirahmati dan diridhai oleh Allah Swt di dunia dan di akhirat. Aamiin.

Kemudian, pas SMP, ada teman cowo aku yang selama 2 tahun, kelas 2 dan kelas 3, pernah sekelas sama aku. Temen aku ini orang Sunda, Muslim. Dulu, ada suatu waktu temen aku ini care banget sama aku, selain kami berkomunikasi di sekolah, kami pun berkomunikasi melalui telfon. Pas akhir-akhir sekolah, temen aku tersebut minta aku jadi pacarnya. Aku sempet sedih dikerjain sama dia, dia bilang NEM aku ngga cukup buat masuk ke sekolah favorit yang aku pilih tapi mungkin aku bisa diterima di sekolah favorit lainnya yang dia pilih, kalo ga salah dia punya tante di sekolah tersebut. Saat itu aku khawatir banget ga diterima di sekolah favorit pilihan aku, namun ternyata saat itu temen aku tersebut cuma ngerjain aku supaya aku satu sekolah (SMU) sama dia. Tapi akhirnya aku masuk sekolah favorit pilihan aku, sekolah yang menjadi tempat seseorang yang merupakan cinta pertama aku bersekolah. Kaitan teman aku dengan tulisan ini adalah, dulu aku ga bisa nerima cinta teman aku tersebut faktor utamanya adalah karena aku tau dia pemakai obat-obatan terlarang terlebih aku masih mencintai seorang kaka kelas aku yang merupakan cinta pertama aku, walaupun pada kenyataannya ketika di SMU, aku tidak pernah bersama dengan cinta pertama aku. Sepengetahuan aku, teman aku tersebut pada dasarnya adalah seorang anak yang pandai, namun sayang obat-obatan terlarang perlahan-lahan merusaknya. Satu hal yang membekas di benak aku mengenai teman aku tersebut adalah, dari kedekatan kami, aku mengetahui bahwa teman aku tersebut mengkonsumsi obat-obatan terlarang setelah ia kehilangan ayahnya, setelah ayahnya meninggal dunia. Hal ini yang belakangan sempet bikin aku nangis sehubungan dengan seorang ternama, seorang yang pernah sangat aku cintai, yang belakangan terkait kasus narkoba yang juga seorang tersebut telah kehilangan ayahnya. Aku turut berduka untuk mereka berdua yang telah kehilangan sosok ayah yang mereka cintai. Seingat aku, dari cerita yang pernah dibagi oleh teman aku tersebut, sepeninggal ayahnya, ia tinggal bersama Mamanya yang merupakan seorang guru. Semoga Allah merahmati Mama dari teman aku tersebut. Teman SMP aku tersebut seorang Sunda, Muslim. Aku dan teman SMP aku tersebut telah lama tidak berkomunikasi, namun sejauh ini kami masih berteman via jejaring sosial. Pesen buat temen aku: “Teman maafin aku, kalo misalkan dulu aku pernah nyakitin kamu, pernah memperlakukan kamu tidak di jalan Allah.” Mudah-mudahan sebagai sesama Muslim aku dan teman aku tersebut tetap berteman, berteman di jalan Allah. Semoga Allah memberikan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya kepada teman SMP yang aku maksud untuk menjadi makhluknya yang bertaqwa. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa serta menerima iman Islam ayah ari teman SMP aku tersebut. Aamiin.

[Mengenai cinta pertama aku, aku ga pernah pacaran sana cinta pertama aku tersebut, tapi dulu kami sempet deket walaupun hanya lewat telfon. Dulu aku suka sama cinta pertama aku karena dulu aku pikir dia “my type” dan dikabarkan pintar mengaji Al Qur’an. Aku dulu ga tau pasti apa cinta pertama aku itu juga mencintai aku seperti aku mencintai dia, hanya yang aku tau nada biacaranya sering penuh perhatian dan cinta pertama aku pernah ngambek saat dia mengira aku deket sama cowo lain, cowo yang merupakan salah satu temen aku. Saat SMU, aku dan cinta pertama aku satu sekolah, saat itu kami sudah tidak saling bicara tapi aku seneng bisa sering liat dia dalam keadaan baik, kami terkadang masih saling melihat satu sama lain. Setelah cinta pertama aku lulus aku kembali menghubunginya, tapi saat itu menurut keluarganya, cinta pertama aku kuliah di luar Jawa Barat, sejak itu kami benar-benar kehilangan kontak. Kemudian sekitar tahun 2009/2010, salah satu saudara terdekat aku menjalin bisnis, dagang, dengan seseorang yang berdasarkan ciri-ciri dan beberapa keterangan, seseorang tersebut disisnyalir sebagai cinta pertama aku. Maka di awal tahun 2010 aku beserta salah satu saudara aku dan salah satu assistant mengunjungi toko tempat rekan dagang saudara aku tersebut, saudara aku dan assaistantnya datang untuk keperluan dagang sementara aku ingin memastikan mengenai rekan dagang saudara aku tersebut. Ternyata setelah aku bertemu langsung, memang rekan dagang saudara aku tersebut adalah cinta pertama aku. -> Masya Allah, ngga nyangka. Walaupun aku tahu saat itu ia sudah menikah, setelah kali pertama aku menemui cinta pertama aku, kemudian aku masih satu kali lagi menemui cinta pertama aku tersebut dengan sepengetahuan istrinya, aku sangat bersyukur cinta pertama aku tersebut masih bersikap sangat baik terhadap aku. Namun aku merasa bahwa sepertinya istri dari cinta pertama aku tersebut memiliki pandangan yang berbeda dengan aku yang menyetujui poligami, maka aku lebih memilih menghindar dari cinta pertama aku demi keutuhan dan kebahagiaan cinta pertama aku bersama istri serta keluarganya.

Sejak dulu aku mengenal cinta pertama aku tersebut, aku ngeh bahwa cinta pertama aku tersebut merupakan pria yang disukai banyak wanita, dan aku mengira bahwa cinta pertama aku tersebut mencintai dan dicintai dua wanita, bahkan ada lebih dari dua wanita yang mencintainya. Ada saat dimana aku dekat dengan cinta pertama aku, kemudian suatu kali beberapa lama aku sakit dan tidak sempat mengabari cinta pertama aku. Saat aku sakit aku mendapat kabar dari salah satu sahabat aku bahwa cinta pertama aku jadian dengan salah satu teman seangkatan aku, denger kabar itu sakit aku tambah parah, tapi aku berusaha tabah. Setelah aku sehat dan kembali ke sekolah, aku berusaha untuk dekat dengan teman aku yang saat itu merupakan pacar dari cinta pertama aku. Saat itu aku pikir aku rela kalopun “diduain” sama cinta pertama aku, aku sayang sama teman aku yang saat itu merupakan kekasih resmi dari cinta pertama aku, sayangnya teman aku tidak terima jika ada orang lain dalam hubungannya dengan cinta pertama aku. Ga lama setelah kembalinya aku ke sekolah tersebut, cinta pertama aku dan teman aku putus, menurut teman-teman aku putusnya hubungan cinta pertama aku dengan teman aku tersebut ditenggarai adanya orang ketiga, orang ketiga tersebut aku. Seingat aku, saat pergelaran seni sekolah SMP, cinta pertama aku dan bandnya selain membawakan lagu Slank yang “Terlalu Manis”, ia juga menyanyikan lagu Ahmad Band “Aku Cinta Kau dan Dia”.

Dulu sepertinya teman aku tersebut marah kepada aku, kami musuhan selama bertahun-tahun, termasuk selama SMU, belum lagi selama bertahun-tahun aku perang dingin dengan teman aku yang lainnya terkait seorang pria yang merupakan cinta pertama aku tersebut, walaupun pada akhirnya, aku dan teman-teman aku tersebut berbaikan. Alhamdulillah.


Melalaui tulisan ini, aku meminta maaf kepada seseorang yang merupakan cinta pertama aku beserta istrinya atas sikap aku yang mungkin tidak berkenan bahkan bisa dikatakan genit. Semoga Allah merahmati dan meridhai cinta pertama aku beserta istri dan keluarganya di dunia dan di akhirat. Aamiin. Buat beberapa temen aku, kenapa dulu kita sampe musuhan dan perang dingin ya gara-gara seorang pria yang sama-sama kita cintai? Semoga Allah memberikan maghfirah dan rahmat-Nya di dunia dan di akhirat kepada aku dan beberapa teman yang aku maksud. Aamiin.

Terkait permasalahan khamr dan narkoba, aku dan cinta pertama aku ini dulu cukup sering berkomunikasi via telfon, dulu aku yang saat itu duduk di kelas 1 SMP yang biasanya menelfon cinta pertama aku yang saat itu sudah kelas 3, dari percakapan kami dahulu, aku tidak menemukan pembicaraan kami yang mengarah pada khamr dan narkoba.

Untuk hal ini juga aku ngerasa ngga enak hati sama seorang yang aku cintai, Tex Saverio, walaupun mungkin dia ga peduli, saat aku kembali menemui cinta pertama aku, aku udah suka “godain” Tex via jejaring sosial. Aku ngeh Tex menentang Islam lewat fashion, di sisi lain aku masih nungguin Tex untuk masuk dan memeluk Islam, aku minta maaf ga ya sama Tex udah “godain” cinta pertama aku di belakang Tex?]

->Aku ingin menyampaikan pendapat aku mengenai permasalahan yang dihadapi banyak pria, yakni jika seorang pria mencintai dua wanita atau lebih (ga lebih dari 4), maka aku sarankan jangan langsung menyayaikan lagu Ahmad Band “Aku Cinta Kau dan Dia”, tapi usahakan dulu untuk POLIGAMI. Caranya “persuade” istrinya, bujuk istri dengan sebaik-baiknya, bujuk… bujuk… bujuk… sampe mau dipoligami. Kalo istrinya sudah ga bisa dibujuk/ tetep ga mau dipoligami, suami jangan minta cerai apalagi jika sudah memiliki anak, tetap pertahankan pernikahan, relakan diri bermonogami selama istrinya tersebut tidak durhaka dan tetap beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Sedangkan buat aku dan para wanita yang menyetujui poligami, boleh mengusahakan poligami namun jangan sampai membuat rumah tangga orang yang kita cintai retak bahkan hancur, lebih baik menjaga keutuhan keluarga orang yang kita cintai lalu mencari keluarga yang memang menerima poligami baik dengan rela maupun terpaksa. Selama perjalanan hidup aku, aku kerap kagum setiap menemukan pria yang dapat membuat beberapa wanita berada di dalam cintanya dalam keadaan penuh cinta kasih, kasih sayang dan kedamaian, para wanita tersebut mencintai dan dicintai oleh satu pria kemudian para wanita tersebut mengasihi dan menyayangi sesama mereka, mereka mengasihi dan menyayangi sesama mereka sebagai wanita yang mencintai satu pria yang sama. Aku mungkin akan lebih takjub dan kagum jika seorang suami bersama beberapa istrinya (tak lebih dari 4), mereka semua, saling mencintai, mangasihi dan menyayangi karena Allah. Selama para wanita yang bersama dengan seorang pria adalah bukan wanita hasil merebut dari pria lain/ para wanita tersebut dinikahi dengan cara yang ma’ruf maka bagi aku, pria yang dapat membuat beberapa orang wanita berada di dalam cintanya dalam keadaan penuh cinta kasih, kasih sayang dan kedamaian sebagai istrinya, pria tersebut adalah “expert”atau ahli bahkan “master” dalam hal cinta, pria yang diberi kelebihan oleh Allah. -> Di benak dan kepala aku terbersit dan terpikir: Nabi Muhammad Saw.

Cerita lainnya adalah mengenai seorang teman cowo aku, aku sama temen aku itu hanya berteman namun kami cukup sering cerita dan aku tau kalo temen aku itu pemakai obat-obatan terlarang. Sebagai informasi teman cowo aku yang aku maksud adalah orang Sunda dan menurut pengakuannya dia juga memiliki darah Arab, ia Muslim. [FYI temen aku yang aku maksud tersebut, dulu, saat kami kelas 1, manggil aku dengan sebutan habibah. Kalo dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ada kata habib artinya 1. Panggilan untuk orang keturunan Arab, 2. Kekasih. Sedangkan habibah ini panggilan untuk cewe. -> Mustinya dulu aku buka kamus B. Arab. Dia manggil aku habibah karena dia tau sedikit mengenai silsilah keluarga aku.] Ada kejadian yang masih aku inget, waktu aku kelas 1 SMU, aku lagi duduk di dalem kelas, lagi cerita-cerita sama temen-temen cewe, tiba-tiba dari luar kelas datanglah temen cowo aku yang sepertinya sedang berada di bawah pengaruh obat-obatan terlarang, berjalan dengan langkah cepat ke arah aku dan tiba-tiba mendaratkan bibirnya di kening aku! Ouch… I really didn’t have any idea what was on his mind. Aku yang lagi duduk, tiba-tiba berdiri dan tangan aku udah siap-siap nampar temen cowo aku itu, tapi aku mengurungkan niat aku buat nampar temen aku itu karena aku udah bertaubat dari nampar cowo. Walaupun ga nampar, aku tetep aga marah, sayangnya aku ga inget ngeluarin kata-kata apa aja saat itu. -> Waktu SMP aku beberapa kali nampar cowo-cowo yang aku anggap kurang ajar sama aku, Mama tau perilaku aku tersebut (aku cerita ke Mama), lalu Mama ngelarang aku nampar cowo. Waktu SMP aku galak, berani berantem ama cowo (mungkin karena aku aga tomboy) walopun galak aku tetep aja cemen berantem ama cowo tapi sambil nangis. Untungnya semua yang pernah berantem sama aku udah baikan sama aku, malah yang paling parah berantemnya sama aku akhirnya jadi salah satu temen baik aku waktu SMP. Alhamdulillah. Oya waktu temen cowo aku bersikap tidak sopan tersebut, selain aku kaget dan sebal, aku juga ngerasa heran kenapa temen aku tersebut bersikap seperti itu sama aku, dan cuma aku yang jadi sasaran padahal temen cewe di kelas tuh banyak, terlebih saat itu pakaian aku sopan dan pake kerudung. -> Di kelas pun yang pake kerudung bukan cuma aku, ada beberapa temen cewe lainnya yang berkerudung. Jadi, ga ada alesan buat bilang justru karena pake kerudung orang jadi penasaran pengen gangguin. Sementara itu, waktu itu ada beberapa teman aku yang tidak berkerudung. Anehnya di lain pihak, waktu itu ada rasa seneng atas sikap temen aku tersbeut soalnya temen aku tersebut tergolong cowo cakep, popular di sekolah, saat itu dia lagi jadi hot news di antara beberapa temen aku yang bersekolah di sekolah favorit yang berbeda dengan sekolah aku. -> Bisa gini ya pemikiran manusia, dua sisi yang bertolak belakang. Sekarang tentunya aku ga setuju bahkan melarang peluk-peluk dan cium-cium sembarangan apalagi terhadap bukan muhrim. Oia sekitar setahun setelah tragedi “pendaratan tanpa hak”, temen aku tersebut jadian sama salah satu sahabat aku (Ra). Aku cerita sama sahabat aku mengenai hal yang pernah dilakuin teman aku tersebut ke aku, untungnya sahabat aku ngga marah. Teman aku dan salah satu sahabat aku tersebut sudah putus sejak lama, sekarang masing-masing mereka sudah berkeluarga. Semoga Allah memberikan kebahagiaan dan keselamatan kepada teman aku dan salah satu sahabat aku beserta keluarga mereka di dunia dan di akhirat. Btw saat kelas 3 SMU, sahabat aku tersebut adalah orang yang bersama-sama aku menjadi figuran sinetron sampai akhirnya dulu kami sempat bertemu dua aktor ternama yang belakangan diberitakan tersangkut kasus narkoba, Raffi Ahmad dan Roger Danuarta. Mudah-mudahan teman aku yang aku maksud, juga aktor-aktor yang aku sebutkan, sekarang sudah berhenti mengkonsumsi narkotika. Semoga Allah memberikan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya kepada aku, sahabat aku, teman aku dan Raffi Ahmad untuk menjadi hamban-Nya yang bertaqwa. Semoga Allah memberikan hidayah-Nya kepada Roger Danuarta untuk masuk dan memeluk Islam. Aamiin.

Kemudian saat kuliah, aku punya temen deket cowo bernama Jeremia Edward Michael Simorangkir, orang Batak-Palembang, seorang Nasrani. Kami sempet ngobrol-ngobrol soal narkoba, dan yang paling aku inget adalah dia dan teman-temannya saat itu adakalanya mengkonsumsi mushroom (maksdunya jamur ketawa), efek mushroom adalah membuat perasaan senang yang berlebihan, berbagai hal menjadi terlihat lucu dan patut ditertawakan. Aku sama teman aku ini berteman akrab, kami kerap menghabiskan waktu bersama seperti untuk makan, belajar, diskusi, dan jalan-jalan, banyak waktu kami lewati bersama, sampai beberapa orang di kampus mengira bahwa kami pacaran. Oia dulu Jere tau aku suka banget sama seorang yang aku cintai saat ini, Tex Saverio, dan aku pun tau bahwa saat itu Jere sudah bertunangan bahkan aku mengenal tunagannya dan tunangannya, yang sekarang menjadi istrinya, tidak mempermasalahkan kedekatan aku dan Jere. Saat itu aku akui aku  keliru, semestinya aku tidak berteman terlalu dekat dengan pria bukan muhrim terlebih kami beda agama. Ada hal yang bikin aku sampai saat ini kecewa, terkait keimanan dan keyakinannya: intinya ia meyakini bahwa bahwa ada tuhan selain Allah, yang kemudian sempat berhasil membuat aku jatuh sakit hingga dilarikan ke IGD (Instalasi Gawat Darurat) di salah satu rumah sakit di kota tempat aku tinggal, RSUD. R. Syamsudin S.H. Aku menghimbau orang yang pernah aku sayangi dan pernah menyayangi aku sebagai teman atau sahabat tersebut menyatakan bahwa tiada Tuhan selain Allah. Terlebih aku menghimbau ia dan keluarganya untuk mau menyatakan bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan mau menyatakan bahwa Muhammad adalah utusan Allah.


Kemudian mengenai seorang yang masih aku cintai, Tex Saverio, desainer, orang China-Indonesia, seorang Nasrani. Aku cuma sempet khawatir kalo dia mengkonsumsi narkotika abis dia kurus banget berikut dia cowo metropolitan, public figure, dan non Muslim pula. Kalo soal kurus siy, aku juga saat ini kurus, sangat, tapi aku kurus bukan karena narkoba, aku memang ga terlalu banyak makan. Mudah-mudahan Tex ga konsumsi narkoba apalagi jadi bandarnya. Terlebih aku menghimbau agar seorang yang masih aku cintai tersebut mau masuk dan memeluk Islam.

Lalu mengenai seorang yang pernah sangat aku cintai, Roger Danuarta, aktor, orang China-Indonesia, seorang Nasrani. Beberapa waktu lalu, malem-malem, Abi aku bacain berita dari Fb dengan suara nyaring, kemudian Umi aku juga kirim sms berita yang intinya sama yakni mengenai Roger Danuarta terkena naroba bahkan hingga sakau. Saat itu aku sangsi dengan berita yang aku terima, aku menanggapi berita tersebut dengan kata-kata seperti “Emang berita’y beneran? Percaya ngga ya? Dia kan aktor...” Aku malah inget salah satu film intelejen. Esoknya aku check di internet, aku liat judul-judul artikel mengenai Roger Danuarta terkena narkoba, tapi aku ga berani langsung baca artikel-artikelnya. Aku juga liat ada foto-foto kecil yang juga ngga aku klik, tapi aku nangis liat foto yang walaupun ga terlalu jelas, tapi foto tersebut menunjukkan foto orang yang diduga sebagai Roger lagi sakau. Selama hari itu entah berapa kali aku nangis. Sebelumnya, dalam tulisan aku, aku sempet menyatakan sesuatu yang ditujukan buat Roger, Tex dan para pria non Muslim, pernyataannya intinya jika mereka menentang Islam, bagusnya mati aja. Untuk kasus ini, boro-boro liat Roger mati, liat dia dalam pose mengenaskan aja aku nangis berkali-kali. Namun berhubung Roger non Muslim, pikiran suudzon (buruk sangka) aku masih ada, pikirannya seperti ‘Itu Roger lagi acting kali ya?’, ‘Roger dibayar berapa sih buat bikin kasus pengalih perhatian menjelang pemilu?’ -> Ga tau enapa aku mikir gini, aku kan biasanya golput. Mungkin karena menjelang pemilu ini aku bermaksud menyatakan sesuatu, khususnya mengenai pemimpin yang betaqwa juga mengenai penegakkan hukum dan syariat Islam, tapi gara-gara Roger bikin kasus, konsentrasi aku jadi buyar. Anw aku kesal kebanyakan pemimpin tidak ksatria di jalan Allah, sampai saat ini belum ada pemimpin (pria) yang berani menyatakan bahwa visi misinya menegakkan hukum dan syariat Islam. Trus aku juga mikir ‘Roger dibayar berapa ama gereja buat menghalangi syiar Islam?’ -> Aku lagi semangat mensyiarkan Islam, mensyiarkan tegakanya hukum dan syariat Islam jadi ga konsen gara-gara Roger bikin kasus. Anw aku tau mengenai jemaat gereja yang dibayar untuk kegiatan gereja dari teman aku yang agamanya Nasrani. Semoga Allah memberikan hidayah kepada teman aku yang aku maksud  untuk masuk dan memeluk Islam. Aamin.
Saking aku ragu sama berita mengenai Roger tersebut, aku sampe nanya sama salah satu temen aku yang pernah berkecimpung di dunia film dan sinetron, temen aku tersebut -sampai tulisan ini dibuat- beberapa anggota keluarganya masih berkecimpung dalam dunia film dan sinetron. Pertanyaan yang aku ajukan ke temen aku tersebut seperti “Berita Roger kena narkoba itu beneran atau boongan ya?” Temen aku memperkirakan bahwa kemungkinan berita tersebut benar. Aku dan temen aku tersebut hanya bisa mendoakan Roger mendapatkan hidayah untuk masuk dan memeluk Islam. Aamin.
 Namun demikian aku juga berusaha berpikir husnudzon (baik sangka) yang intinya kira-kira ‘Mungkin Roger udah lelah pake narkoba jadi dia pengen berhenti, pengen direhabilitasi’, ‘Roger udah kasih contoh yang baik mau minta maaf dan mau direhabilitasi.’ 

-> Setelah aku pikirkan kembali, dengan adanya kasus Roger Danuarta terkait narkoba, maka aku jadi terpacu untuk lebih sungguh-sungguh memikirkan hukum dan syariat Islam untuk konsumsi khamr termasuk narkotika. Buat Roger, “Wei, thanks ya udah mau mengakui dan mau direhabilitasi.. Jangan lagi kamu berurusan sama narkoba. Wei, kapan kamu mau masuk Islam?” -> Saat ini, aku maunya nyapa Roger dengan sapaan “Wei”, kalo Roger masuk Islam terus ganti nama baru aku mau nyapa dia dengan sapaan berbeda. 

Belakangan, terutama saat paragraf ini dibuat, di rumah aku jarang nonton tv terkait di rumah yang aku tinggali sekarang daya listriknya lebih kecil sementara televisinya kurang kecil, jadi aku ga terlalu tau perkembangan kasus Roger via televisi. Namun suatu kali di rumah Umi aku, aku liat sepersekian detik salah satu wawacara Roger di salah satu infotainment, aku ga berani nonton wawancara itu lama-lama karena aku khawatir kalo aku masih mencintai dia dan sepertinya saat ini kasus narkoba bukan yang pengen aku tonton di acara infotainment. Aku sempet nonton berita mengenai Roger di tv one, liputan yang menayangkan beberapa artis terkait narkoba seperti Revaldo, Raffi Ahmad, Jenifer Dunn, dan Roy Martin. Aku sempet juga sesaat tertegun liat tayangan mengenai Roger di infotainment, pas adik aku lagi liat tv, untungnya adik aku segera memindahkan channelnya jadi aku ga lama-lama liat tayangan tersebut. Tapi ada wawancara Roger di Metro tv yang bikin aku ngeliat Roger walaupun aku berusaha keras buat ga nonton. Anw perihal tayangan televisi ini  aku aga sulit jelasinnya soalnya mungkin ada rasa seneng bisa liat dia lagi di televisi tapi di lain pihak aku sedih soalnya beritanya mengenai dia tersangkut narkoba berikut aku sadar aku ga boleh liatin atau nonton dia karena nanti jadi makin susah lupain dia. Oia walaupun aku jarang nonton tv tapi ada saat dimana beberapa keluarga aku kadang ngasih tau perihal kondisi Roger, dan adakalanya aku juga bertanya kepada beberapa anggota keluarga aku mengenai keadaan Roger. 

->Beberapa waktu kemudian: Curhat mengenai listrik dan tv di rumah yang aku tinggali yang tertulis di paragraf di atas sudah tidak berlaku karena tv kurang kecilnya sudah dijual, lalu saudara aku memberi keluarga aku tv kecil kemudian daya listrik di rumah yang aku maksud telah dinaikkan khususnya untuk kepentingan studio terkait musik. Alhamdulillah.
 
Actually setelah aku check berita terkait Roger tersebut, aku kaget banget. Pada dasarnya aku ga heran kalo artis terkena narkoba tapi kalo orang yang terkena narkoba itu orang yang pernah sangat aku cintai, itu bikin shocked. Terlebih waktu pertama kasus tersebut diberitakan, rasanya belum terlalu lama aku tulis message yang ditujukan kepada Roger Danuarta. Oia waktu aku mau kirim message buat Roger tersebut aku sempet curhat sama salah satu assistant keluarga aku yang udah aku anggap paman, seorang China-Indonesia (Sunda), Muslim. Aku manggilnya “Mang” (paman dalam B. Sunda), di salah satu hari ketika berita mengenai kasus yang menimpa Roger mencuat, paman aku tersebut menemui aku dan menyampaikan rasa prihatin atas apa yang menimpa Roger dan menyarankan aku untuk bersabar. Saat itu aku aga bingung soalnya walaupun aku mungkin masih mencintai Roger, tapi aku bukan siapa-siapanya Roger, di sisi lain aku bener-bener terharu atas perhatian paman aku tersebut. Di depan paman aku tersebut, aku mencoba tegar dan mengucapkan terima kasih atas perhatiannya, setelah paman aku tersebut berlalu, aku nangis.

Anw part yang paling extrim dari berita Roger Danuarta tersebut adalah dia sakau dengan jarum suntik  masih tertancap di lengannya. Berikut adik kecil aku juga cerita soal Roger mengisahkan mengenai penggunaan jarum suntik untuk narkoba. Denger itu aku heran sama orang-orang yang pake narkoba khususnya yang memakai jarum suntik karena aku punya pengalaman tersendiri terkait jarum suntik. Waktu kecil, aku sering sakit thypus yang bikin aku harus berulang kali diambil sample darah, ada beberapa bagian lengan yang biasanya merupakan tempat pengambilan sample darah tapi yang paling sering di bagian muka lipatan tangan (bagian atas siku). Saking udah berulang-ulang diambil sample darah dengan jarum suntik, tangan aku tersebut pernah sampai bisa dibilang bolong, jadi berlubang kecil. Waktu itu Umi aku prihatin dengan kondisi aku begitu pula petugas yang saat itu mengambil sample darah aku kasihan melihat kondisi aku, oleh petugas tersebut aku disarankan banyak meminum susu agar lubang kecil di tangan aku akibat jarum suntik tersebut lekas tertutup kembali. Kemudian ketika tahun 2010, aku kembali terserang sakit parah yang membuat aku kembali harus berurusan dengan jarum suntik, untuk beberapa kali aku diambil sample darah yang selalu berhasil, hanya saja ada suatu saat ketika tubuh aku benar-benar menolak jarum suntik hingga dokter yang saat itu menangani aku memutuskan untuk mengurungkan advice-nya agar sampel darah aku diambil. -> Terima kasih aku ucapkan kepada dokter Nico yang memeriksa aku saat itu, dokter tersebut terlihat mengerti akan keadaan aku saat itu. Setelah kejadian tersebut, pada tahun 2013, aku sempat kembali terserang sakit yang membuat jarum suntik lagi-lagi menembus kulit aku untuk pengambilan sample darah. Dulu aku sering berurusan dengan jarum suntik bukan karena menyengaja, keinginan sendiri tapi karena sakit, maka aku himbau kepada semua pihak agar tidak menggunakan jarum suntik dengan semena-mena termasuk untuk narkoba. -> Semoga Allah memeberikan kesabaran dan keikhlasan kepada aku setiap aku ditimpa sakit. Aamiin.

Oia adik kecil aku suatu hari bilang ke aku, kira-kira: “Cece.. Cece.. tadi ada mantan pacarnya Roger diwawancara doain Roger.” Lalu aku jawab kira-kira: “Mantannya yang mana..?” Adik kecil aku bilang kira-kira: ”Yang itu, namanya Aulia.. Aulia gitu..” -> Adik kecil aku ga terlalu hafal artis-artis “semasa” sama Roger yang saat ini jarang muncul di layar kaca. Aku jawab lagi kira-kira: “O.. Shandy Aulia, bagus dong kalo Shandy doain Roger…” -> Maksudnya kalo yang seiman/ seagama (sesama non-Muslim) tak masalah saling mendo’akan apa pun hal-hal yang baik. Leony V.H., Sheila Marcia, Agnes Monica, para wanita non Muslim mantan kekasih maupun yang pernah dekat dengan Roger sepertinya juga bisa doain apa pun hal-hal yang baik buat Roger. Sementara aku yang berbeda agama dengan mereka, aku Muslim, hanya bisa mendo’akan semoga Allah memberikan hidayah kepada Roger untuk masuk dan memeluk Islam. Aku mendo’akan semoga Allah memberikan hidayah kepada Shandy, Leony, Sheila dan Agnes untuk masuk dan memeluk Islam. Aamiin.

Aku belakangan sering nangis gara-gara kasus yang menimpa Roger, dan adik kecil aku yang biasanya menghibur aku. Bagi aku Roger itu salah satu pria yang setidaknya sempat memiliki pengaruh besar dalam kehidupan aku. Dulu pada dasarnya aku anak yang pemberani, dan setelah aku ketemu Roger -berikut disemangatin sama salah satu lagu Ahmad Dhani- aku ngerasa aku jadi lebih pemberani. Setelah ketemu Roger, aku mungkin ngerasa sakit saat ga lagi ketemu Roger tapi entah kenapa dulu aku jadi berani memutuskan untuk bisa bersama seorang yang sangat aku cintai saat itu walaupun aku dan seorang yang sangat aku cintai saat itu beda agama, aku Muslim dan saat itu seorang yang sangat aku cintai tersebut beragama Nasrani. Dulu aku pikir segala halangan akan aku hadang dan berbagai rintangan akan aku terjang untuk bisa bersama seorang yang telah sangat aku sukai selama beberapa tahun tersebut, sambil berharap seorang tersebut mau masuk dan memeluk Islam. -> Awalnya aku suka sama pria yang aku maksud ini karena –postur- dia ngingetin aku sama cinta pertama aku, namun kemudian aku sadar setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Waktu itu, aku memang bisa bersama dengan seorang yang sangat aku cintai saat itu, sayang saat itu aku tidak setia dan tidak sempat mengajak seorang yang sangat aku cintai saat itu untuk masuk dan memeluk Islam, hanya saja kami pernah membicarakan hal penting terkait agama Islam walaupun sedikit. Untungnya, belakangan aku mendengar kabar bahwa walaupun bukan melalui perantara aku, Allah Yang Maha Baik memberikan hidayah kepada seorang yang pernah sangat aku cintai tersebut untuk masuk Islam. Alhamdulillah. Seorang yang pernah sangat aku cintai yang aku maksud ini adalah pria yang kisahnya sudah aku ceritakan sebelumnya.
Oia sambil nangis, ada kalanya aku berpikir bahwa dulu saat Roger nampak senang dan berada di puncak kariernya, ada suatu waktu aku ada di sekitar dia, sementara saat dia sepertinya sedih dan terjatuh aku masih mau ada di sekitar dia, sayangnya udah ngga bisa karena pertama kami beda agama, kemudian aku ga mau membuat situasi semakin runyam sehubungan dengan perilaku aku terkait Roger juga Tex.
-> Empat publik figur pria yang setidaknya sempat memiliki pengaruh besar dalam hidup aku sehingga aku berani melakukan berbagai tindakan yang sebelumnya aku pikir aku ga berani. Empat pria tersebut adalah: Deddy Corbuzier, aku ga kan cerita di sini tapi yang pasti aku seneng kalo dia ga lagi jadi magician tapi jadi host talk show, sedihnya dia bukan Muslim; lalu Ahmad Dhani, salah satu lagunya, yang pasti bukan lagu “Aku Cinta Kau dan Dia”, pernah sangat menyemangati aku; kemudian Roger Danuarta, dia jadi penyemangat aku untuk hal yang sudah aku ceritakan; selanjutnya Tex Saverio, aku merasa aku menjadi lebih pemberani lagi dibandingkan sebelumnya, semoga aku menjadi pemberani dalam memperjuangkan kebenaran di jalan Allah. Aamiin. Keberanian yang sejauh ini ada dalam diri aku adalah karunia Allah, aku bersyukur kepada Allah, alhamdulillah. Baru kemudian aku berterima kasih kepada para pria yang telah membawakan inspirasi keberanian buat aku tersebut. Untuk pria yang Muslim yang aku maksud, semoga Allah memberikan taufiq dan hidayah-Nya kepada aku dan pria Muslim tersebut untuk bertaqwa kepada Allah. Sedangkan untuk para pria non Muslim yang aku maksud, semoga Allah memberikan hidayah-Nya kepada para pria non Muslim tersebut untuk masuk dan memeluk Islam.

Sebagai Muslim, ada beberapa pria yang kebaikan, kecerdasan, keberanian dan ketangguhannya di jalan Allah sepatutnya senantiasa menjadi teladan bagi aku, pria-pria tersebut adalah Rasulullah Muhammad saw; kemudian Ali bin Abi Thalib; Abu Bakar As-Shidiq; Umar bin Khatab; Utsman bin Affan dan Kahalid bin Walid.

Actually aku juga ngerasa ngga enak hati sama Roger Danuarta dan Tex Saverio, aku masih nungguin Tex masuk dan memeluk Islam, sementara walaupun dengan sepengetahuannya, aku kirim message buat Roger, untuk menyatakan perasaan aku ke Roger. Dengan demikian aku mau meminta maaf sama Roger dan Tex terkait kekacauan yang telah aku buat sehubungan dengan perasaan aku ke Roger juga ke Tex. Kemudian aku juga minta maaf sama seorang yang masih aku cintai, Tex Saverio, aku sering godain dia, dan aku masih nungguin dia masuk dan memeluk Islam, tapi aku berkali-kali berhianat, Tex maafin aku yang telah bersikap tidak semestinya, terutama atas perilaku aku yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

->Aku tidak meminta maaf untuk melarang kekafiran, kemusyrikan dan kemaksiatan.

Sedangkan untuk perkara perang menentang Tex yang menentang Islam melalaui fashion, perang bisa saja masih terus berlanjut, kecuali jika Tex mau masuk dan memeluk Islam kemudian Tex membuat pakaian sesuai syariat Islam atau aku mati. -> Selama aku masih hidup, aku akan menentang kekafiran, kemusyrikan dan kemaksiatan, meskipun hanya di dalam hati.

Terkait kasus narkoba yang menimpa Roger, walaupun Roger Danuarta adalah orang yang pernah sangat aku cintai, bukan berarti aku ga bertindak tegas, namun tetap berusaha adil, menentukan/ memberikan masukan mengenai hukuman yang dibenarkan sesuai syariat Islam atas pelanggaran yang ia lakukan. 



Kemudian, mengenai Raffi Ahmad, aku pernah liat dia secara langsung di lokasi syuting “Senandung Masa Puber”. Aku ngeliat Raffi kayak aku ngeliat adik aku, maksudnya sepertinya mereka sebaya. -> Raffi Ahmad dan R. Ahmad (adik aku). Saat aku denger Raffi terkena kasus narkoba aku percaya aja, ga banyak berpikir dan ga banyak bertanya. Aku sangat menyayangkan Raffi ditangkap BNN dan lebih menyayangkan lagi saat aku liat banyak banget artis yang membela Raffi walaupun Raffi nampaknya bersalah. Menurut hemat aku, dukungan hendaknya berupa do'a dan nasihat di jalan Allah.

Sejujurnya selama ini aku sentimen sama Raffi Ahmad, aku ga suka sama Raffi Ahmad karena dia terkesan genit, suka godain cewe, tapi belakangan pas dipikir-pikir lagi kayaknya genit aku juga belum ilang berikut sifat aku yang suka menggoda bukan muhrim juga belum sepenuhnya sirna. Astaghfirullahaladzim.

Hal lain yang aku sesalkan dari Raffi adalah, Raffi keliatannya terlalu “showy” sama kekayaan dia, sebenernya aku takut sama cowo-cowo macam itu. Terlebih dalam Al Hadits dijelaskan intinya bahwa orang kaya masuk surga 500 tahun setelah orang miskin. Berikut terjemah haditsnya:
491. Dari Abu Hurairah ra dia berkata: “Rasulullah saw bersabda: “Orang orang fakir miskin itu akan masuk surga, lima ratus tahun sebelum orang kaya.” (HR. Tirmidzi, dia berkata: “Hadits Shahih”) Tarjamah Riyadhus Shalihin jilid 1. Hal. 496.

Selain itu, terdapat hadits lain yang menjelaskan bahwa dibandingkan dengan orang kaya, orang miskin cenderung lebih mudah memasuki surga, berikut terjemah haditsnya:

494. Dari Usamah Ibn Zaid ra dari Nabi saw, beliau bersabda: “Saya berdiri di pintu surga, ternyata kebanyakan yang memasukinya adalah orang-orang miskin. Sedangkan orang-orang kaya masih tertahan. Hanya saja para penghuni neraka telah diperintahkan untuk masuk ke neraka.” (HR. Bukhari Muslim) Ibid. Hal. 497.

Kemudian fitnah terbesar bagi umat Rasulullah adalah harta dunia. Berikut terjemah hadits Rasulullah mengenai hal tersebut:

Dari Ka’ab Ibn Iyadh r.a, dia berkata: “Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya masing-masing umat itu memiliki fitnah (bahan cobaan) dan fitnah umatku adalah harta dunia.” (HR. Tirmidzi, dia berkata: “Hadits Hasan Shahih”) Ibid. Hal. 493.

Selama ini walaupun sebenernya ada rasa takut berurusan sama cowo-cowo tajir tapi aku terpaksa, aku musti nasihatin mereka, karena baik orang yang tidak mampu maupun orang yang mampu berhak menasihati, berhak dinasihati dan berkewajiban saling nasihat menasihati di jalan Allah. -> Mustinya aku ikhlas menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya untuk saling nasihat menasihati di jaln Allah. Semoga Allah memberikan aku keikhlasan untuk saling nasihat menasihati di jalan Allah. Aamiin.

Di imajinasi aku tuh semua cowo kaya itu membagikan hartanya ke fakir miskin terutama dengan zakat, infaq dan sedekah di jalan Allah sehingga masalah kemiskinan terutama kesenjangan sosial di dunia ini teratasi.

Aku mau minta maaf dulu kepada semua fihak, jika aku pernah bermegah-megah, tidak sesuai syariat Islam.

Hal berikutnya yang membuat aku sentimen sma Raffi adalah mengenai Raffi terkait terkait salah satu aliran yang menurut aku bukan Islam. Mudah-mudahan kabar ini tidaklah benar. Buat aku, Raffi dan kaum Muslimin dihimbau untuk menghindari bahkan memberantas berbagai aliran sesat seperti Ahmadiyah dan Syi'ah.

Anw aku terharu pernah liat sekilas Raffi nampak berdoa dan menyebut nama Allah. Aku menghargai setiap usaha Raffi dalam mensyiarkan Islam, "Syukron ya, Raffi..". Semoga Raffi Ahmad dapat menjadi salah satu publik figur yang mensyiarkan Islam, menegakkan syariat Islam. Aamiin.

Oia sebenernya tulisan ini semestinya dipublish saat Raffi terkena kasus narkoba, tokoh central tulisan ini mustinya Raffi Ahmad tapi berhubung dulu aku sentimen sama Raffi Ahmad jadi aku tunda-tunda “tar.. sok.. tar.. sok..” (entar.. besok..) akhirnya lewat aja kasusnya. Padahal kan semestinya kalo aku menegakkan kebenaran di jalan Allah ga boleh terganggu sama perasaan tertentu aku terhadap seseorang, apa pun yang terjadi hukum Allah harus ditegakkan. Aku takut Allah marah karena pas Raffi Ahmad yang seorang Muslim kena kasus narkoba aku males-malesan mengurus kasusnya, sementara giliran Roger Danuarta yang non Muslim kena narkoba aku sibuk memikirkan kasusnya (ditambah aku sibuk memikirkan kasus pribadi aku terkait perasaan aku ke Roger). Raffi Ahmad maafin aku ya udah bertindak ga adil sama kamu.

Anw aku dulu sering banget liat Raffi di acara musik Dahsyat, tapi saat tulisan ini dibuat aku lagi jarang nonton tv. Anw aku ga suka Raffi bawain lagu “Bukan Rama Shinta”, itu lagu kesannya sombong, gengges, menyedihkan aja pokonya. -> Aku sempet denger lagi lagu tersebut walaupun ga sampai selesai, denger dari Galaxy radio. Setelah aku perhatikan, lagu tersebut bercerita tentang pasangan yang saling menghianati kemudian salah satu pihak menginginkan perpisahan, aku ga suka lagu macam itu, aku suka lagu mengenai kesetian, saling percaya, kebersamaan selamanya dijalan Allah. Kemudian, aku ingin menyampaikan bahwa tidak saling mencintai bukan berarti tidak saling peduli. Mungkin Raffi bisa nanyiin lagu saling menyayangi sebagai sesama Muslim, menyayangi di jalan Allah. Oia menurut aku, Raffi Ahmad terlihat sangat bagus pake batik warna hijau. Pernyataan ini tidak aku maksudkan untuk “gangguin” Raffi, aku hanya menyatakan Raffi cocok mengenakan batik warna hijau, dan beberapa batik berwarna hijau yang di pake Raffi bagus-bagus tinggal model busananya dibuat syar'i. -> Warna hijau (tua) merupakan warna yang baik, warna yang biasanya identik dengan warna Islam. Namun demkian, sebagai pengingat bagi diri sendiri dan kaum Muslimin, warna pakaian terbaik menurut Rasulullah adalah warna putih.

-> Terima kasih radio Galaxy yang menyiarkan “Mutiara Kehidupan”, semoga dapat menjadi sarana untuk mensyiarkan penegakkan hukum dan syariat Islam. Syukron Bunut FM yang menyiarkan kisah-kisah Islami yang mengingatkan aku akan beberapa hal, semoga dapat menjadi sarana untuk mensyiarkan penegakkan hukum dan syariat Islam. Alhamdulillah. Semoga seluruh radio di Sukabumi dapat menjadi sarana syi’ar Islam, sarana untuk mensyi’arkan penegakkan hukum dan syariat Islam di muka bumi ini.

Aku sempet prihatin saat tau Raffi harus menjadi tulang punggung setelah ayahnya meninggal. Raffi, aku turut berduka cita atas meninggalnya ayah kamu, semoga iman Islam serta amal ibadah ayahanda Raffi Ahmad diterima Allah swt. Aamiin. Dalam tulisan ini aku mau berpesan kepada Raffi Ahmad: “Raffi jangan nakal, jangan genit, hidup sederhana, jadi anak shaleh supaya ayahnya tenang dan bahagia di alam kubur, terutama agar Allah meridhai Raffi dan keluarga di dunia dan di akhirat.”

Raffi, mungkin bisa meminta bundanya dan adiknya perempuannya untuk menutup aurat sesuai syariat Islam. Oia Raffi juga Shahnaz jangan pacaran ya. Aku concern karena mereka publik figure yang perilakunya, apabila baik dapat menjadi teladan bagi khalayak. Raffi maafin aku, keluarga aku, juga assistant keluarga aku soalnya kami pernah menggibah kamu terkait beberapa hal yang aku sudah sebutkan di atas. Sepertinya memang berat menjadi publik figure, perilakunya diperhatikan oleh khalayak. Semoga Raffi Ahmad, Shahnaz dan keluarganya dapat menjadi figur teladan khususnya bagi kaum Muslimin.

Oia adik bungsu aku bilang kalo Raffi Ahmad akan menikah dengan Nagita Slavina. Jika kabar tersebut benar, aku ikut berbahagia untuk Raffi dan Nagita. Alhamdulillah.

-> Raffi, tolong ingetin Nagitanya untuk mengenakan pakaian menutup aurat secara syar'i ya..

Ya Allah, karuniakanlah hidayah kepada aku, adik aku, Raffi Ahmad, Shahnaz, Nagita beserta keluarganya dan kaum Muslimin untuk menjadi makhluk Engkau yang bertaqwa. Aamiin. 

Mengenai permasalahan narkotika, aku mencoba memikirkan putusan hukuman sesuai syariat Islam untuk Raffi Ahmad terkait kasusnya mengkonsumsi narkotika. 

Hukum Islam untuk mengkonsumsi Khamr dan Narkotika

Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. [Al Mumtahanah (60): 7-8]

Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik[414], atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar, kecuali orang-orang yang taubat (di antara mereka) sebelum kamu dapat menguasai (menangkap) mereka; maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [Al Maa’idah (5): 33-34]
[414]. Maksudnya ialah: memotong tangan kanan dan kaki kiri; dan kalau melakukan lagi maka dipotong tangan kiri dan kaki kanan.

1805. Dari Saib bin Yazid r.a. katanya: Di masa Rasulullah saw. Dibawa kepada kami orang yang meminum minuman yang memabuk dan di masa pemerintahan Abu Bakar dan permulaan pemerintahan Umar. Kami berdiri memukul orang itu dengan tangan, terompah dan mantel kami. Tetapi di akhir pemerintahan Umar, dipukulnya orang minum itu empat puluh kali. Dan setelah melampaui batas dan bertambah jahatnya dipukulnya delapan puluh kali. Sahih Bukhari IV Hal. 94.

Berdasarkan firman Allah dalam Al Qur’an serta dalil Al Hadits, khamr berupa minuman beralkohol juga narkotika merupakan zat haram yang dilarang dikonsumsi. Hukuman untuk mengkonsumsi khamr adalah dicambuk sebanyak 40 sampai 80 kali. Berikut kutipan mengenai hukuman sesuai syariat islam yang dijatuhkan terhadap orang yang mengkonsumsi, membawa dan memperniagakan khamr:

“…, mengenai hukuman yang dijatuhkan kepada orang yang mabuk-mabukan dengan minuman keras dan narkotika ini, Islam telah meletakkan hukuman yang berat. Bagi setiap pelakunya, dikenakan 40 sampai 80 kali dera. Di samping itu, dibolehkan menjatuhkan hukuman yang bersifat ta’ziriyyah, seperti dikurung, diasingkan dan dibeslag bagi setiap orang yang menjual, membawa atau memperniagakannya.” Pedoman Pendidikan Anak Dalam Islam 1. hal 254.

Berdasarkan kutipan di atas, hukuman untuk mengkonsumsi khamr termasuk narkotika bisa berupa hukum cambuk/ dera, dan untuk membawa atau menjual khamr hukuman bisa berupa hukum ta’ziriyah atau teguran yang berupa kurungan, penyitaan dan pengasingan. Namun demikian, menurut hemat aku, ada baiknya hukuman tidak bersifat ta’ziriyah seperti kurungan atau tidak hanya berupa penyitaan tetapi bentuk hukuman sesuai Al Qur’an dan As Sunnah seperti hukum cambuk bagi orang yang mengkonsumsi khamr termasuk narkotika, dan hukum potong tangan dan kaki bahkan hukum mati bagi pengedar khamr dan narkotika.

Selain terlarang bagi umat Islam, khamr juga terlarang bagi umat Yahudi dan Nasrani, hal ini tertulis dalam Al Kitab, kutipannya sebagai berikut: 

“Baik air anggur, baik minuman yang keras, djangan diminum olehmu atau oleh anak-anakmupun sertamu, apabila kamu masuk ke dalam kemah perhimpunan, supaya kamu jangan mati dibunuh; maka inilah suatu hukum yang kekal diantara kamu turun-temurun.

Supaya dapat kamu membedakan antara perkara yang sutji dengan perkara yang tiada sutji dan antara barang yang haram dengan barang jang halal.” Imamat Orang Lewi pasal 10 ayat 9-10

“melainkan katanya kepadaku: Bahwasanja engkau akan hamil kelak dan beranak laki-laki seorang, maka sebab itu jangan engkau minum air anggur atau minuman jang keras dan djangan makan barang sesuatu yang haram, karena budak itupun akan mendjadi seorang nazir Allah dari pada rahim ibunja sampai kepada hari matinja.” Kitab Hakim-Hakim pasal 13 ayat 7

Dengan demikian dapat ditarik simpulan bahwa selain terlarang bagi umat Islam, khamr juga terlarang bagi umat Yahudi dan Nasrani. Sedangkan klausa “supaya kamu jangan mati dibunuh”, menurut aku memungkinkan bagi orang Yahudi maupun Nasrani yang mengkonsumsi khamr termasuk narkotika untuk mendapat hukuman mati.

Berhubung pada tanggal 22.02.2014 sore -> 23 Rabiul Akhir 1435 H aku membaca buku fiqih wanita mengenai pemberian hukuman terhadap peminum khamr, yang kutipannya adalah sebagai berikut:

b. Atas dasar apakah hukuman itu diambil?


1. Pengakuan si peminum, bahwa telah meminum khamr.


2. Kesaksian dua orang saksi yang adil.

Fiqih Wanita Edisi Lengkap Hal. 617.

Mohon maaf, sebelumnya terdapat kesalahan pengetikan yang saat ini sudah diperbaiki.

Maka aku menyatakan bahwa, sebelum aku memutuskan untuk menjatuhkan hukuman kepada Raffi Ahmad, Roger Danuarta dan beberapa orang yang memiliki kasus narkoba lainnya, dalam tulisan ini aku menyatakan bahwa:


AKU BERSEDIA MENERIMA HUKUMAN CAMBUK SESUAI SYARIAT ISLAM SEBANYAK 40- 80  KALI DI ISTORA SENAYAN ATAU DI ACEH DENGAN DISAKSIKAN KHALAYAK ATAS KESALAHAN AKU PERNAH MEMINUM MINUMAN BERALKOHOL.

->Aku kerap menyarankan untuk menghindari kapitalisme bukan berarti melarang penggunaan huruf kapital/ huruf besar dengan susunan seperti di atas.

Dikarenakan beberapa hal salah satunya frasa Gelora Bung Karno (GBK) yang sangat kental dengan nuansa politis maka aku mengganti frasa tersebut dengan frasa Istora Senayan.

Aku harap yang memutuskan pelaksanaan hukum Islam tersebut adalah ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bapak Din Syamsudin yang berasal dari ormas Muhammadiyah ormas yang sepengetahuan aku disinyalir banyak menghindari bid'ah. Karena menurut Abi aku, percuma beragama Islam jika kerap melakukan bid'ah. Maksudnya adalah bagi aku dan kaum Muslimin sepatutnya menghindari bid’ah. Sedangkan bagi non Muslim, sepatutnaya masuk Islam dan menghindari bid’ah.

4. Apabila kamu melihat orang-orang yang ragu dalam agamanya dan ahli bid’ah sesudah aku (Rasulullah Saw) tiada maka tunjukkanlah sikap menjauh (bebas) dari mereka. Perbanyaklah cerca dan kata tentang mereka dan kasusnya. Dustakanlah mereka agar mereka tidak makin merusak (citra) Islam. Waspadai pula orang-orang yang dikhawatirkan meniru-niru bid’ah mereka. Dengan demikian Allah akan mencatat bagimu pahala dan akan meningkatkan derajat kamu di akhirat. (HR. Ath-Thathawi). 1100 Hadits Terpilih: Sinar Ajaran Muhammad: Hal. 56. 

Aku beriman kepada Allah dan rasul-Nya, berdasarkan hadits di atas, disebutkan bahwa pelaku bid’ah sudah sepatutnya dihindari bahkan diberikan nasihat berupa cerca. Maka jika melakukan ibadah namun ragu, maksudnya tidak berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadits maka sebaiknya dihindari. Hal-hal yang meragukan dan tidak jelas ayat Al Qur’an maupun dalil Al Haditsnya seperti membaca doa qunut setiap shalat Subuh; perayaan memperingati Maulid, Rajab dan tahun Hijriyah; terawih 23 rakaat berjamaah; takbir keliling di malam lebaran; teori imkanur ruk’yat yang membuat shaum dan lebaran kaum Muslimin menjadi berbeda-beda dan berbagai bid’ah serta kesesatan lainnya sebaiknya dihindari.  Selain bid’ah ada juga kesesatan lainnya seperti pernyataan bahwa semua agama benar, apabila ada ulama/ kyai menyatakan hal semacam demikian maka dipastikan ulama/kyai tersebut haruslah dipecat dari keulamaannya. Hanya Islam agama yang diridhai Allah.

Kembali ke hukum untuk untuk mengkonsumsi bahkan mengedarkan khamr termasuk narkotika. Sementara ini, mungkin skema mekanisme pelaksanaan hukum Islam adalah sebagai berikut: Selain diputuskan oleh hakim dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), dengan diketahui oleh Kementrian Agama (Kemenag) R.I, diketahui oleh menteri agama yang merupakan seorang Muslim. Hakim bisa saja bukan dari kalangan ulama, namun dari kalangan Muslim yang memahami dan bersedia menjalankan hukum/ syariat Islam.

Sedangkan eksekutor atau algojo untuk hukuman cambuk atau hukuman mati bisa dari kalangan Tentara Nasional Indonesia (TNI) miasalnya anggota TNI AD/ anggota KOPASSUS yang beragama Islam. Walaupun para anggota TNI mungkin banyak yang merupakan warga Nahdiyin namun institusi TNI sendiri tidak bisa dilepaskan dari tokoh bernama Jendral Soedirman yang merupakan seorang guru Muhammadiyah. Jika bukan TNI, eksekutor/ algojo hukum cambuk atu hukum mati adalah lebih baik Polisi Syariah dari Aceh.


Sebelumnya aku sampaikan permohonan maaf atas masukan yang keliru untuk hukuman berdasarkan syariat Islam terkait khamr dan narkoba. Penjelasan di bawah ini merupakan hasil peninjauan kembali  atas hukuman berdasarkan syariat Islam terkait khamr termasuk narkoba.

Hukuman berdasarkan syariat Islam terkait konsumsi khamr dan narkoba dibagi ke dalam tiga kategori kasus. Pertama, hukuman bagi produsen/pengedar khamr (minuman beralkohol serta narkoba); kemudian kedua, hukuman bagi peminum khamr dan atau pemakai narkoba; serta ketiga hukuman bagi produsen/pengedar sekaligus pemakai narkoba. Berikut adalah penjabaran jenis hukuman untuk tiga kategori kasus tersebut:

1.      Produsen/Pengedar Khamr 

Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik[414], atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar, kecuali orang-orang yang taubat (di antara mereka) sebelum kamu dapat menguasai (menangkap) mereka; maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [Al Maa’idah (5): 33-34]
[414]. Maksudnya ialah: memotong tangan kanan dan kaki kiri; dan kalau melakukan lagi maka dipotong tangan kiri dan kaki kanan.

Dikarenakan khamr kususnya narkoba adalah hal yang merusak maka memproduksi dan atau mengedarkannya adalah suatu perbuatan membuat kerusakan di muka bumi, maka berdasarkan terjemah firman Allah di atas, hukuman sesuai syariat Islam bagi produsen dan atau pengedar khamr (minuman beralkohol serta narkoba) dibagi ke dalam beberapa kategori berdasarkan jumlah barang yang diproduksi atau diedarkan atau berdasarkan intensitas penangkapan akibat aktifitas memproduksi atau mengedarkan narkoba. Produsen dan pengedar kahmr -terutama yang melakukan hal tersebut secara sengaja bertindak sebagai produsen maupun pengedar- adalah sama-sama merupakan pembuat kerusakan di muka bumi, maka jenis hukuman bagi produsen maupun pengedar adalah sama, hukumannya dijabarkan di bawah ini.

19. Hindarkanlah tindakan hukuman terhadap seorang Muslim sedapat mungkin karena sesungguhnya lebih baik penguasa bertindak salah karena membebaskannya daripada salah karena menjatuhkan hukuman. (HR. Attirmidzi dan Al Baihaqi) 1100 Hadits Terpilih: Sinar Ajaran Muhammad. Hal: 175.

  1. Penjara
Hukuman berupa kurungan atau penjara, didasarkan pada terjemah hadits berikut:

14. Rasulullah Saw pernah memenjarakan seseorang karena suatu tuduhan kemudian dibebaskannya. (HR. Annasa’i). Ibid. Hal: 173.

Hukuman jenis pertama bagi produsen/pengedar khamr dan atau produsen/pengedar narkoba adalah hukum penjara. Hukuman ini merupakan hukuman paling ringan. Hukuman penjara ini dijatuhkankepada setiap orang yang tertangkap pada kali pertama melakukan aksinya memproduksi/mengedarkan khamr yakni berbagai jenis minuman beralkohol terutama yang berpotensi memabukkan dan atau mengedarkan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya dalam jumlah yang tidak terlalu signifikan misalnya dari mulai 1 linting ganja sampai maksimal 1 kg ganja, atau dari 1 butir extacy sampai maksimal 50 butir. Lama masa kurungan tergantung dari banyaknya jumlah barang haram yang diedarkan.

Pengedar dipenjarakan di tempat memang dikondisikan sebagai tempat yang steril dari peredaran khamr khususnya steril dari pengedaran narkoba contohnya penjara yang terletak di insitusi seperti Badan Anti Narkotika. Penjara ini pun sepatutnya memberikan pemahaman agama kepada para pengedar, khususnya pemahaman bagi pelaku yang beragama Islam mengenai larangan khamr beserta hukuman bagi pelanggaran terkait khamr berdasarkan syariat Islam. 



Berdasarkan informasi yang aku baca di Wikipedia, Corby didakwa atas tindakannya membawa 4.2 kg ganja. Dengan demikian, hukuman yang dimungkinkan untuk Corby adalah hukuman penjara.

  1. Diasingkan
Hukuman pengasingan dijatuhkan kepada setiap orang yang telah tertangkap untuk kedua kalinya dalam memproduksi/mengedarkan khamr yakni berbagai jenis minuman beralkohol terutama yang berpotensi memabukkan dan atau mengedarkan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya dalam jumlah yang tidak terlalu signifikan; atau setiap orang yang telah tertangkap untuk pertama kalinya dalam memproduksi/mengedarkan khamr yakni berbagai jenis minuman beralkohol terutama yang berpotensi memabukkan dan atau mengedarkan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya dalam jumlah yang signifikan misalnya mulai dari 1 kg sampai maksimal 10 kg ganja atau mulai dari 50 butir sampai maksimal 500 butir extacy.

Diasingkan disini bukan lagi diasingkan di penjara, mungkin ada sebagian orang yang khawatir jika penjara akan menjadi tempat menambah ilmu dan jaringan terkait narkoba, terlebih aku prihatin dengan adanya salah satu lapas yang menjadi tempat produksi narkoba. 

Kemudian, menurut pendapat aku, jika pelaku yang berdomisisli di Bandung atau di Jakarta direhabilitasi di Lido, Sukabumi itu bukan termasuk diasingkan karena dari Bandung atau dari Jakarta ke Sukabumi jaraknya tergolong dekat jika menggunakan kendaraan, untuk itu sepatutnya diasingkan ke tempat yang jauh. Menurut pendapat aku, rehabilitasi tidak apat dikategorikan pada jenis hukuman sesuai syariat Islam untuk kasus khamr, rehabilitasi merupakan tindakan pengobatan, dan sepatutanya rehabilitasi pun dilakukan sesuai syariat Islam.

->Aku beberapa kali mendengar kisah mengenai dua kake aku yang merupakan anggota Tentara, ketika zaman perjuangan, mereka berjalan kaki dari Sukabumi ke Yogyakarta, kemudian kembali lagi masih dengan berjalan kaki dari Yogyakarta ke Sukabumi. Selain itu kake aku yang seorang Polisi, ayah dari Abi aku, pada jaman perjuangan berjalan kaki dari Sukabumi ke Jawa Timur dan kembali dengan berjalan kaki dari Jawa Timur ke Sukabumi. Dengan demikian, aku berpikir, jarak dari Jakarta ke Sukabumi menggunakan kendaraan adalah tergolong dekat.
Untuk hukuman pengasingan baiknya pelaku yang mendapat hukuman pengasingan yang berdomisili di pulau Jawa diasingkan ke pesantren di Aceh, sedangkan pelaku  yang mendapat hukuman pengasingan yang berdomisili di pulau Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi bisa diasingkan ke pesantren di pulau Jawa, di pulau Jawa banyak terdapat pesantren seperti Gontor atau pesantren Ngruki. Semoga dengan diasingkannya seorang yang terlibat narkoba ke pesantren yang jauh dari tempat domisili si pelaku, dapat membentuk pribadi shaleh yang memahami agama Islam.

Bagi non Muslim (khususnya Yahudi dan Nasrani) yang patut mendapat hukuman kasus pengasingan, bisa memilih, diasingkan ke pesantren atau dihukum sesuai hukuman yang dimungkinkan berdasarkan Alkitab, hukum mati.

  1. Potong Tangan dan Kaki Tahap I
Hukuman potong tangan dan kaki tahap I dijatuhkan kepada setiap orang yang telah tertangkap untuk ketiga kalinya dalam memproduksi/mengedarkan khamr yakni berbagai jenis minuman beralkohol terutama yang berpotensi memabukkan dan atau mengedarkan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya dalam jumlah yang tidak terlalu signifikan; atau setiap orang yang telah tertangkap untuk pertama kalinya dalam memproduksi/mengedarkan khamr yakni berbagai jenis minuman beralkohol terutama yang berpotensi memabukkan dan atau mengedarkan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya dalam jumlah yang signifikan misalnya lebih dari 10 kg ganja atau lebih dari 500 butir extacy.

  1. Potong Tangan dan Kaki Tahap II
Hukuman potong tangan dan kaki tahap II dijatuhkan kepada setiap orang yang telah tertangkap untuk keempat kalinya dalam memproduksi/mengedarkan khamr yakni berbagai jenis minuman beralkohol terutama yang berpotensi memabukkan dan atau mengedarkan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya dalam jumlah yang tidak terlalu signifikan; atau setiap orang yang telah tertangkap untuk kedua kalinya dalam memproduksi/mengedarkarkan khamr yakni berbagai jenis minuman beralkohol terutama yang berpotensi memabukkan dan atau mengedarkan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya dalam jumlah yang signifikan misalnya lebih dari 10 kg ganja atau lebih dari 500 butir extacy.
Bagi non Muslim (khususnya Yahudi dan Nasrani) yang patut mendapat hukuman kasus potong tangan dan kaki, bisa memilih, diasingkan ke pesantren atau dihukum sesuai hukuman yang dimungkinkan berdasarkan Al kitab, hukum mati.

  1. Dibunuh/ Hukum Mati
Hukuman mati dijatuhkan kepada setiap orang yang telah tertangkap untuk kelima kalinya memproduksi/mengedarkan narkoba dalam jumlah yang tidak terlalu signifikan; atau setiap orang yang telah tertangkap untuk ketiga kalinya memproduksi/mengedarkan narkoba dalam jumlah yang signifikan; atau setiap orang yang telah tertangkap untuk pertama kalinya dalam memproduksi/mengedarkan khamr yakni berbagai jenis minuman beralkohol terutama yang berpotensi memabukkan dan atau mengedarkan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya dalam jumlah yang sangat signifikan misalnya mengedarkan lebih dari 1 ton ganja atau lebih dari 10.000 butir extacy.

Hukum Islam untuk kasus narkoba dengan pelaku bernama Freddy Budiman: Berdasarkan berita yang aku tonton via televisi beberapa waktu lalu, menurut pendapat aku, hukuman mati pantas dijatuhkan kepada Freddy yang telah tertangkap untuk kesekian kalinya sebagi bandar besar narkoba. Aku harap hukuman mati tersebut memang dilaksanakan, bukan sekedar wacana.



Catatan: Seorang yang merupakan produsen sekaligus pengedar dapat dijatuhi hukuman dua kali lipat dari hukuman yang dijatuhkan kepada seorang yang hanya menjadi produsen atau hanya menjadi pengedar khamr.

2.      Peminum Khamr dan atau Pemakai Narkoba

1805. Dari Saib bin Yazid r.a. katanya: Di masa Rasulullah saw. Dibawa kepada kami orang yang meminum minuman yang memabuk dan di masa pemerintahan Abu Bakar dan permulaan pemerintahan Umar. Kami berdiri memukul orang itu dengan tangan, terompah dan mantel kami. Tetapi di akhir pemerintahan Umar, dipukulnya orang minum itu empat puluh kali. Dan setelah melampaui batas dan bertambah jahatnya dipukulnya delapan puluh kali. Sahih Bukhari IV Hal. 94.

Hukum Islam bagi pengkonsumsi khamr dan atau narkoba adaklah berupa hukum cambuk 40x-80x, hal ini sesuai dengan sunnah Rasulullah saw dan sunnah Kaligah Umar bin Khattab r.a, hukuman ini tertera dalam terjemah hadits yang telah tertera di atas. Namun, jika terdapat perselisihan di kalangan umat terkait cambukan pada hitungan ke- 41 sampai ke-80, maka hukuman cambuk cukup sebanyak 40 kali seperti pada masa Rasulullah Muhammad saw.

Hukum Islam untuk permasalahan meminum minuman beralkohol yang pernah aku, Siti ruhana binti R. Muhammad Syarif Hidayat, lakukan: Hukum Islam yang pantas dijatuhkan kepada aku terkait mengkonsumsi inuman beralkohol adalah hukum cambuk sebanyak 40-80 kali. Aku sangat berharap hukum cambuk tersebut dapat dilaksanakan.

Kemudian hukum Islam untuk kasus narkoba yang dilakukan Roger Danuarta: Berdasarkan pertimbangan bahwa menurut berbagai pemberitaan, Roger mengkonsumsi narkoba secara pribadi serta ia bukan pengedar maka hukuman sesuai syariat Islam yang dimungkinkan untuk Roger Danuarta adalah hukum cambuk sebanyak 40-80 kali. Setelah proses hukum cambuk, barulah Roger menjalani rehabilitasi. Atau jika Roger tidak rela dengan hukuman sesuai syariat Islam, dia mau hukuman sesuai Alkitab, bisa saja Roger dihukum mati.

Mohon maaf, dikarenakan kekurang cermatan aku, sebelumnya terdapat kekeliruan dalam memutuskan masukan hukuman sesuai syariat Islam yang patut dijalani oleh Roger, namun saat ini putusan tersebut telah aku perbaiki. Baiknya hukuman cambuk dilaksanakan terhadap Roger Danuarta yang telah tertangkap tangan menggunakan narkoba jenis heroin hingga sakau.

-> Itu Roger Danuarta qo lama amat dipenjaranya? Kalo saja hukum cambuk dilaksanakan, untuk kasusnya kali ini Roger ga perlu berlama-lama di tahanan, hukum cambuk sebentar juga kelar. Terlebih hukum cambuk adalah jenis hukuman yang ditentukan oleh Allah melalui Rasul-Nya yang dijatuhkan kepada peminum khamr (termasuk pemakai narkoba).

[Ada kalanya aku masih mengikuti perkembangan kasus Roger Danuarta terutama via internet. Aku baca via Okezone.com; Liputan 6.com juga mungkin situs lainnya. Kaum Muslimin maafin aku ya, aku masih suka ngurusin artis maupun publik figure terutama mereka yang pernah aku sukai, sangat sukai atau seorang yang masih aku sukai. Semoga kedepannya aku bisa berubah menjadi lebih baik. Semoga Allah mengaruniakan taufiq dan hidayah-Nya kepada aku untuk menjadi makhluk-Nya yang bertaqwa. Aamiin.]

Melalui tulisan ini aku tetap akan mengajak dan menghimbau Roger untuk masuk dan memeluk Islam. Dengan masuknya seseorang ke dalam Islam, maka Allah menghapuskan segala dosa dan kesalahan yang diperbuat pada masa jahiliyah atau kafirnya seseorang tersebut. Aku mau bilang sama Roger: “Wei, mau masuk Islam? Wei, masuk Islam aja.” -> Maksa.

3.      Produsen/Pengedar Sekaligus Pemakai Khamr

Berdasarkan syariat Islam, produsen/pengedar sekaligus pemakai mendapat dua hukuman, hukuman atas aktifitas sebagai pemakai dan hukuman atas aktifitas sebagai produsen/pengedar khamr (minuman beralkohol serta narkoba). Hukuman sebagai pengedar adalah tergantung dari jumlah barang yang diproduksi atau diedarkan atau berdasarkan intensitas penangkapan akibat aktifitas memproduksi atau mengedarkan narkoba. Hukumannya telah dijabarkan di atas, beberapa jenis hukuman tersebut adalah hukuman kurungan/penjara; pengasingan; pemotongan tangan dan kaki tahap I; pemotongan tangan dan kaki tahap II; dan hukuman mati.

Kemudian hukuman berdasarkan syariat Islam atas aktifitas sebagai  pemakai khamr (minuman beralkohol serta narkoba), yakni hukuman cambuk sebanyak 40-80x.

Mengenai hukuman Islam untuk kasus narkoba yang dilakukan Raffi Ahmad: Dari beberapa sumber yang aku dapat, diberitakan bahwa Raffi menggunakan narkoba bersama teman-temannya. Ada pula berita yang termuat dalam koran yang aku ga tau namanya koran apa karena koran tersebut merupakan potongan kertas kecil bekas bungkus cabe apa bungkus bawang gitu. Berita yang termuat dalam potongan koran tersebut adalah mengenai Raffi meminta diracikkan narkoba jenis MDMA, di berita tersebut ditulisakan nama Agus Setiawan sebagi saksi dari pihak BNN. Berdasarkan berita tersebut, menurut hemat aku, karena Raffi Ahmad mengkonsumsi narkoba bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi ia juga memesan untuk teman-temannya, maka dapat ditarik simpulan bahwa Raffi bukan hanya sebagai pemakai tapi secara tidak langsung merupakan pengedar. Hanya saja, disinyalir bahwa Raffi bukan pengedar besar serta bukan bandar narkoba maka hukumannya pun tidak seberat pengedar besar serta bandar narkoba tapi tidak seringan pengguna yang menggunakan hanya untuk konsumsi pribadi. 

Sebelumnya aku memohon maaf atas masukan untuk putusan yang aku anggap keliru, sebelumnya dengan berbagai pertimbangan, Raffi aku kenai hukuman pengasingan. Saat ini aku berusaha memperbaiki putusan yang aku buat. 

Menurut hemat aku, berdasarkan syariat Islam, Raffi dikenai dua tuntutan hukuman yakni hukuman untuk aktifitasnya sebagai pengedar dan hukuman untuk aktifitasnya sebagai pemakai narkoba. Hukum Islam atas aktifitas Raffi sebagai pengedar tidak langsung dan berskala kecil adalah berupa hukuman kurungan/penjara. Menurut pendapat aku, masa kurungan yang telah dijalani Raffi di kantor yang menangani kasus narkotika aku anggap telah cukup. Kemudian sehubungan Raffi pun telah menjalani masa rehabilitasi di Lido, Sukabumi, dengan demikian Raffi tinggal menjalani hukuman sesuai syariat Islam untuk aktifitasnya sebagai pemakai narkoba, hukuman tersebut adalah hukum cambuk sebanyak 40-80 kali.

->Jadi Raffi, Roger dan aku sama-sama musti menjalani hukum cambuk. Dengan berbagai pertimbangan, baiknya tempat minimal waktu pelaksanaan hukum cambuk untuk aku dan mereka dipisahkan. 

Catatan: Seorang yang dikenai hukuman karena aktifitasnya sebagi produsen/pengedar serta pemakai khamr maka hukuman yang harus dijalani terlebih dahulu adalah hukuman untuk aktifitas sebagai pemakai, baru kemudian hukuman untuk aktifitas sebagai produsen/pengedar khamr. Hukuman untuk untuk aktifitas sebagai produsen/pengedar khamr dapat pula di laksanakan bersamaan dengan program rehabilitasi. Aku ulangi sekali lagi, rehabilitasi bukan merupakan jenis atau kategori hukuman sesuai syariat Islam, rehabilitasi merupakan tindakan pengobatan, rehabilitasi sepatutnya dilakukan sesuai syariat Islam.

Saran:
Penyitaan barang haram berupa khamr yakni berbagai jenis minuman beralkohol terutama yang berpotensi memabukkan serta narkotika psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya wajib dilakukan oleh pihak yang berwenang. Setelah disita, barang-barang tersebut wajib pula dimusnahkan.

Badan Narkotika Nasional semestinya mengganti nama menjadi Badan Anti Narkotika Nasional. Kemudian Polisi satuan narkotika jangan sampai dinamai Narcotic Police atau Narcotic’s Police, sepatutnya namanya Anti Narcotic Police/ Polisi Anti Narkotika.

Lalu, aku menghimbau Bapak Yapto Saptohudojo beserta para putra dan keluarga, selaku keluarga Bani Israil di Indonesia, berperan aktif dalam pemberantasan minuman beralkohol; narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya khususnya di Indonesia. Mari bersama-sama memberantas narkoba serta berusaha menegakkan syariat Islam di Indonesia bahkan bahkan di dunia.

Semoga Allah memberikan taufiq dan hidayah-Nya kepada aku dan semua pria Muslim yang pernah aku cintai/ yang pernah aku sayangi  dan atau yang pernah mencintai aku / menyayangi aku; juga kepada kaum Muslimin untuk bertaqwa kepada Allah. Semoga Allah memberikan hidayah-Nya kepada semua pria non Muslim yang pernah yang masih aku cintai/ yang pernah aku sayangi  dan atau yang pernah mencintai aku / menyayangi aku; dan kepada seorang pria non Muslim yang masih aku cintai, serta kepada seluruh non Muslim untuk masuk dan memeluk Islam. Aamiin.

Semoga dengan demikian hukum dan syariat Islam dapat tegak di muka bumi ini. Semoga Allah meridhai aku dan kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Aamiin.

Catatan:
Waktu hari Jumat 21.02.14 -> 21 Rabiul Akhir 1435 H, saat mempublish tulisan ini dan tulisan yang satu lagi, koneksi internetnya aneh. Biasanya jam 09 atau jam 10 pagi kuota XL yang saat itu aku pake uda habis tapi ini sampe ½ 11 masih ada, aku pake sampe sekitar jam segitu untuk ngetest apakah memang koneksinya melebihi waktu biasanya. Kerjaan siapakah ini, Intelejen, Yahudi/ Nasrani? Mohon tidak ada jebakan, black campaign, suap dan kejahatan lainnya untuk menentang hukum dan syariat Islam. Namun jika hal tersebut dilakukan untuk mendukung tegaknya syariat Islam, aku sampaikan terima kasih, hanya saja caranya tidak boleh dengan cara ilegal, tapi musti sesuai syariat Islam. Kemudian hari ini 28.02.2014 -> 28 Rabiul Akhir 1435 H koneksi Indosat Mentari di modem tiba-tiba terkendala. Kenapa kah ini? 

         Al Qur’an dan Terjemahannya, Depag RI. Dicetak di Medinah Munawwarah, 1412 H.
         Al Qur’an dan Terjemahnya (digital). Rajab 1424 (September 2003) Website:http://geocities.com/alquran_indo. E-mail alquran_indo@yahoo.com.
         Al Kitab. Lembaga Alkitab Indonesia: Djakarta. 1970.
         Makanan dan Minuman Halal. -> Aku harap ada beberapa pernyataan di dalam buku ini yang diralat atau diperbaiki agar pernyataannya sesuai syariat Islam.
         Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam jilid 1. ‘Abdu ‘l-Lah Nashih ‘Ulwan, Dr. Asy-Syifa’: Semarang, 1981.
         Pola Makan Rasulullah. Abdul Basith Muhammad as-Sayyid, Prof. Dr. Penerjemah: M. Abdul Ghoffar, H. M. Iqbal Haetami, Lc. Jakarta: Almahira: 2009.
         Tarjamah Riyadhus Shalihin Jilid 1. Imam Nawawi. Penerjemah: Agus Hasan Bashori Al Sanuwi dan Muhammad Syu’aib Al Faiz Al SanuwiSurabaya: Duta Ilmu, 2006.
         Terjemah Hadits Shahih Bukhari I-IV. Penerjemah: H. Zainudin Hamidy – H Fachrudin Hs, H. Nasharudin Thaha – Johar Arifin, A. Rahman Zainuddin M. A. Jakarta: Widjaya, 1992.
21/02/2014 -> 21 Rabiul Akhir 1435 H
http://metro.sindonews.com/read/2014/02/17/31/836473/kronologi-pakai-putau-ala-roger-danuarta
http://m.news.viva.co.id/news/read/481942-kronologi-tertangkapnya-roger-danuarta
http://m.news.viva.co.id/news/read/481942-kronologi-tertangkapnya-roger-danuarta
http://news.detik.com/read/2014/02/17/100114/2499170/10/ditemukan-dalam-kondisi-teler-ini-kronologi-penangkapan-roger-danuarta?ntprofil
23/02/2014 -> 23 Rabiul Akhir 1435 H
http://www.tempo.co/read/news/2013/09/13/219512887/Narkoba-Raffi-Ahmad-Proses-Masuk-dalam-UU-Narkotik
http://www.tempo.co/read/news/2014/02/17/219554889/Kasus-Narkoba-Roger-Danuarta-Ditangkap-Polisi
http://www.tempo.co/read/news/2014/02/18/064555197/BNN-Heroin-Roger-Danuarta-Langka-di-Indonesia


Tulisan ini merupakan pengembangan dari tulisan aku yang berjudul “Minuman Beralkohol” yang ditulis pada:

28/03/2011
30/05/2011

serta catatan yang dibuat pada:

23242531/01/2011
2829/05/2011
18/08/2011

Kemudian dikembangkan pada:

2021/02/2014 -> 20212324 Rabiul Akhir 1435 H

Revisi dan pengembangan:

23242728/02/2014 -> 23242728 Rabiul Akhir 1435 H
0102/03/2014 -> 2930 Rabiul Akhir 1435 H
0304060708101314
202123/03/2014202123 -> 0102040506080911121921 Jumadil Awal 1435 H


010227.04.2014 -> 010227 Jumadil Akhir 1435 H
19.05.2014 -> 19 Rajab 1435 H 
28.08.2016 -> 25 Dzulqoidah 1437 H


Wallahu’alam bi showab.

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.



0 komentar: