Barbie (Betty) and Ken (Kenny)

Barbie (Betty) and Ken (Kenny)

Waktu kecil aku suka main boneka sebut saja Barbie, saat itu aku punya beberapa Barbie, besar maupun kecil, berbagai ras, 1 Barbie cowo, beberapa Barbie cewe dan banyak Barbie anak-anak. Dulu aku pasti pakein baju-baju yang ngga menutup aurat ke Berbie-Barbie aku, kadang aku jahit sendiri kemben sama mini skirt buat Barbie-Barbie aku tersebut, sekarang Barbie-Barbie tersebut udah tinggal kenangan.

Beberapa waktu lalu aku mulai berfikir mengenai kebolehan bermain Barbie dalam Islam soalnya Barbie seperti patung atau makhluk bernyawa. -> Di dalam Islam tidak dibolehkan membuat patung; juga tidak dibolehkan membuat gambar seperti makhluk bernyawa. Ternyata untuk boneka hukumnya berbeda dengan patung. Rasulullah membolehkan anak-anak untuk bermain boneka, hal ini sebagai keringanan bagi anak-anak. Keterangannya sebagai berikut:

“…; Asy-Syakhani meriwayatkan dari Aisyah ra. ia berkata, “Dulu aku bermain bersama boneka (yang menyerupai gadis kecil) di hadapan Rasulullah saw. dan kawan-kawanku kemudian datang.  Mereka bersembunyi karena takut kepada Rasulullah saw. Dan Rasulullah saw. sangat gembira dengan kedatangan mereka kepadaku, maka mereka sama-sama bermain denganku.”

 
Dalam Riwayat Abu Daud:
Bahwa Rasulullah saw. berkata kepada ‘Aisyah pada suatu hari, “Apa ini?” ‘Aisyah berkata, “Mainanku”. Beliau bertanya, “Apa ini yang berada di tengah-tengahnya?” “Kuda”, sahut ‘Aisyah. “Apa yang berada padanya?” tanya Rasulullah saw. “Kedua sayapnya”, sahut ‘Aisyah. “Apakah engkau tidak mengetahui bahwa Sulaiman bin Daud memiliki kuda yang bersayap?” ‘Aisyah balik bertanya. Maka Rasulullah saw. tertawa sehingga giginya kelihatan.
 -> buku Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam Jilid 2 hal 387. 

Hanya saja mungkin jumlah bonekanya atau Barbienya harus dibatasi, tidak terlalu banyak.
Selain itu aku mulai berfikir mengenai busana Barbie, busana Barbie pada umumnya yang tidak menutup aurat menjadi sarana propaganda yang jitu bagi kaum yang memang tidak menginginkan para wanita untuk menutup aurat. Waktu kecil bahkan hingga aku besar aku sampe terpengaruh seperti memimpikan, berimajinasi bahkan memakai baju-baju tidak menutupi aurat seperti yang dipakai oleh Barbie-Barbie aku. 

Menurut pendapat aku, ada jenis pakaian tertentu yang tidak menutup aurat dengan baik namun masih boleh dipakai hanya saja pemakaiannya di tempat dan lingkungan terbatas seperti di dalam kamar, atau di dalam rumah di hadapan muhrim. Namun sebisa mungkin, para Muslimah (termasuk aku) diharapkan dapat berpakaian yang sopan walaupun di hadapan muhrim, kecuali saat sendiri atau hanya di hadapan suami, mungkin dapat leluasa berpakaian dengan jenis baju apa pun. Ada pula pakaian tidak menutup aurat yang memang dilarang digunakan oleh kaum Muslimin, contohnya sebagai berikut:


Barbie dan gaun Barbie koleksi pribadi. -> Gaunnya sisa-sisa peninggalan masa kecil. Contoh gaun di atas merupakan simbol gaun yang dilarang digunakan oleh kaum Muslimin, karena selain tidak menutupi aurat serta merupakan gaun yang berlebihan.  

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid[534], makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan[535]. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. [Al A’raaf (7): 31]
[534]. Maksudnya: tiap-tiap akan mengerjakan sembahyang atau thawaf keliling Ka'bah atau ibadat-ibadat yang lain.
[535]. Maksudnya: janganlah melampaui batas yang dibutuhkan oleh tubuh dan jangan pula melampaui batas-batas makanan yang dihalalkan.

Berbeda dengan Barbie di atas, beberapa waktu lalu aku baca artikel di internet mengenai Barbie mengenakan burqa, dan aku baca berbagai reaksi terhadap hal tersebut. Memang Barbie dengan pakaian Muslim sudah bukan merupakan hal yang baru, hanya saat itu yang menarik perhatian aku adalah Barbie menggunakan burqa, aku baru tau mengenai hal ini.  Disamping itu, aku memang menyukai gaya berpakaian yang biasanya digunakan oleh para perempuan Timur Tengah tersebut.
Berikut  foto Barbie dengan burqa kalo ga salah karya  Sabine Reyer yang aku ambil dari internet:


Buat aku pribadi, Barbie memakai burqa tersebut merupakan contoh yang baik. Aku ga ambil pusing kalo Barbie tersebut dibuat dengan niat untuk mendapatkan keuntungan terutama di daerah Timur Tengah, atau dibuat sebagai expresi seni, tapi aku sedih dan tidak setuju jika niatnya untuk menghina Islam. Namun, yang menjadi bahan pertimbangan aku adalah adanya seniman yang memberi contoh khususnya bagi kaum Muslimin cara berpakaian menutup aurat melalui Barbie. -> Barbie berpakaian menutup aurat merupakan alat propaganda yang ampuh bagi anak-anak kaum Muslimin untuk memperkenalkan wajibnya berpakaian menutup aurat. -> Jika seniman pembuat Barbie tersebut non-Muslim, mudah-mudahan seniman yang membuat Barbie tersebut diberi hidayah oleh Allah untuk masuk dan memeluk Islam. Amin. 

[Aku liat pakaian burqa hitam seperti di atas jadi inget orang-orang syiah dan wahabi dari Timur Tengah. Anw salah satu saudara aku bilang (25.10.12 petang -> 10 Dzulhijjah 1433 H) bahwa di Makkah, saat ibadah haji, kebanyakan yang mengenakan pakaian berupa burqa hitam adalah orang-orang syiah sedangkan orang suni biasanya memakai pakaian putih.]



Sebagai informasi: sepengetahuan aku, kain yang digunakan untuk menutup aurat tidak mesti berwarna hitam, warna lain boleh selama warnanya tidak mencolok (khusus bagi perempuan), kalo laki-laki boleh mengenakan pakaian berwarna seperti merah dan hijau, kecuali warna kuning: kuning zafran/ kuning kunyit [maaf, atas kekeliruan sebelumnya]; hanya saja warna terbaik yang disarankan oleh Rasulullah baik bagi laki-laki maupun bagi perempuan adalah warna putih. 

779. Dari Ibnu Abbas ra. Rasulullah saw bersabda: “Kenakanlah pakaian kalian yang berwarna putih, karena sesungguhnya itu pakaian kalian yang paling baik dan kafankanlah jenazah kalian dengannya (kain berwarna putih).” HR Abu Daud dan Tarmizi. Tarmizi berkata: “Derajat hadits ini hasan shahih.” -> Riyadhus Shalihin Jilid Pertama, 2008. P. 483

Barbie (atau boneka sejenis) sudah sangat mendunia salah satunya adalah karena anak-anak kaum Muslimin yang jumlahnya sangat banyak di dunia ini banyak (termasuk aku) yang menyukai Barbie. Jadi yang  perlu ditekankan di sini bagi kaum Muslimin adalah membatasi pembelian Barbie, atau kepemilikan Barbie karena banyak dari kita mungkin tidak mengetahui uang atau mostly keuntungan yang dihasilkan dari penjualan Barbie digunakan untuk apa, aku khawatir jika digunakan untuk merugikan Islam dan umat Islam.

Selain itu, membatasi kepemilikan Barbie, boneka, dan mainan lainnya memang sesuai dengan ajaran Islam. Kaum Muslimin memang dilarang berlebihan dalam memiliki sesuatu yang berupa uang dan harta benda. -> Kalo banyak uang dan harta benda silakan dibagikan ke fakir-miskin. Sekarang aku hanya memiliki 1 Barbie cewe dan 1 Barbie cowo. -> Dulu aku sempet punya Barbie (Kira) dari Mattel, dikasih sama saudara, sekarang Barbienya udah ga ada. Beberapa waktu lalu aku dan adik cewe aku beli boneka jenis Barbie untuk mini display sample busana pengantin Muslim, yang satu Barbie (Betty) harganya Rp 15.000,- berhubung aku beli juga pasangannya (Kenny) jadi 2 Barbie Rp 30.000,-. -> Inti pesannya adalah kalo beli mainan ga perlu banyak-banyak dan ga perlu mahal yang penting aman, zat dalam mainan tersebut tidak mengandung racun serta mainannya bukan mainan yang membahayakan dan bukan mainan yang melanggar aturan Islam.  

-> Maret 2014/ Jumadil Awal 1435 H. Berdasarkan berita yang aku lihat di Metro TV, pemerintah akan segera memberlakukan ketentuan SNI untuk mainan. Alhamdulillah. Semoga mainan memenuhi kriteria baik sesuai syariat Islam.

Barbie identik dengan Ken, her boyfriend, dikarenakan aku ga setuju sama yang namanya pacaran jadi aku bikin versi wedding gown atau wedding dress, baju nikahan. -> Kalo untuk anak-anak, Barbie dengan busana pengantin Muslim mungkin bisa digunakan sebagai alat untuk memperkenalkan (bahasa halus dari propaganda) konsep pernikahan terutama pernikahan dengan busana yang menutup aurat.
  
[Aku kerap memperkenalkan mengenai pentingnya menutup aurat kepada beberapa anak perempaun di lingkuangan aku, termasuk saudara perempuan aku sejak mereka masih usia dini atau sangat belia namun aku tidak menekankan kepada mereka yang belum mendapatkan haid untuk berhijab karena kewajiban hijab dikenakan kepada perempuan yang telah mendapatkan haid.]

  • Barbie Doll: Betty and Kenny Wear Western Muslim Wedding Dress 

Berikut ini foto Barbie cewe mengenakan gaun putih dan blazer putih longgar dilengkapi jilbab putih menutupi dada (jilbab harus menutupi area dada dan tidak ketat di bagian leher) serta Barbie cowo mengenakan jas double breasted juga penutup kepala, aku pilih peci/songkok putih sebagai penutup kepala untuk cowo:


Maksud foto di atas adalah, gaun atau rok bukan model gaun atau rok dengan kurungan ayam atau kerangka apalah itu supaya terlihat mengembang, itu hanya dijahit dengan model supaya terlihat aga melebar atau sedikit mengembang. -> Ga boleh pake kerangka, maupun kain yang terlalu bertumpuk agar busana tidak berlebihan.

[Design di atas terinspirasi dari gaun yang kabarnya rancangan seseorang sebut saja “you know who” serta dari model blazer dan rok yang cukup sering aku kenakan dalam keseharian.-> Baru kepikir bahwa model baju yang biasa aku pake dalam keseharian bisa dipake buat gaun pengantin setelah liat artikel mengenai rancangan seseorang sebut saja "you know who" tersebut. -> "you know who" thx ya! -> Makasi juga untuk komen-komen dari "you know who and friends" di twitter yang bikin aku sadar beberapa kekeliruan aku khususnya mengenai design, beberapa aku perbaiki namun aku rasa masih ada yang belum tepat, harap maklum: I'm not a designer.

Pecinya merupakan hasil modifikasi dan rekayasa digital, foto aslinya dari internet.] 

  • Barbie Doll: Betty and Kenny Wear Indian Muslim Wedding Dress 

Kalo model baju pengantin cewe berikut ini terinspirasi dari baju tradisional India, sari.Warna yang aku pilih untuk model kain sari adalah warna putih, berbeda dengan tradisi aslinya yang umumnya berwarna-warni.-> Model baju laki-lakinya aku ga tau namanya, kayak tunik gitu warna putih. Tentunya kalo perempuan pake jilbab menutupi dada (jilbab harus menurupi area dada dan tidak ketat di bagian leher), dan cowo pake penutup kepala, aku pilih peci/ songkok putih.-> Ralat, setelah aku pikir ulang, aku inget-inget informasi yang pernah aku dapet dan aku cari informasi di internet, aku pilih sorban atau turban sebagai penutup kepala untuk cowo, turban biasa dipakai oleh banyak orang India dan lebih dekat dengan budaya Islam.




Aku terinspirasi bikin Indian Muslim wedding dress ini soalnya dulu aku ngga terlalu suka sama orang India karena film-filmya menurut aku nora. Walaupun aku akui banyak perempuan (aktris) India cantik, beberapa (aktor) prianya good looking. -> Aku pernah nonton film India dan liat iklan-iklannya. Aku males nonton film India sama kayak aku males nonton dangdut terutama karena banyak gerakan yang menurut aku ga nyaman diliat dan pakaiannya sering vulgar, tidak menutup aurat, trus mungkin juga karena jenis musiknya. Tapi sekarang aku harus mulai bisa membedakan mana manusianya, mana tradisi atau kebudayaanya bahkan pencitraannya.Melihat kedudukan manusianya itu sendiri, aku menganggap setiap manusia ras dan bangsa apa pun, termasuk orang India yang kebanyakan beragama Hindu, butuh menyembah Allah swt.


Masalah tradisi, sepertinya jika terdapat tradisi yang tidak sesuai dengan ajaran Islam tetapi masih bisa diperbaiki ya diperbaiki atau diluruskan seperti tradisi berpakaian. Jika tradisi yang ada benar-benar tidak sesuai dengan Islam maka harus ditinggalkan seperti penyembahan terhadap dewa-dewa; juga tradisi menari-nari terutama menari dengan gerakan dan pakaian yang vulgar bukan di hadapan suami. Jika ada tradisi yang sesuai dengan ajaran Islam maka silakan dilestarikan.

Aku buat design sari, pakaian tradisional India versi Muslim sebagai harapan aku terhadap orang-orang India yang non-Muslim untuk mau masuk dan memeluk Islam.


[Mengenai tarian serta musik dangdut:

Aku sempet nonton acara dangdut, walaupun biasanya kalo nonton jenis pertunjukan ini tidak sepenuh hati, risih dan ga enak hati. Namun demikian, aku pernah menyaksikan beberapa pedangdut yang berpakaian menutup aurat bahkan berjilbab, menyanyikan lagu yang aku pikir liriknya bukan mengenai maksiat dan kebejatan serta gerakan dan gesturenya sopan. -> Artis tipe gini aku ga bisa larang.

Berbagai tarian dengan pakaian tidak menutup aurat dengan gerakan berlebihan atau vulgar serta pertunjukan dangdut vulgar sudah sepantasnya dihentikan. Jika ada penari terutama penyanyi dangdut yang kerap berpakaian, menyanyi dan menari dengan vulgar dengan alasan untuk mencari nafkah atau mencari sesuap nasi aku pikir pekerjaan PRAMUWISMA atau PEMBANTU RUMAH TANGGA yang bertaqwa kepada Allah adalah lebih baik, lebih mulia dan lebih terhormat untuk dijadikan mata pencaharian dibandingkan dengan menjadi penari atau penyanyi dengan pakaian dan gerakan vulgar: pekerjaan yang menurut aku rendah dan hina.

Bagi para perempuan yang tetap ingin menyanyi, ada baiknya bila sebagian besar waktu tidak dihabiskan untuk  menanyi dari satu tempat ke berbagai tempat lainnya; kemudian sebaiknya menyanyi hanya di tempat terbatas, misalnya di acara pernikahan, terlebih sepatutnya menyanyi dengan mengenakan pakaian yang menutup aurat, memperlihatkan gesture yang baik dan benar sesuai syariat Islam serta membawakan lagu yang berisi ajakan pada kebaikan dan kebenaran sesuai syariat Islam, atau lagu yang berisi mengenai kesetiaan (di jalan Allah), intinya menyanyi sesuai syariat Islam.  

Aku memohon maaf kepada semua pihak yang pernah menyaksikan aku berjoget menggila ala rocker pada suatu acara "Japanese Invasion" di Jatinangor; Kemudian aku juga memohon maaf kepada semua pihak khususnya warga Sukabumi yang pernah menyaksikan aku joged dangdut di tengah lapangan Merdeka Sukabumi, diperparah dengan aku berjoged di stage. -> Si aku lagi stress. Sekarang aku merasa perilaku aku  berjoget saat itu sebagai perilaku yang rendah, hina, norak, dan kurang waras. Aku bertaubat dari perilaku berjoget sembarang di depan umum. Astagfirullah.]

Extra Picture:

Barbie Doll: Kenny Is Practicing Polygamy
  
Saat aku buat karya ini, aku cuma punya 2 Barbie jadi foto Barbie multiras di bawah ini merupakan hasil rekayasa digital.



Waktu kecil, saat belum ngerti konsep poligami pas aku main Barbie dengan 1 Barbie cowo dan beberapa Barbie cewe, pasti aku mainin Barbienya pake acara tampar-tamparan atau jambak-jambakan, Barbie cewe rebutan Barbie cowo. Tapi pas udah ngerti konsep poligami, ngga ada lagi adegan seperti tadi, yang ada jadi cerita 1 Barbie cowo punya banyak cewe (kalo sekarang aku sebut istri) dan hidup dengan rukun, aman, damai, bahagia dan sejahtera. -> Ini merupakan harapan aku yang terbawa saat bermain Barbie. Sekarang harapan aku adalah hidup dalam ketaqwaan kepada Allah, hidup bahagia, selamat serta dirahmati dan diridhai Allah di dunia dan di akhirat. Amin.

Since that aku setuju dengan poligami, maka aku buat Barbie versi poligami. Ken mempersatukan beberapa perempuan dari berbagai ras dalam satu ikatan keluarga. In my opinion, this kinda polygamy practice is absolutely perfect!

[Astagfirullah, awalnya aku bikin Barbie cowo, Ken, dengan jas double breasted, soalnya kan itu simbol sesuatu yang berlebihan. Setelah diinget-inget lagi, baca lagi, aku menarik simpulan yang intinya baju model double breasted merupakan simbol kaum yang euphoria terlepas dari krisis ekonomi, makanya mereka buang-buang kancing.

Memang, sepengetahuan aku terdapat keterangan hasil ijtihad bahwa di dalam Islam dibolehkan memakai beberapa model busana terutama yang dapat menutup aurat dengan baik dan benar serta tidak berlebihan. -> Aku pun menggunakan beberapa model baju serta beberapa warna tertentu untuk menutup aurat. Namun demikian, setelah aku pikirkan kembali, ada baiknya aku memberitahukan mengenai pakaian terbaik yang sesuai syariat Islam. -> Dulu aku ngga ngeh mengenai hal ini, alhamdulillah sekarang ngeh. Intisari aturan berpakaian tersebut aku ambil berdasarkan ayat Al Qur'an serta dalil-dalil Al Hadits (hadits-hadits termuat dalam buku Riyadhus Shalihin jilid pertama, 2008), inti dari ketentuan pakaian sesuai syariat Islam adalah sebagai berikut:  

Warna kain terbaik adalah warna putih; model yang paling disukai Rasulullah adalah gamis; panjang gaun/ panjang gamis adalah semata kaki; panjang lengan gamis adalah sepergelangan tangan; untuk perempuan mengenakan jilbab menutupi area dada (tidak ketat di leher); untuk laki-laki memakai penutup kepala berupa sorban dengan ujung sorban dijulurkan ke kedua pundak. -> Busana Muslim disunahkan sederhana.

Oia sepengetahuan aku, laki-laki disunnahkan berambut gondrong, melebihi kuping atau sepundak lalu rambut ditutup dengan sorban; rambut laki-laki disunnahkan gondrong namun tidak boleh terlalu panjang seperti perempuan; selain itu, laki-laki juga disunnahkan memelihara janggut.

Busananya mostly sudah dibuat syar'i, maka sudah sepatutnya aku membuat gambar yang sesuai syariat Islam, bagian kepala dan (atau) bagian tubuh lainnya dihilangkan. Maaf jika contoh pakaian serta gambar berikut belum sempurna sesuai syariat Islam:

 




Sampai saat ini (08.02.13 malem -> 28 Rabiul Awal 1434 H) aku ga mood bahas kapitalisme (Barbie and Ken) juga sosialis/ komunis (Betty and Kenny), juga alasan banyak pengusaha Cina melakukan "plagiarism" dalam berbagai barang produksi mereka. Yang pasti aku dan umat Islam sepatutnya mengatur pembelian berbagai barang agar tidak berlebihan. Disamping itu, saat menulis tulisan ini, walaupun aku belum bisa terlepas dari pedagang dan pengusaha non-Muslim, aku berpikir untuk melaksanakan serta menyampaikan nasihat dari salah satu saudara aku yakni untuk mendukung para pengusaha MUSLIM yang usahanya hallal sesuai syariat Islam karena umumnya kaum Muslimin membayar ZAKAT. 

Related to boneka dan pengusaha Muslim, aku baca artikel di majalah Aulia (Ramadhan 1433 H) mengenai pengusaha boneka kain pemilik label “Hayashi Toys” yang merupakan seorang Muslim.



Aku berharap para pengusaha Muslim yang memproduksi boneka dapat membuat boneka yang dapat menjadi bahan pembelajaran yang baik dan benar sesuai sayariat Islam bagi anak-anak Muslim. Contoh: Boneka dengan mengenakan pakaian menutup aurat.
 
Actually tema utama yang ingin aku angkat adalah mengenai: “Barbie dan Ken Mendapat Hidayah” atau “Barbie dan Ken Masuk dan Memeluk Islam” (temanya terinspirasi dari komen-komen di internet terkait Barbie mengenakan burqa)  -> Ini symbol orang-orang Barat atau orang-orang yang kebarat-baratan (baik kulit hitam, putih, kuning maupun cokelat) yang non-Muslim mendapat hidayah dari Allah untuk masuk dan memeluk Islam. -> Karena Betty dan Kenny produksi Cina, jadi foto di atas sekaligus merupakan simbol orang-orang Cina non-Muslim mendapat hidayah dari Allah untuk masuk dan memeluk Islam.] 


[FYI: Kain chiffon putih untuk baju Barbienya aku beli di pasar semeter harganya 12.000,- di toko aku lupa namanya tapi sering disebut toko si Aci geulis. -> Kalo Aci ini non-Muslim aku berharap Allah memberikan hidayah kepada Aci tersebut untuk masuk dan memeluk Islam. Amin. Dan untuk yang meneci bagian jilbab. -> Bila yang meneci jilbab untuk Barbie aku tersebut non-Muslim, aku berdoa kepada Allah untuk memberikan hidayah kepadanya untuk masuk dan memeluk Islam. Amin. Kalo kain putih lainnya, aku ga hafal namanya, untuk baju-baju Barbienya aku ga beli, kalo ga salah dulu aku dikasih sama Umi (Mama).Syukron Umi. 

Alas kaki merupakan sepatu dan sepatu sandal yang foto-fotonya telah mengalami rekayasa digital, sepatu cewe: Fladeo, koleksi pribadi -peninggalan waktu aku kerja-; sepatu sandal cowo: Teva, punya adik aku; sepatu boot cowo (ga ada mereknya), punya Abi bikin di tempat sepatu Teratai, Sukabumi.

Aku ucapkan asykurukum jiddan kepada paman jauh aku yang udah jahit sebagian besar baju Barbie yang ada di foto-foto di tulisan ini; kemudian kepada  adik aku yang udah edit foto-foto pake aplikasi photoshop.]



Oya aku dan adik aku sangat ga setuju Barbie cowo bibirnya dipakein warna seperti warna lipstick atau dipakein make up. Barbie cewenya juga mustinya make upnya natural.

[Aku memohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang pernah melihat atau membaca tulisan ini karena sebelumnya aku memuat foto-foto Betty and Kenny yang sangat jelas bentuknya seperti makhluk bernyawa. -> Aku melanggar aturan Allah, merasa guilty, dan aku sakit selama beberapa hari. Astagfirullah. Untuk itu, aku dibantu adik aku, alhamdulillah telah merubah foto-foto tersebut dengan menghilangkan ciri makhluk bernyawa pada foto-foto tersebut. Mudah-mudahan Allah ridha.]  

 -> Berhubung ceritanya Barbie-Barbienya udah masuk Islam, aku ganti nama mereka jadi Aisyah dan Ali atau Shafiyah dan Yusuf.

Ceritanya aku main Barbie, terus Barbienya berdialog:

Settingnya: Di ruang keluarga. Ceritanya newlywed Barbie.

Aisyah (Habibaa)         : “Bie, boleh ga aku kerja?”

Ali (Habibie)                : “Boleh, selama pekerjaan kamu ga menyita waktu untuk mengurus keluarga.”

Aisyah (Habibaa)         : “Misalnya jadi guru TK, PAUD, Raudhatul Athfal atau jadi Guru Madrasah Diniyah gitu, Bie?”

Ali (Habibie)                : “Iya Bibaa, atau mungkin pekerjaan lain yang bisa dilakukan di rumah. Aku lebih seneng kalo kamu kerja di rumah, bisnis yang syar'i atau buka les privat untuk anak-anak di rumah?”

Aisyah  (Habibaa)        :”O gitu ya Bie, aku musti taat sama kamu sebagai suami aku, jadi aku bakal kerja di rumah aja. Aku harus fikirkan dulu pilihan pekerjaan yang tepat.”

Ali (Habibie)                :”Iya, fikirkan dulu aja, jangan lupa shalat istikharah memohon petunjuk Allah Ta’ala.”
Aisyah (Habibaa)         : “Iya, Bie syukron atas masukkannya. Eh, Bie aku mau tanya gimana pendapat Bibie mengenai perempuan yang ingin menjadi pemimpin pemerintahan, maksudnya pemimpin bangsa atau kaum yang di dalamnya terdapat  kumpulan laki-laki?”

Ali (Habibie)                : “Tentunya aku ga setuju, Bibaa… karena sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah, suatu kaum atau suatu bangsa yang dipimpin oleh perempuan maka tidak mendapat keberuntungan. Bentar ya aku ambil dulu buku haditsnya, aku bacakan haditnya.”

รจ Ali diceritakan beranjak mengambil buku Hadits Terjemah Shahih Bukhari dan kembali, kemudian membacakan bagian Bab IV hal 134-135 buku tersebut:  

Ali (Habibie)                :”1877. Dari Abu Bakrah r.a. katanya: sesungguhnya Allah telah memberikan manfaat kepada saya di hari perang unta dengan suatu perkataan, ketika telah sampai kepada Nabi saw. bahwa Persia telah mengankat puteri Kaisar menjadi Ratu, beliau bersabda: “Tiada akan beruntung kaum (bangsa) yang mengangkat kaum perempuan untuk memegang pemerintahan itu.”

Aisyah (Habibaa)         : “Asykuruka, Bie uda bacain haditsnya... Jadi perempuan lebih baik fokus mengurus kepentingan keluarga atau orang terdekat, hal ini tidak mengapa kan di dalam Islam? Aku khawatir jika perempuan berambisi menjadi pemimpin lalu mengatasnamakan kepentingan rakyat padahal untuk kepintingan keluarga dan orang-orang terdekat.”

Aisyah (Habibaa)         : “Lagi pula, jika suatu kaum atau suatu bangsa dipimpin oleh seorang perempuan, aku berfikir bahwa semua laki-laki di kelompok atau di negara tersebut ngga punya harga diri atau harga dirinya diinjak-injak sama perempuan.”

Ali (Habibie)                : “Iya, Bibaa sayang, makanya jangan pilih pemimpin perempuan ya dan jangan pilih pemimpin non-Muslim! Kemudian kita berdoa kepada Allah Subhanahuwata’ala supaya Allah mengaruniakan kepada kita seorang pemimpin laki-laki yang bertaqwa kepada Allah, yang meneggakkan syariat Islam di negara kita bahkan di muka bumi ini. Amin.”

Aisyah (Habibaa)         :”Iya, Bibie. Amin ya rabbal ‘alamin.”

Habibaa maksudnya Habibah -> kekasih (cewe)

Habibie maksudnya Habibi -> kekasih (cowo)

Dialog di atas dibuat karena aku trauma punya presiden perempuan. Pada masa pemerintahan mantan presiden tersebut, perjudian dan premanisme merajalela berikut beberapa aset penting negara ini dijual. -> Ini jelas merugikan bangsa. -> Mungkin menguntungkan bagi preman dan penjudi, tapi emangnya rakyat Indonesia semuanya pekerjaanya preman dan penjudi? -> Premanisme dan perjudian sangat tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Assalamu’alaikum bangsa Indonesia, apakah kita mau menjadi bangsa yang tidak beruntung gara-gara dipimpin seorang perempuan? Tentu tidak kan? Maka dari itu, janganlah memilih pemimpin perempuan baik di tingkat RT, RW, Kota, Provinsi apalagi Negara.

[Salah satu anggota keluarga aku yang perempuan pernah jadi pemimpin (dipaksa sama masyarakat), sepengetahuan aku anggota keluarga aku tersebut memimpin dengan baik. Setelah masa jabatannya habis, anggota keluarga aku tersebut dipaksa untuk kembali menjadi pemimpin tapi beliau ga mau lagi jadi pemimpin karena tanggungjawabnya berat. Alhamdulillah.

Aku ngga mau jadi pemimpin pemerintahan. Bahkan kalo ada yang mencalonkan aku, Umi (Mama), Ua, Tante, Bibi, adik cewe aku jadi pemimpin pemerintahan maka aku akan jadi orang nomor satu yang menolak ide tersebut dan menjadi orang di barisan paling depan menentang ide tersebut, insya Allah. Aku berharap jika aku atau ada salah satu anggota keluarga aku yang perempuan menjadi pemimpin pemerintahan, semoga ada yang mengkudeta.]
  
Sebenernya, aku sedih terlalu keras mengkritik mantan kepala negara R. I. yang merupakan wanita tersebut. Bahkan aku mimpi ketemu mantan kepala negara tersebut, di mimpi itu aku nangis, sedih karena merasa terlalu sinis terhadap mantan kepala negara R. I. yang merupakan wanita tersebut. Hanya saja, aku benar-benar khawatir apabila suatu kaum dipimpin seorang wanita, selain itu aku pun khawatir akan merajalelanya kemungkaran seperti premanisme dan perjudian, tapi aku tidak tau cara yang tepat untuk mencegah hal tersebut maka akau menulis tulisan sedemikian rupa. Semoga Allah mengasihani aku dan mantan kepala negara R. I. tersebut.

Mudah-mudahan Allah memberi taufiq dan hidayah kepada aku dan mantan pemimpin negara R. I yang aku maksud untuk menjadi orang yang bertaqwa kepada Allah. Aamiin.

Sengaja aku namain karakter Barbienya Aisyah dan Ali, aku suka dua karakter dari dua nama orang yang diberkati Allah dengan kecerdasan yang luar biasa dan yang terpenting mereka bertaqwa kepada Allah.  Mudah-mudahan Allah mendamaikan dan mempersatukan kaum Sunni dan Syiah di jalan yang lurus di dalam kalimat tauhid. Amin.

-----

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

Wallahu’alam. 

19/10/2012 -> 0304 Dzulhijjah 1433 H
Revisi:
21222930/10/2012 -> 05061415 Dzulhijjah 1433 H
010408/11/2012 -> 16171924 Dzulhijjah 1433H  
18/11/2012 -> 05 Muharram 1433 H 
0809/02/2013 -> 28 Rabiul Awal 1434 H 
13/02/2013 -> 02 Rabiul Akhir 1434 H 
11/03/2013 -> 28 Rabiul Akhir 1434 H 
09/07/2013 -> 01 Ramadhan 1434 H 
11/03/2014 -> 09 Jumadil Awal 1435 H
30/04/2014 -> 30 Jumadil Akhir 1435 H 
13.12.2015 -> 01 Robiul Awal 1437 H