Ya Allah, selamatkalah Mesir


Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu[99], sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. Q.S. Al Baqarah (2): 153
[99]. Ada pula yang mengartikan: Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat.

Mengenai tragedi di Mesir:
Menurut pemberitaan, salah seorang narasumber -di tv one- menyatakan bahwa NU menyerukan untuk melaksanakan shalat ghaib disamping itu ajakan untuk membaca qunut nazilah sebagai tindakan kepedulian terhadap Muslim di Mesir, jika memang demikian maka tidakan tersebut adalah hal yang benar sesuai syariat Islam.

[Yang tidak aku setujui dari sikap NU adalah menganggap Pancasila sebagai keputusan final, kemudian mempertahankan berbagai tradisi bid'ah juga mengangkat perempuan sebagai calon pemimpin. Padahal sepatutnya aku, NU dan kaum Muslimin seluruhnya mendukung dan menegakkan hukum dan syariat Islam.]
Kemudian, aku menyayangkan sikap Arab Saudi yang berdasarkan pemberitaan (Republika Online), Arab Saudi membela militer yang melakukan kudeta terhadap rezim yang sah. Padahal sepengetahuan aku, rezim yang sah tersebut tidak disinyalir menyimpang dari ajaran Islam, malah sebaliknya berusaha membangkitkan Islam di Mesir. Menurut aku, jika memang Arab Saudi membela militer Mesir, maka tindakan Arab Saudi tersebut merupakan suatu kejahatan. Semoga Arab Saudi dapat memberikan keputusan berdasarkan ketaqwaan kepada Allah.

Selanjutnya, syukron jiddan aku ucapkan kepada Muslim Indonesia yg memiliki kepedulian terhadap Muslim di Mesir. Namun demikian ada baiknya, menurut pendapat aku, lebih baik mengganti orasi tsb dengan shalat fardhu berjamaah dan membaca qunut nazilah.

Atau melakukan tindakan seperti yang telah dicontohkan oleh ormas yg telah aku sebut di atas yakni melaksanakan shalat ghaib, atau memenuhi ajakan untuk berdoa membaca qunut nazilah. Apabila ada Muslim yang tidak dapat melakukan shalat fardu atau shalat ghaib secara berjamaah maka secara pribadi shalat dan berdo’alah kepada Allah swt untuk kebaikan Muslim Mesir khususnya dan kebaikan kaum Muslimin umumnya di dunia dan di akhirat. Semoga Allah menyelesaikan persoalan di Mesir dalam ridha-Nya. Semoga Allah merahmati dan meridhai kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Amin.
Aku juga ucapkan terima kasih kepada para non-Muslim yang telah menunjukkan kepedulian berupa keprihatinan terhadap kondisi di Mesir. Semoga Allah memberikan hidayah kepada kalian untuk masuk dan memeluk Islam. Amin.

-> Mohon maaf untuk penggunaan istilah istigosah sebelumnya. Setelah aku Googling ternyata -khususnya di Indonesia- istigosah cenderung merujuk pada ritual yg menurut pendapat aku merupakan ritual bid'ah.

-> Jika para pria atau ikhwan Muslim Indonesia benar-benar ingin melakukan perlawanan atau berjihad di jalan Allah dengan jiwa dan raga, baiknya langsung angkat senjata berangkat ke Mesir untuk melawan militer Mesir jika memang melakukan kudeta terhadappemerintahan yang sah yang berusaha untuk kebangkitan Islam, serta jika militer Mesir cenderung sekuler dan bengis.

Menurut aku, orasi dapat dilakukan jika suatu permasalahan yang perlu diselesaikan tersebut terjadi di dalam negeri. Aku menyetujui jika orasi atau demo dilakukan langsung –terutama oleh para pria- ke tempat sumber permasalahan atau tempat dimana para pembuat masalah berada. Misal: Orasi memprotes kenaikan BBM yang berkali-kali, orasi menolak penyelenggaraan Miss World maupun kontes-kontes serupa.
 
-> Menurut aku, adalah dibenarkan jika rakyat Mesir mengangkat senjata/ dipersenjatai untuk melawan militer Mesir, jika perjuangannya bertujuan untuk berjihad di jalan Allah. Contoh perang mempertahankan kekuasaan di jalan Allah adalah perang Shiffin.

 (Rasulullah membaca qunut nazilah dalam shalat pada situasi peperangan melawan musuh yang menentang Allah dan Rasul-Nya.)

Semoga Allah merahmati dan meridhai kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Amin.

Wallahu’alam.

262829.08.2013 -> 192122 Syawal 1434 H
06.09.2013 -> 30 Syawal 1434 H



Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

0 komentar: