Olah Raga Sesuai Syariat Islam



Ahmad dan Abu Daud meriwayatkan dari ‘Aisyah r.a. bahwa ia berkata: Rasululullah mengejarku, maka aku kejar beliau. Dan dalam beberapa lama saya terus unggul dalam setiap kali berlomba, sehingga ketika badanku jadi gemuk, lantas kami berlomba lari lagi, beliau dapat mengungguliku. Maka beliau berkata ‘satu-satu”. Abdullah Nashih Ulwan, 1981: P. 341.

Abu Daud meriwayatkan bahwa rasulullah saw. Gulat dengan “Rukanah”, dan Rasulullah saw. beberapa kali dapat menjatuhkannya.

“Memanahlah dan aku bersama kalian semua” Ibid P. 342.

 “Segala sesuatu yang di dalamnya tidak ada dzikru ‘I-Lah, mengingat Allah, maka ia adalah permainan yang melalaikan, kecuali empat macam: memanah, melatih kudanya, bercumbu dengan istrinya dan belajar bereng…” Ibid P. 343.

Tulisan ini dibuat terkait event Islamic Solidarity Games. Menurut pendapat aku, Islamic Solidarity Games ini merupakan sarana yang baik untuk mempererat ukuwah Islamiyah. Hanya saja aku memberikan masukan agar Presiden, Ketua Islamic Solidarity Games dan Menteri Pemuda dan Olah Raga sebagai orang-orang yang bertanggung jawab atas  penyelenggaraan event tersebut dapat membuat event tersebut sesuai dengan aturan Islam, diantaranya dengan mewajibkan SELURUH peserta Islamic Solidarity Games baik pria maupun wanita berpakaian menutup aurat sesuai syariat Islam, misalnya seluruh wanita mengenakan jilbab atau minimal mengenakan pakaian olah raga berupa celana panjang longgar dan baju panjang semacam tunik longgar tentunya dilengkapi kerudung, sedangkan pria mengenakan baju yang menutup aurat  dan celana di bawah lutut, sesuai syariat Islam.

Kemudian aku menyayangkan pembukaan Islamic Solidarity Games yang begitu megah. Padahal sepatutnya acara-acara Islam keseluruhannya dilangsungkan secara sederhana. Di dalam Islam memang tidak dianjurkan bermegah-megah, berlebihan, atau menghambur-hamburkan harta (anggaran keuangan), kita juga harus mengingat bahwa masih banyak rakyat Indonesia, Muslim, yang kelaparan, fakir dan miskin.

Pakaian pengisi acara pada acara pembukaan ada yang memang sudah terlihat sopan bahkan mengenakan jilbab namun masih banyak perempuan yang tidak berpakaian menutup aurat sesuai syariat Islam. Pemerintah sepatutnya bekerja sama dengan para designer MUSLIM dalam membuat pakaian sesuai syariat Islam untuk mempererat ukuwah Islamiyah demi meraih ridha Allah di dunia dan di akhirat. Kemudian baru dapat menggunakan jasa designer non-Muslim dengan syarat pakaian yang dibuat harus sesuai dengan syariat Islam serta para pemimpin Muslim sepatutnya ingat untuk mengingatkan bahkan mengajak para non-Muslim untuk masuk dan memeluk Islam. 

Sebagai pengingat bagi diri sendiri dan kaum Muslimin, berikut cabang-cabang olah raga yang boleh dipertandingkan menurut sunnah Rasulullah diantaranya:
Lomba Lari. -> Dengan pakaian dan tata cara yang sesuai syariat Islam.
Gulat. -> Dengan pakaian dan tata cara yang sesuai syariat Islam. Gulat tidak diperbolehkan mencederai peserta.
Main Panah. -> Dengan pakaian dan tata cara yang sesuai syariat Islam.
Main Tombak. -> Dengan pakaian dan tata cara yang sesuai syariat Islam.
Menunggang Kuda. -> Dengan pakaian dan tata cara yang sesuai syariat Islam.
Berenang. Dengan pakaian dan tata cara yang sesuai syariat Islam. Misalnya, pakaian renang menutup aurat. Baiknya cabang renang ini hanya untuk pria, jika para perempuan ingin mengikuti olah raga renang, maka diadakan di ruang tertutup khusus wanita dan tidak untuk dipublikasikan.
Berburu. -> Dengan pakaian dan tata cara yang sesuai syariat Islam. Buruan harus berupa hewan yang dapat disantap, halal dan thayib.

Aku khawatir Presiden, Ketua Islamic Solidarity Games dan Menteri Pemuda dan Olah Raga di akhirat kelat dituntut oleh Allah swt karena tidak menegakkan hukum dan syraiat Islam padahal mereka memiliki kewenangan. Semoga  Aku, Presiden, Ketua Islamic Solidarity Games dan Menteri Pemuda dan Olah Raga serta kaum Muslimin dapat menegakkan hukum dan syariat Islam di Indonesia bahkan di dunia. Amin. Semoga dengan terjalinnya ukuwah Islamiyah yang erat di jalan Allah, Allah meridhai kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Amin.

Source:
Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam jilid 2. ‘Abdu ‘l-Lah Nashih ‘Ulwan, Dr. Asy-Syifa’: Semarang, 1981.

Televisi: MNC group. tv one. Aku mengajak para non-Muslim yang bernaung di dalam dunia penyiaran tersebut serta non-Muslim seluruhnya untuk masuk dan memeluk Islam. Semoga Allah memberikah hidayah kepada para non Muslim untuk masuk dan memeluk Islam. Amin. Aku mengajak diri sendiri, para Muslim yang bernaung dalam dunia penyiaran tersebut dan kaum Muslimin seluruhnya untuk menegakkan hukum dan syariat Islam. Semoga Allah memeberikan taufiq dan hidayah kepada aku dan kaum Muslimin untuk menegakkan hukum dan syariat Islam, untuk bertaqwa kepada Allah. Semoga Allah merahmati dan meridhai aku dan kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Amin. 

Wallahu’alam.

01.10.13 -> 25 Dzulqo’dah 1434 H
09.01.14 -> 07 Rabiul Awal 1435 H
 
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah

0 komentar: