Noble Women of Now and Hereafter



13. Rasulullah SAW bersabda” Wanita penghuni surga yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiyah binti Mazahim istri Firaun.(Hadis shahih riwayat Ahmad,Thabrani,Hakim,Thahawi dalam Shahih Al Jami’As Saghir no 1135 dan Silsilah Al Hadits Al Shahihah no 1508).

14.         Bahwa ada malaikat yang datang menemui Rasulullah SAW dan berkata “sesungguhnya Fathimah adalah penghulu seluruh wanita di dalam surga”. (Hadis riwayat Al Hakim dalam Al Mustadrak dengan sanad yang baik).

15.         Rasululah SAW bersabda kepada Fathimah“Tidakkah Engkau senang jika Engkau menjadi penghulu bagi wanita seluruh alam” (Hadis riwayat Al Bukhari dalam kitab Al Maghazi) .

16.         Aisyah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Wahai Fathimah, tidakkah anda puas menjadi sayyidah dari wanita sedunia (atau) menjadi wanita tertinggi dari semua wanita dari ummat ini atau wanita mukmin”(Hadis dalam Sahih Bukhari jilid VIII, Sahih Muslim jilid VII, Sunan Ibnu Majah jilid I hlm 518 ,Musnad Ahmad bin Hanbal jilid VI hlm 282, Mustadrak Al Hakim jilid III hlm156). http://senaraihujah.blogspot.com

“Adapun Fatimah adalah putri belaiu yang paling beliau cintai. Beliau katakan bahwa Fatimah adalah wanita surga terkemuka (Sayyidatu Nisaa Ahli Jannah)* 632 Yunus Ali Al –Mudhor, 1992: P. 390.
*632 Jaami’ Turmizhy 11 hal 221 cetakan India.


Tulisan ini dibuat terkait penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia. Aku ingin menyampaikan bahwa Allah telah menetapkan nama-nama perempuan terkemuka di dunia dan di akhirat. Para perempuan yang dimuliakan Allah ini bukan karena mereka mengikuti kontes “beauty pageant or beauty contest” atau menjadi pemimpin pemerintahan di suatu daerah atau di dunia. Para perempuan yang pada tulisan ini aku sebut noble women of now and hereafter adalah para perempuan yang dimuliakan oleh Allah karena keimanan mereka kepada Allah serta ketaatan mereka kepada Allah dan Rasul-Nya, para perempuan tersebut yakni: Kahdijah istri Rasulullah Muhammad saw, Fatimah putri Rasulullah Muhammad saw, Maryam ibunda Nabi Isa Almasih a.s. dan Asiyah istri Firaun/ Pharaoh yang menentang Firaun karena memilih untuk taat kepada Allah Swt dan rasul-Nya.

Dulu aku suka banget nonton berbagai ajang “beauty pageant or beauty contest” atau kontes kecantikan terutama Putri Indonesia dan Miss Universe, aku juga sempat menonton ajang Miss Indonesia dan Miss World hanya saja dulu aku sempet ga terlalu excited menonton dua kontes yang aku sebut terakhir karena aku dulu menganggap bahwa ajang Miss Indonesia dan Miss World ga kreatif, ikut-ikutan kontes Putri Indonesia dan Miss Universe. -> Entah kenapa waktu itu aku memiliki anggapan demikian. Namun demikian, sampai pada tahun 2012 lalu, aku sempat menonton final Miss World, hanya saja aku menonton acara tersebut tidak secara utuh atau keseluruhan dan menonton dengan hati tidak nyaman dan tidak tenang karena aku mulai tidak setuju dengan adanya kontes kecantikan terlebih kontes yang mempertontonkan para wanita yang tidak menutup aurat sesuai syariat Islam.

Terkait Miss World, selain Vania Larissa yang menjelang dan selama ajang Miss World sepertinya menjadi kerap muncul di tv, kemudian Kamidia Radisti, aku juga teringat Shima Bakhar yang profilnya pernah aku baca di majalah Kartini edisi tahun 2005. Apabila Shima adalah non Muslim, aku berdoa semoga Allah memberikan hidayah kepada Shima Bakhar dan semua perempuan non Muslim yang pernah mengikuti ajang Miss World untuk masuk dan memeluk Islam. Semoga Allah memberikan taufiq dan hidayah kepada Muslimah yang pernah mengikuti ajang Miss World untuk menjadi Muslimah yang bertaqwa kepada Allah. Semoga tidak ada lagi ajang beauty contest atau beauty pageant atau yang lebih parah dari itu. Amin.


Aku mungkin pernah bermimpi untuk mengikuti kontes kecantikan semacam Mojang Jajaka Sunda dan Putri Indonesia, impian ini mungkin muncul karena waktu kecil (SD) aku pernah mengikuti lomba busana daerah yang menurut aku lomba tersebut merupakan bibit-bibit atau bagian dari berbagai kontes kecantikan. Aku pernah menjuarai perlombaan busana daerah yang diadakan di sekolah aku, namun untuk perlombaan di luar sekolah, aku kalah. Kekalahan tidak menyurutkan semangat aku untuk terus bertahan di dunia “pamer kecantikan atau kemolekan” karena walaupun aku tidak secantik dan semolek para artis dan para model, saat SMU aku sempat mengikuti sanggar modeling yang seperti pada umumnya dunia modeling hingga tahun 2013 ini, saat itu aku tidak mengenakan pakaian menutup aurat seseuai syariat Islam dan tidak berdandan sesuai syariat Islam.

Sekarang aku tidak menyetujui adanya berbagai kontes kecantikan, apa pun itu seperti Mojang Jajaka Sunda, Abang None Jakarta, Putri Indonesia, Miss Indonesia, Miss World, Miss Universe dan lainnya. Aku pikir kontes-kontes ketampanan dan keelokan pria pun are not necessary. Jika memang kontes tersebut bukan semata kontes kecantikan atau ketampanan, tapi untuk kebaikan umat manusia, aku pikir, tidak perlu menjadi seorang Miss world, Miss Universe atau miss beauty pageant lainnya untuk menjadi pribadi yang baik dan berguna bagi manusia. Misalnya tidak perlu menjadi Miss Indonesia atau Miss World untuk mensosialisasikan kehamilan yang sehat, sosialisasi sepatutnya dilakukan oleh orang-orang kesehatan yang memang ahli dalam bidang tersebut seperti dokter dan bidan atau perawat di seluruh dunia sepatutnya mensosialisasikan mengenai kehamilan yang sehat, terutama yang sesuai syariat Islam. Atau jika bukan praktisi kesehatan, para perempuan dapat ikut membantu program kehamilan yang sehat denga menjai anggota PKK di daerah tempat tinggalnya, mensosialisasikan kehamilan yang sehat sesuai syariat Islam kepada tetangga terdekat atau mensosialisasikan hal tersebut ke seluruh dunia dengan menggunakan internet.
Aku sadar selama ajang Miss World di Indonesia akan manjadi hari-hari yang berat bagi aku karena aku tidak menyetujui ajang tersebut sementara diberitahukan bahwa selama kurang lebih sebulan penyelenggaraan Miss World, televisi akan menayangkan program tersebut. Aku berusaha keras untuk tidak menonton acara tersebut, tapi tetap saja ada iklan atau tayangan singkat yang terlihat yang membuat aku harus mengalihkan pandangan atau mengalihkan channel bahkan mematikan televisi. Minimal menatap iklan dengan expressionless sambil prihatin menyaksikan perempuan yang tidak berjilbab dan juga perempuan non-Muslim.  

Anw aku sempat nonton walaupun hanya sekilas, mengenai sosialisasi kebersihan handuk, terima kasih untuk nasihat yang intinya agar lebih peduli pada kebersihan handuk, sejauh ini aku bukan orang yang rajin mencuci handuk. Semoga aku bisa menjadi lebih peduli terhadap kebersihan handuk aku dan keluarga aku. Namun demikian, aku pikir tidak perlu menjadi Miss World atau miss beauty pageant lainnya serta tidak perlu satu merek handuk tertentu untuk sosialisasi kebersihan handuk. Sepatutnya dinas kesehatan atau organisasi kesehatan dunia semacam WHO yang melakukan sosialisasi terkait kesehatan untuk seluruh manusia, tentunya melakukan sosislisasi sesuai syariat Islam.

Ada satu berita yang sengaja aku tonton terkait Miss World, yakni berita tentang salah satu desainer yang merancang gaun untuk kontestan Miss World, Priyo Oktaviano. Aku nonton berita tersebut karena penasaran dengan gaun yang akan dikenakan para kontestan Miss World, apakah gaunnya membahayakan, menjadi contoh buruk, terutama bagi umat Islam. Gaun rancangan Priyo Oktaviano yang diperlihatkan saat itu cenderung sopan dan tertutup namun belum sesuai syariat Islam, terutama karena ketiadaan jilbab serta warna yang mencolok. Oia aku pernah diperlihatkan foto oleh salah seorang sahabat aku, Gintha Geriana, yang merupakan seorang desainer Muslimah, salah seorang sahabat aku tersebut berfoto bersama Priyo Oktaviano dan rekan dalam sebuah event fashion show. Jika Priyo Oktaviano seorang non Muslim, aku berdoa semoga Allah memberikan hidayah kepada Priyo Oktaviano untuk masuk dan memeluk Islam. Semoga kelak setiap desainer membuat busana yang sesuai dengan syariat Islam. Amin.

Aku sempat berdebat sengit dengan Abi aku perihal penyelenggaraan Miss World di Indonesia. -> Aku dan Abi kemudian bermaaf-maafan. Aku sangat tidak menyetujui penyelenggaraan kontes tersebut dan mendukung jika ada tindakan yang frontal menentang kontes tersebut. Namun Abi aku menyatakan yang intinya terkait Miss World kali ini, karena berbagai hal maka tidak dapat dilakukan tindakan frontal maupun anarkis untuk menolak Miss World karena pemerintah terutama MUI tidak melarang berbagai kontes kecantikan yang serupa dengan Miss World diselenggarakan di Indonesia. Yang sepatutnya dilakukan sehubungan kontes tetap diselenggarakan adalah ulama sepatutnya memberikan tausiyah atau dakwah syiar Islam dengan cara yang ma’ruf kepada para wanita yang datang dari berbagai penjuru dunia tersebut.
Actually, aku kesal terhadap banyak pria Muslim yang lemah dalam melarang kemungkaran, kemaksiatan, dan kekafiran. Kapankah seluruh pria Muslim bisa bangkit dan bersatu melawan kemungkaran, kemaksiatan, dan kekafiran di Indonesia bahkan di dunia. Di mata aku, kebanyakan pria Muslim benar-benar terlihat lemah dalam menegakkan hukum dan syariat Islam, sepertinya sedikit sekali yang benar-benar berani dalam menegakkan hukum dan syariat Islam, aku sangat sedih dan kecewa dengan hal tersebut. Aku kagum dan bersyukur jika melihat ada golongan pria Muslim yang bertindak tegas terhadap kemungkaran, kemaksiatan, dan kekafiran. Semoga Allah meridhai mereka yang berjuang dengan berani di jalan Allah.

Aku sempat sangat terpukul saat mendengar bahwa ajang Miss World salah satunya akan diselengagrakan di Sentul, Bogor. Bogor merupakan tempat dimana warganya kebanyakan beragama Islam, kemudian Bogor merupakan tempat para leluhur aku (area pemakaman keluarga besar aku terletak di daerah Empang, Bogor), juga tempat dimana banyak keluarga aku yang beragama Islam bermukim, seingat aku ada anggota keluarga besar aku yang tinggal di Sentul. Aku sangat sedih jika Bogor dikotori dengan ajang maksiat tingkat dunia. Naudzubillahimindzalik. Karena aku tidak dapat berbuat apa-apa, aku hanya dapat memasrahkan semua kepada Allah swt dengan mengucap inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Aku bersyukur kontes Miss World 2013 ternyata tidak jadi diselenggarakan di Bogor. Alhamdulillah, terima kasih ya Allah. Kemudian aku juga berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah menolak penyelenggaraan Miss World terutama di daerah Bogor yang dihuni oleh mayoritas Muslim. FYI, aku menonton acara Tabligh Akbar yang kalo aku tidak salah dengar pengajiannya berasal dari Sentul. -> ‘Rasanya masjid itu nampak familiar.’ Mungkin ada baiknya acara Tabligh Akbar tidak digelar hingga selarut itu, tapi digelar selepas atau ba’da Dzuhur atau ba’da Ashar hingga waktu Maghrib atau sesekali ba’da Isya dengan jeda shalat Isya berjamaah terlebih dahulu. Namun demikian aku berterima kasih pada penyelenggara acara apabila di Bogor atau di Sentul tidak diadakan program beauty contest tetapi diadakan program Tabligh Akbar. Syukron aku ucapkan kepada para pengisi acara yang telah berusaha berjuang di jalan Allah. Aku terharu melihat pengisi acara yang biasanya tampil dengan pakaian tidak menutup aurat sesuai syariat Islam namun kali itu berpenampilan sopan dan cenderung tertutup walaupun belum sesuai syara, dan terharu saat mengetahui mereka menyanyikan lagu yang mengingatkan kepada Allah. Namun demikian, aku berharap para pengisi acara yang belum menutup auarat sesuai syariat Islam, semoga dapat secara istiqomah menutup aurat sesuai syariat Islam. Kepada aku dan para pengisi acara yang dalam perjuangannya belum sesuai dengan syariat Islam, aku berdoa semoga Allah memberikan taufiq dan hidayah kepada kami untuk dapat berjuang sesuai dengan hukum dan syariat Islam. Amin.  Semoga Allah memberikan ridha-Nya di dunia dan di akhirat kepada orang-orang yang berjuang di jalan Allah. Amin. Semoga Allah memberikan hidayah kepada pihak MNC group yang beragama non Muslim untuk masuk dan memeluk Islam. Amin.

Semoga Allah melindungi dan menyelamatkan Bogor, Jawa Barat dan Indonesia dari kemungkaran, kemaksiatan, dan kekafiran. Amin.

Kemudian, aku sangat kesal dan marah terhadap Harry dan Liliana Tanoesudibjo yang memprakarsai terlaksananya Miss World di Indonesia, padahal MUI, dan kabarnya Menteri Agama, kemudian FPI, Pemuda Muhammadiyah dan Hizbut Tharir sudah melakukan penolakan terhadap ajang Miss World Indonesia.

Saking kesal dan marah, sampai suatu hari aku dan salah satu saudara perempuan aku berdoa ‘Ya Allah matikanlah Harry Tanoesudibjo. Amin.’ Aku kesal kepada HT pertama karena Miss World yang kedua terkait HT yang seorang non Muslim mencoba menjadi wakil presiden di negara Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim. Kaum Muslimin tidak boleh dipimpin oleh non Muslim. Saudara perempuan aku menyatakan doa yang sama dengan doa yang aku panjatkan lebih pada alasan yang kedua. Aku dan saudara perempuan aku tega berdoa seperti demikian karena menurut kami, HT telah benar-benar membuat masalah besar, mencoba merusak akidah dan ahlak kaum Muslimin. Semua orang pasti mati, walaupun hanya Allah yang tahu mengenai kematian yang akan tiba. Aku tidak tahu siapakah yang terlebih dahulu mati, orang-orang yang mendoakan kematian orang lain atau orang yang didoakan kematiannya, namun yang ingin aku sampaikan adalah, aku dan saudara perempuan aku tidak mungkin menarik kembali doa yang telah terucap. Hanya saja, aku dan saudara perempuan aku memilih untuk lebih banyak mendoakan HT khususnya untuk masuk dan memeluk Islam. Semoga jauh sebelum ajal menjemput HT, Allah memberikan hidayah kepada Harry Tanoesudibjo dan keluarga untuk masuk dan memeluk Islam. Amin.    

Kemudian aku sedih dan terpukul saat mengetahui bahwa I Made Mangku Pastika, gubernur Bali, mendukung penyelenggaraan ajang Miss World di Bali. Walaupun kemarahan aku tidak sebesar kemarahan aku jika Miss World diadakan di Bogor, karena saat ini (September 2013/ Dzulqo’dah 1434 H) di Bali mayoritas penduduknya adalah non Muslim, Hindu serta sejauh ini Bali memang sudah biasa digunakan sebagai kawasan maksiat skala internasional. Aku sedih dan terpukul karena suatu hari salah satu saudara aku pernah bercerita yang intinya bahwa Allah memberikan pertolongan-Nya kepada salah satu saudara aku melalui perantara I Made Mangku Pastika. I Made Mangku Pastika pernah membantu salah satu anggota keluarga kami yang sedang bertada dalam kesulitan saat bertugas di Kepolisisan Republik Indonesia.
Dari cerita yang aku tangkap, I Made Mangku Pastika bukan dalam suap atau keburukan namun membantu dalam hal kebaikan. Dari cerita salah satu saudara aku, I Made Mangku Pastika membantu salah satu saudara aku yang sekarang telah tiada tersebut dengan baik dan penuh kesungguhan hati, bahkan di saat sesama Muslim tidak ada yang mau membantu salah satu satu saudara aku tersebut, I Made Mangku Pastika yang seorang non Muslim malah bersedia membantu, I Made Mangku Pastika membantu salah satu saudara aku berarti secara tidak langsung membantu keluarga besar kami. Aku mengetahui hal tersebut saat aku menceritakan mengenai kasus oknum Polisi di Lio Bali yang diungkap oleh seorang wartawan Belanda, Van Der Spek. Kisah mengenai I Made Mangku Pastika, oknum Polisi dan wartawan Belanda tersebut termuat dalam diary aku tertanggal 12.04.2013/ 01 Jumadil Akhir 1434 H.
Aku sadar sejauh ini (hingga Oktober 2013 -> Dzulhijjah 1434 H) sistem POLRI belum menggunakan hukum dan syariat Islam. Semoga kedepannya POLRI dapat menegakkan hukum dan syariat Islam. Amin.
Aku tidak mengenal I Made Mangku Pastika namun aku sangat ingin memberitahukan kepadanya bahwa kemusyrikan dan kemaksiatan adalah hal yang dibenci Allah. Aku sampai sempat menangis saat memikirkan cara untuk memberitahukan hal tersebut kepada orang yang pernah membantu keluarga aku dengan baik dan dengan kesungguhan hati. Seingat aku, aku nangis sambil kukumbah (mencuci piring/ washing the dishes), nyapu (sweeping the floor) dan mengepel (moping the floor) di rumah Umi aku. FYI, aku sempat menonton acara kampanye I Made Mangku Pastika sewaktu ia akan menjadi gubernur Bali untuk kedua kalinya. Aku menonton sambil bingung karena aku tidak setuju dengan pemimpin non Muslim namun aku berpikir bahwa di Bali mayoritas penduduknya adalah non Muslim. Semoga pemimpin dan masyarakat non-Muslim Bali diberi hidayah oleh Allah untuk masuk dan memeluk Islam. Amin.
Kemudian aku juga pernah membaca artikel majalah mengenai rumah I Made Mangku Pastika yang terkena “tapak dara putih”, aku tidak mengerti maksud “tapak dara putih” tersebut. -> Anw tapak dara mengingatkan aku akan tumbuhan obat yang ketika aku kecil pohon tersebut tumbuh di lingkungan rumah keluarga aku, namun pohon ini sempat menghilang untuk beberapa waktu mungkin karena pemugaran halaman, tetapi kemudian salah satu teman aku, memberi bibit pohon tapak dara tersebut, alhamdulillah pohon ini tumbuh dengan baik. Syukron jiddan aku ucapkan kepada teman aku yang memberikan bibit pohon tersebut. Berikut gambar pohonnya (maaf, bagian ini merupakan intermezzo):


Anw sampai saat ini (September 2013/ Dzulqo’dah 1434 H) I’ve never been in Bali, dulu mungkin aku pernah sangat ingin pergi ke Bali yang dikabarkan keindahan alamnya, terlebih Abi aku pun pernah berlibur di sana namun belakangan aku sangat kurang berminat untuk pergi ke Bali karena dari pemberitaan yang pernah aku lihat di media, juga dari cerita Umi aku yang beberapa waktu lalu mengunjungi Bali, dapat ditarik simpulan bahwa pemandangan di Bali memang indah hanya saja di Bali maksiat merajalela. Bagi banyak orang, Bali mungkin dapat menjadi tempat untuk menghilangkan stress namun bagi aku, Bali bisa saja menjadi tempat untuk mendatangkan stress, bisa stress aku liat orang-orang bubulucunan (nude or a half nude) di sembarang tempat kemudian melihat maksiat yang merajalela. Naudzubillahimindzalik. Aku baru sangat excited untuk menginjakkan kaki di Bali jika mayoritas penduduk Bali memeluk Islam, terlebih jika masyarakatnya meneggakkan hukum dan syariat Islam. Semoga terjadi demikian. Amin.
Aku bermaksud mengajak I Made Mangku Pastika dan keluarga juga para Polisi non Muslim, dan Van Der Spek untuk masuk dan memeluk Islam. Maukah kalian semua masuk dan memeluk Islam?  
Semoga Allah memberikan hidayah kepada I Made Mangku Pastika dan keluarga, para Polisi non Muslim, Van Der Spek dan para non Muslim khususnya di Bali untuk masuk dan memeluk Islam. Amin.
Sebelumnya aku memohon maaf atas keterlambatan aku dalam menyampaikan saran sebagai berikut:
Sepatutnya pemerintah serta pihak-pihak terkait yang berwenang seperti MUI dan Kementrian Agama melarang keras penyelenggaraan berbagai kontes kecantikan dan menindak tegas para penyelenggara kontes kecantikan. Sudah sewajarnya pemerintah mewajibkan para Muslimah mengenakan jilbab dan mengajak para non Muslim untuk masuk dan memeluk Islam. -> Aku yakin para pemimpin akan menghadapi hari penghakiman yang sangat berat di hadapan Allah swt kelak apabila tidak berusaha menegakkan hukum dan syariat Islam, menegakkan agama Allah.

Kemudian sehubungan tahun ini (2013/ 1434 H) ajang tersebut tetap diselengggarakan dan para kontestan sudah terlanjur tiba di Indonesia sewajarnya para ulama menda’wahi setiap kontestan Miss World. Aku teringat kata-kata Abi aku yang kurang lebih sebagai berikut: ‘Ga cuma kita –keluarga aku dan kaum Muslimin- aja yang pengen masuk surga, Miss World juga pengen masuk surga. Jadi Miss World -yang merupakan para perempuan- harus dida’wahi dengan cara yang baik’. Than aku memikirkan cara da’wah yang baik kepada kontestan Miss World, dan menurut hemat aku, salah satunya dengan cara: pemerintah, pihak terkait dan para ulama bekerja sama memberikan baju Muslim yang sesuai dengan syariat Islam hasil karya para desainer Muslim dengan menyertakan surat penolakan terhadap berbagai ajang kontes kecantikan juga menyampaikan ajakan kepada kontestan non Muslim untuk masuk dan memeluk Islam dengan menuliskan terjemah ayat-ayat Al –Qur’an yang menjelaskan mengenai pentingnya memeluk Islam serta pentingnya menutup aurat bagi para perempuan. Terjemahan ayat tersebut serta penjelasannya adalah sebagai berikut:

The Religion before God is Islam (submission to His Will): Nor did the people of the book dissent therefrom except through envy of each other, 359After knowledge had come to them. But if any deny the Signs of God, God is swift in calling to account. [Q.S. Ali Imran (3): 19]
359. Bagyan: through envy, through selfish contumacy or obstinacy, through sheer contrary-mindedness, or desire to resist or rebel. Cf. ii. 90 and ii. 213.The Glorious Qur’an, 1934: P. 127.

And say to the believing women that they should lower their gaze and guard 2984 their modesty; that they should not display their beauty and ornaments 2985 except what (must ordinarily) appear thereof, that they should drow their veils over their bosoms and not disply their beauty except to their husbands, their fathers, their husband’s father, their sons, their husband’s sons, their brothers or their brothers’ sons, or their sister’s sons, or their women, or their slaves whom their right hand possess, or male servants free of physical needs, or small children who have no sense of the shame of sex, and that they should not strike their feet in order to draw attention to their hidden ornaments. And o ye Believers! Turn ye all together towards God, that ye May attain bliss. 2987 [Q.S. An Nur (22): 31]
2984. The need for modesty is the same in both men and women. But on account of the differentiation of the sexes in nature, temperaments, and social life, a greater amount of privacy is required for women than for men, especially in the matter of dress and the uncovering of bosom.
2985. Zinat means both natural beauty and artificial ornaments. I think both are implied here, but chiefly the former. The women is asked not to make a display of her figure or appear in undress except to the following classes of people: (1) her husband, (2) her near relatives who would be living in the same house, and with whom a certain amount of negligee is permissible; (3) her women i.e. her maid servants, who would be constantly in attendance on her; same commentators include all believing women; it is not good form in Muslim household for women do meet other women, except when they are properly dressed; (4) slaves, male and female, as they would be in constant attendance; but this item would not be blank, with the abolition of slavery; (5) old or infirm men servants, and (6) infants or small children before they get a sense of sex. cf. also xxxiii .59.
2986. It is one of the tricks of showy or unchaste women to think their ankle ornaments, to draw attention to themselves.
2987. While all these details of the purity and good form of domestic life are being brought to our attention, we are clearly reminded that the chief object we should hold in view is our spiritual welfare. All our brief life on this earth is probation, and we must make our individual, domestic, and social life contribute to holiness, so that we can get real success and bliss which is the aim of our spiritual endeavor. Mystics understand the rules of decorum themselves to typify spiritual truths. Our soul, like the modest maiden, allows not her eyes to stray from the One True God. And the beauty is not for vulgar show, but for God.The Glorious Kuran, 1934: P. 904-905.

Khususnya untuk saat ini (September 2013/ Dzulqo’dah 1434 H), terjemahan diupayakan ditulis dalam Bahasa Inggris, bahasa yang saat ini masih dianggap sebagai bahasa internasional. Sedapat mungkin aku menggunakan Bahasa Inggris untuk berdakwah di jalan Allah, walaupun di dalam hati kecil aku sangat menginginkan aku dan semua manusia menguasai Bahasa Arab fushot.

Terjemah Bahasa Indonesia untuk terjemah di atas adalah sebagai berikut:
Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab[189] kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. [Q.S. Ali Imran (3): 19]

Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” [Q.S. An Nur (24): 31]


Pemerintah dan pihak-pihak terkait sepatutnya bekerja sama dengan para desainer Muslim dalam mensyiarkan pakaian yang sesuai syariat Islam. Semoga kerja sama pemerintah dan para desainer Muslim dapat mempererat ukuwah Islamiyah dengan harapan tercurahnya rahmat dan ridha Allah di dunia dan di akhirat.

[Aku berpikir mengenai larangan dari Allah bagi kaum Muslimin untuk mengadakan peperangan di bulan haram, bulan suci dimana kaum Muslimin dilarang berperang kecuali jika diserang maka boleh membalas dengan seimbang. Bulan September 2013 ini bertepatan dengan bulan Dzulqo’dah yang merupakan salah satu bulan haram. Empat bulan harram diantaranya: Muharram, Rajab, Dzulqo’dah, Dzulhijjah.
Jika diserang oleh kaum kafir dan atau kaum musyrik, terlebih jika musuh menghalag-halangi kaum Muslimin dalam beribadah serta berbuat fitnah atau kerusakan  seperti mengadakan event maksiat dan kekafiran di tempat yang mayoritas penduduknya muslim, maka boleh dibalas dengan yang seimbang atau jika terpaksa boleh melakukan kekerasan terhadap musuh,  yang bergender pria namun tidak kepada musuh bergender wanita, karena menghalangi manusia dari jalan Allah lebih besar dosanya daripada berperang di bulan haram. Baca: Al Baqoroh (2): 194 dan 217

Aku siy pengennya menghadapi orang-orang kafir dan orang-orang musyrik yang menentang Islam itu dengan cara: Cleb.. cleb.. cleb.. beres! atau Dor.. dor.. dor.. beres! atau Beng.. beng.. beng… end! atau jelegur… duar…  beres! or bomb.. end!
Sekarang aku hanya bias berserah diri kepada Allah. Semoga Allah memeberi kemenangan. Amin.]

Oia menurut aku, daripada para kontestan memakai pakaian adat Indonesia tetapi tidak menutup aurat, lebih baik mereka menganakan pakaian adat mereka tetapi dibuat sebagai pakaian yang menutup aurat sesuai syariat Islam, misalnya:



Selain pakaian di atas, jika ada pakaian yang lebih sederhana sesuai syariat Islam maka itu adalah lebih baik. Maaf aku sempat lupa menyatakan bahwa di dalam Islam perempuan dibolehkan untuk memakai sutera. Baiknya pakaian yang indah digunakan untuk beribadah.

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid[534], makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan[535]. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. [Al A’raaf (7): 31]
[534]. Maksudnya: tiap-tiap akan mengerjakan sembahyang atau thawaf keliling Ka'bah atau ibadat-ibadat yang lain.
[535]. Maksudnya: janganlah melampaui batas yang dibutuhkan oleh tubuh dan jangan pula melampaui batas-batas makanan yang dihalalkan.

779. Dari Ibnu Abbas ra. Rasulullah saw bersabda: “Kenakanlah pakaian kalian yang berwarna putih, karena sesungguhnya itu pakaian kalian yang paling baik dan kafankanlah jenazah kalian dengannya (kain berwarna putih).” HR Abu Daud dan Tarmizi. Tarmizi berkata: “Derajat hadits ini hasan shahih.” -> Riyadhus Shalihin Jilid Pertama, 2008. P. 483
“Wahai Asma’, jika seorang wanita telah menjalani haid, maka tidak diperbolehkan baginya dilihat kecuali ini dan ini. Beliau mengisyaratkan wajah dan kedua telapak tangannya.” (HR. Abu Dawud) Tafsir Wanita Edisi Lengkap. Hal: 639.


Pakaian/ gamis/ jilbab di atas merupakan gaun jilbab yang diperuntukkan untuk Barbie. Jilbab dalam lingkaran kuning, menurut aku ornamennya terlalu berlebihan. Ini diakibatkan oleh kesalahan aku saat melakukan pemotongan kain. Kesalahan tersebut terjadi karena aku bekerja dengan tidak fokus pada apa yang sedang aku kerjakan, saat itu aku sedang memikirkan mantan orang yang pernah sangat aku cintai juga memikirkan orang yang sedang dan masih sangat aku cintai. Yang aku pikirkan saat itu terkait mantan orang  yang pernah sangat aku cintai adalah kira-kira ‘Seorang yang pernah sangat aku cintai itu udah masuk Islam belum ya?’ Sementara yang aku pikirkan saat itu terkait seorang yang masih sangat aku cintai adalah kira-kira: ‘Kapan ya seorang yang masih sangat aku cintai tersebut masuk dan memeluk Islam?’. Walaupun terjadi kesalahan, aku berpikir bahwa bajunya musti tetap jadi dan bisa dimanfaatkan.

*Menurut salah seorang alim, gamis adalah kosakata untuk pakaian pria sesuai syariat Islam sementara jilbab adalah kosakata untuk pakaian wanita sesuai syriat Islam. -> Namun sepertinya kata gamis sudah umum dipakai untuk mengadress pakaian pria maupun pakian wanita sesuai syariat Islam.

Saat itu, karena gaun jilbab untuk Barbie tersebut mengingatkan aku akan gaun pernikahan aku sempat berpikir mengenai seorang yang pernah sangat aku cintai karena dulu seorang tersebut pernah membuat aku berpikir untuk membuat design wedding gown. -> Ini satu-satunya design wedding gown yang aku buat terkait seorang yang pernah sangat aku cintai itu. Aku tidak sempat membuat design baju prianya, dulu selama berberapa tahun aku terlalu bingung memikirkan: ‘Itu wedding gown bagusnya bunganya putih apa merah ya?’Kemudian saat itu aku keburu disibukkan dengan kegiatan yang tidak terkait desain. Berikut contoh gambar wedding gown yang aku buat sekitar tahun 2004, wedding gown yang tidak sesuai syariat Islam:


Gambar wedding gown di atas menarik perhatian saudara aku yang saat itu masih balita, jadi aga sedikit dia warnai sebelum aku menggantikan dengan desain yang lain –bukan desain wedding gown- untuk diwarnai oleh saudara aku tersebut.

Sedangkan, aku berpikir mengenai seorang yang masih sangat aku cintai karena memang sering kepikiran dia. Astaghfirullah. Ditambah selama mencintai seorang tersebut, seseorang yang merupakan seorang desainer, membuat aku terinspirasi untuk membuat banyak desain gaun pernikahan sederhana, bahkan aku sempat membuat beberapa design gaun pernikahan untuk pasangan menikah. Oia kali ini aku ga akan bingung lagi mengenai warna bunga pada design gaun pernikahan yang aku buat: putih.


Kemudian, design berikut ini merupakan design pakaian dengan aksen batik:

Tadinya aku membuat desain gamis/ jilbab untuk aku pribadi dengan bahan putih polos dilengkapi bolero  batik, sementara gamis/ jilbab untuk adik perempuan aku berwarna krem dengan aksen batik berikut rompi batik, namun karena satu dan lain hal desain gamis/ jilbab putih polos tersebut dikreasikan ulang oleh Rika Boutique sehingga gamis/ jilbab putih wujudnya sebagai berikut:


Bahan polos: Sponge Rp. 16.000,-/m (x 3m), Batik: Ratu Batik Rp. 45.000,-/pcs 
Tadinya aku mau bahan Tessa berhubung bahan yang aku mau saat itu tidak ditemukan di pasar tempat teman-teman aku membeli bahan, maka salah satu teman aku memilihkan bahan Sponge yang kualitasnya tidak jauh berbeda dengan Tessa. Kemudian, maaf batik yang aku gunakan adalah batik cap bukan batik tulis.

Syukron jiddan untuk Ua dan sepupu aku yang sudah banyak membantu untuk terwujudnya gamis/ jilbab sederhana yang aku desain, syukron jiddan pula aku ucapkan kepada teman aku yang sudah memilihkan bahan polos dan batik untuk gamis/jilbab sederhana di atas.Syukron jiddan juga aku ucapkan kepada pihak Rika Boutique Sukabumi yang sudah menjahitkan gamis/ jilbab di atas.

Keterangan: Busana untuk event pernikahan. Tengah: busana Muslim rancangan aku; samping kanan dan kiri, busana Muslim kreasi pribadi rekan-rekan aku. Batik: Batik cap Primisima, Cap Cent dan Jago. -> Mohon maaf, dalam busana di atas terdapat pakaian yang masih keliru, tidak sesuai syariat Islam, misalnya kerudung tidak menutupi dada. -> Aku sangat menyayangkan banyak penata rias melakukan kekeliruan seperti ini. Kemudian bagian lengan yang masih ketat.
Dulu aku sempat bercita-cita menjadi desainer, sekarang desainer bukan lagi cita-cita aku, hanya saja adakalanya aku masih mendesain pakaian untuk aku sendiri atau untuk keluarga aku, hanya saja aku bersedia menshare karya-karya aku demi kepentingan umat Islam, syiar Islam terkait busana syar'i.


Jika ada dress maker, penata busana atau designer, yang dapat membuat pakaian yang lebih sederhana sesuai syariat Islam maka hal tersebut adalah lebih baik. Berpakaian sederhana adalah sebagian dari iman. Namun demikian, patut disampaikan bahwa di dalam Islam perempuan dibolehkan untuk memakai sutera dibolehkan mengenakan perhiasan selama tidak berlebihan. Baiknya pakaian yang indah digunakan untuk beribadah. Buat para designer Muslim: Berkarya terus ya para designer Muslim, mensyi’arkan pakaian yang sesuai syariat Islam. Semoga melalui karya-karya yang dihasilkan, dapat meraih ridha Allah di dunia dan di akhirat. Amin.

Aku teringat mengenai batik cap dan batik tulis setelah membaca artikel Jakarta Fashion Week bagian ulasana menganai karya Dian Pelangi dan Risty Tagor. -> Syukron. Semoga Dian Pelangi dan Risty Tagor dapat menjadi desainer Muslimah yang mensyi'arkan pakian Muslim yang syar'i. Amin. Kemudian juga teringat mengenai batik cap dan batik tulis setelah nonton berita Pa Jokowi bicara mengenai batik pada hari batik. Semoga Pa Jokowi menjadi salah satu pemimpin Muslim yang berusaha menegakkan hukum dan syariat Islam. Amin.

Actually, selama beberapa tahun ini aku bingung memikirkan mengenai batik tulis dan batik cap, aku kasian sama pengrajin batik tulis tapi juga memikirkan sesuatu yang intinya 'Apakah produsen batik cap musti gulung tikar demi pengrajin batik tulis?'. Mungkin yang bisa aku sarankan adalah bila konsumen mampu serta situasi dan kondisi memungkinkan maka sedapat mungkin belilah batik tulis, namun jika konsumen tidak/ kurang mampu atau situasi dan kondisi tidak memungkinkan maka barulah membeli batik cap. Wallahu'alam.

Sementara aku ingat kembali aturan dalam Islam mengenai kebolehan mengenakan sutera bagi perempuan setelah liat fan page seorang yang aku cintai, Tex Saverio, ada foto-foto pakaian perempuan dengan keterangan yang bertuliskan: silk, sayangnya pakaian-pakaian tersebut tidak sesuai syariat Islam. Semoga Allah memberikan hidayah kepada Tex Saverio untuk masuk dan memeluk Islam. Amin. -> Aku sangat berharap jika seorang yang aku cintai tersebut Muslim, ia menjadi salah satu desainer yang mensy'iarkan pakaian Muslim syar'i ke seluruh dunia.

Aku melakukan ini bukan untuk kampanye atau kampanye demi menjadi caleg wanita atau wanita pemimpin pemerintahan, tidak sama sekali. Yang aku lakukan adalah untuk syi’ar Islam. Semoga Allah meridhai aku dan kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Amin.

‘Penegakkan hukum dan syariat Islam: It’s better late than never. Yet, on time is the best.’

[Melalui tulisan ini, aku bermaksud menyampaikan permohonan maaf kepada Habib Rizieq dari FPI karena aku, Siti Ruhana binti R. Muhammad Syarif Hidayatullah D. dan salah satu sahabat yang awal aku kenal saat di SMU, Rika Oktariani Syahputri*, serta satu sahabat aku yang juga aku kenal pada awalnya ketika di SMU (yang hanya mendengarkan aku dan sahabat aku berbicara), telah menggibah Habib Rizieq terkait Miss World. Saat itu aku menyampaikan kepada sahabat-sahabat aku yang intinya bahwa aku sangat menyayangkan perilaku FPI yang dipimpin Habib Rizieq, yang menolak ajang Miss World dengan konvoi sementara Habib Rizieq dikabarkan menaiki mobil mewah. Ada seorang alim yang menyatakan bahwa ajang Miss World merupakan salah satu bentuk kapitalisme, aku pun berpikir bahwa hal tersebut memanglah demikian, maka dari itu aku sangat menyayangkan penolakan salah satu bentuk kapitalisme (Miss World) dilakukan dengan menggunakan salah satu symbol kapitalisme (mobil mewah). Menurut aku, orang-orang yang berada di jalur agama tidak sepatutnya mempertontonkan kemewahan namun lebih baik memperlihatkan dan menjalani kesederhanaan, kehidupan yang sederhana di jalan Allah. Aku juga mendidkusikan mengenai perilaku Habib Rizieq ini bersama salah seorang anggota keluarga aku.
*Aku telah meminta izin untuk menuliskan nama sahabat aku ini di dalam tulisan ini, dan ia mengizinkan. Sementara untuk satu sahabt aku yang tidak aku tuliskan namanya adalah karena aku belum meminta izin untuk menuliskan namanya.

Selain terkait Miss World, aku dan Rika juga membicarakan perilaku Habib Rizieq yang mengcover salah seorang artis yang diduga jamaah Ahmadiyah. Jika memang ulama telah memfatwakan bahwa Ahmadiyah adalah aliran sesat, sudah sepatutnya kaum Muslimin bahu membahu untuk mengajak jamaah Ahmadiyah untuk kembali ke jalan Allah. Selain nama Habib Rizieq, nama Habib Selon juga disebut dalam pembicaraan kami saat itu, hanya saja aku tidak ingat nama Habib Selon disebut untuk pembahasan apa.

Saat mengetahui berita habib Rizieq menaiki mobil mewah untuk menolak ajang Miss World, aku tidak siap untuk secara spontan memprotes Habib Rizieq karena aku pun merasa bahwa aku meiliki kekeliruan fatal, yakni aku menolak salah satu bentu kapitalisme yakni ajang Miss World namun aku masih mencintai seorang pria, Tex Saverio, yang menurut aku sampai saat ini (Dzulqo’dah 1434H) ia adalah salah satu symbol kapitalisme, liberalisme, sekularisme bahkan salibisme atau kafirisme. -> Untuk istilah terakhir aku ngarang. Semoga Allah memberi hidayah kepada Tex Saverio untuk masuk dan memeluk Islam. Amin.
Belakangan, Abi aku sangat melarang aku mencintai seorang pria sukses secara materi dan popular apalagi non Muslim terkait saat ini aku kerap mengajak orang-orang masuk dan memeluk Islam. Menurut Abi, seorang yang berjalan di jalur penegakkan agama atau yang menyebarkan agama terutama agama Islam sudah sepatutnya menjalani dan mencerminkan hidup yang sederhana. Aku dinasihatkan untuk menikah dengan pria Muslim yang sederhana bahkan miskin namun bersedia mempelajari dan menyebarkan bahasa Arab sebagai salah satu cara penegakkan Islam.
Namun demikian, perlu disampaikan bahwa aku mencintai seorang yang aku cintai tersebut, Tex Saverio, bukan karena ia sukses dan popular, jika karena ia tampan aku akui sepertinya memang seperti itu salah satu alasan aku menyukai dia walaupun sekarang aku ga peduli lagi perihal ketampanan tersebut karena aku sadar bahwa ketampanan yang seperti dulu dan saat ini aku lihat suatu saat akan memudar seiring berjalannya waktu.

Aku tidak mencintai seseorang berdasarkan materi yang ia miliki bahkan jika jika seorang yang aku cintai adalah fakir, miskin, melarat, kere, balangsak, bing jiung, hen jiung, binbo, poor, atau aflasa, insya Allah, aku tetap atau berusaha mencintai seorang yang aku cintai tersebut karena Allah selama seorang yang aku cintai tersebut bersama-sama dengan aku berusaha dengan sungguh-sungguh menyembah hanya kepada Allah, kemudian bersama-sama berusaha dengan sungguh-sungguh taat kepada Allah swt dan Rasulullah Muhammad saw.

Dan jika seorang yang aku cintai menderita cacat, insya Allah, aku tetap atau berusaha mencintai seorang yang aku cintai tersebut karena Allah selama seorang yang aku cintai tersebut bersama-sama dengan aku berusaha dengan sungguh-sungguh menyembah hanya kepada Allah, kemudian bersama-sama berusaha dengan sungguh-sungguh taat kepada Allah swt dan Rasulullah Muhammad saw..

Bahkan jika seorang yang aku cintai adalah seorang yang sukses secara materi dan popular tetapi sama sekali tidak mencintai aku atau tidak pernah mencintai aku, namun ia hidup di jalan Allah, menyembah hanya kepada Allah, kemudian taat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka insya Allah, aku akan berusaha semampu aku mendoakan seseorang yang aku cintai, yang berada di jalan Allah, dengan doa yang terbaik untuk kehidupannya dan keluarganya di dunia dan di akhirat misalnya berdoa memohon rahmat dan ridha Allah di dunia dan di akhirat.
Jika seorang yang aku cintai adalah seorang yang sukses secara materi dan popular tetapi sama sekali tidak mencintai aku atau tidak pernah mencintai aku, namun merupakan seorang Muslim yang belum hidup di jalan Allah, aku berusaha memohon taufiq dan hidayah Allah untuk aku dan seorang tersebut agar menjadi orang yang bertaqwa kepada Allah.
Sedangkan jika seorang yang aku cintai adalah seorang yang sukses secara materi dan popular tetapi sama sekali tidak mencintai aku atau tidak pernah mencintai aku, dan merupakan seorang non-Muslim maka aku berdoa memohonkan hidayah untuk seorang yang aku cintai tersebut untuk masuk dan memeluk Islam.

Semoga Allah memberikan hidayah kepada Tex Saverio untuk masuk dan memeluk Islam. Semoga Allah memberikan jalan keluar yang diridhai-Nya untuk aku dan kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Amin.


Untuk itu aku memohon maaf kepada Habib Rizieq karena tidak membicarakan hal tersebut secara langsung kepada beliau. Aku dan para habib sudah sepatutnya bersatu padu di jalan Allah karena kami adalah saudara seagama, sesama Muslim, juga saudara yang sama-sama merupakan keturunan Rasulullah saw atau
keturunan saudara-saudara Rasulullah saw. Aku dan para habib juga kaum Muslimin sudah sepatutnya bersatu padu di jalan Allah karena kami adalah saudara seagama, sesama Muslim. Semoga Allah memberikan maghfirah dan rahmat-Nya kepada aku dan kedua sahabat aku serta kepada Habib Rizieq dan Habib Selon. Semoga Allah merahmati dan meridhai kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Amin.]

Untuk menjadi pribadi yang baik dan berguna bagi sesama manusia, terlebih untuk menjadi pribadi yang baik dan berguna di hadapan Tuhan, Allah swt, manusia tidak memerlukan penghargaan berupa tiara, piala maupun berbagai materi lainnya, penghargaan berupa rahmat dan ridha Allah adalah sesuatu yang sepatutnya digapai dan diharapkan oleh manusia untuk kehidupan di dunia maupun di akhirat.

Sudah semestinya pemerintah terutama MUI beserta Kementrian Agama melarang dengan tegas adanya berbagai kontes kecantikan atau kontes yang mengeksploitasi kecantikan, kecerdasan dan bakat perempuan, kontes yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam entah itu Mojang Jajaka Sunda, Abang None Jakarta, Putri Indonesia, Miss Indonesia, Miss World, Miss Universe serta kontes-kontes serupa.
Semoga aku dan para Muslimah dapat meeladani Kahdijah istri Rasulullah Muhammad saw, Fatimah putri Rasulullah Muhammad saw, Maryam ibunda Nabi Isa Almasih a.s. dan Asiyah istri Firaun/ Pharaoh dalam keta’atan kepada Allah. Semoga Allah merahmati dan meridhai kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Amin.

Al Qur’an dan Terjemahannya, Depag RI. Dicetak di Medinah Munawwarah, 1412 H.
Al Qur’an dan Terjemahnya (digital). Rajab 1424(September 2003) Website:http://geocities.com/alquran_indo. E-mail alquran_indo@yahoo.com.
The Glorious Qur’an. Translation and Comentarry: Abdallah Yousuf Ali, 1934.
Riyadhus Sholihin Jilid Pertama. Imam Abu Zakariya bin Syaraf An Nawawi.  Penerjemah: Erwandi Tarmizi. Editor: Abu Ziyad Eko Haryanto. Riyadh: Darrussalam. 2008.
Kehidupan Nabi Muhammad Saw dan Amirul Mukminin Ali Bin Abi Thalib R. A. Yunus Ali Al-Muhdhor. Semarang: As Syifa, 1992. 


Terima kasih kepada:

Allah swt. Ya Allah, terima kasih atas nikmat ilmu, dan nikmat iman-Islam. Alhamdulillah.

Rasulullah Muhammad saw. Ya Rasulullah, terima kasih telah menjadi suri tauladan bagi umat. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada engkau, seluruh keluarga dan para sahabatmu. Amin.

Umi. Syukron atas setiap doanya serta terima kasih menjadi teman diskusi; Abi. Syukron telah menjadi guru juga teman diskusi bahkan seringkali menjadi teman debat sengit (tapi setelah itu maaf-maafan); adik-adik yang seringkali membantu aku dan menjadi kawan-kawan bertukar pikiran. Semoga Allah merahmati dan meridhai kita dan kaum Muslimin di dunia dan di akhirat. Amin.

Semua pihak yang menjadi perantara perbaikan tulisan ini. Semoga Allah memberi taufiq dan hidayah kepada aku dan kaum Muslim untuk menegakkan Hukum dan Syariat Islam serta untuk menjadi pribadi-pribadi yang bertaqwa kepada Allah. Semoga Allah memberi hidayah kepada para non-Muslim untuk masuk dan memeluk Islam.Amin.

25272829.09.2013 -> 19212223 Dzulqo’dah 1434 H
Revisi:
06081720.10.2013 -> 01031315 Dzulhijjah 1434 H
1718.12.2014 -> 2425 Shafar 1436 H

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah

0 komentar: