Tex Saverio

Namanya unik, Tex Saverio, dia perancang muda Indonesia. Aku pertama kali liat profil dia di majalah CANTING edisi Desember 2005, selain itu aku juga liat dia di majalah Femina. Dari pas pertama liat aku langsung suka, jarang-jarang aku suka sama cowo yang ga aku kenal apalagi baru pertama liat. Mungkin faktor muka ngaruh kali ya... Menurut aku dia tuh handsome and also beautiful..! Tapi kayaknya muka bukan faktor utama juga siy, ga tau deh di dalem diri dia ada apanya sampe bikin aku suka, ngefan, dari dulu sampe sekarang? Pas pertama liat foto dia, dia qo keliatanya cute, baik hati, ramah dan lembut.

Oia warna rambutnya itu mencolok banget, apa ya warnanya? sebut aja deh blonde, ato gold (kadang supaya cepet aku bilang kuning :p) Padahal biasanya aku ga suka liat cowo berambut warna-warni tapi anehnya liat dia qo aku suka ya... Dia nampak kayak cewe banget, sepertinya sangat merawat tubuhnya dan terlihat lembut.
Setelah beberapa tahun berlalu dari taun 2005, aku ngefan sama artis boyband Jepang yang appearence-nya kayak cewe namanya Ueda Tatsuya, dia cowo tapi cantik dan nampak lemah lembut. Selain itu aku suka Tegoshi Yuya, apalagi di video clip Ai Ai Gasa, Tegoshinya berambut emas, berlipgloss dan berkostum renda-renda, kayak cewe banget deh ampe semua temen-temen protes dan ga suka.. Tapi tanggapan aku beda sama tanggapan temen-temen, aku malah suka banget sama Tegoshi di video clip itu. Aku juga awalnya bingung kenapa bisa suka sama Tegoshi dengan style dan appaearance yang kayak cewe itu. Dan pas aku liat video clip itu aku ngerasa ‘qo aku pernah liat cowo dengan penampakan seperti itu (cowo cantik berambut blonde) dan aku suka, tapi dimana ya?! siapa ya?!’ Akhirnya aku melakukan recalling dan teringatlah aku sama Tex Saverio...!! Ga butuh waktu lama buat nginget-nginget, soalnya wlp uda bertaun-taun, gambaran ttg Tex masi nempel di kepala aku.. Hoho. Ternyata aku baru sadar kalo menurut aku cowo handsome tuh yang kaya mereka, cowo tapi cantik, cowo tapi –kayak- cewe 

Setelah aku teliti diri aku lebih seksama, ternyata aku suka cowo yang kayak cewek karena terlihat baik, ramah, lembut. Cowo yang terlihat lembut itu terlihat baik (walopun aslinya entahlah mereka seperti apa ;b). -> Eh apa aku terobsesi sama kata lembut ya? Terobsesi sama kelembutan? Haha.. Yang jelas kalo diinget-inget lagi ternyata dari dulu aku suka cowo-cowo yang punya sisi cantik, yang pada angle tertentu bisa terlihat cantik.

Yang bener-bener bikin aku suka dan salut sama Rio tuh pas baca penggambaran karakter Rio di majalah itu (Rio tuh cowo yang suka menggambar ---penting.. He9). Rio digambarin sebagai orang yang berani ngambil keputusan untuk berhenti dari sekolah formal pas SMU dan kemudian memutuskan buat jadi designer di usia muda. Aku suka dia berani melawan arus, di saat kebanyakan orang berlomba-lomba buat ngedapetin pendidikan dari lembaga pendidikan formal yang bernama sekolah, dan berlomba meraih gelar eh dia malah berani menentang arus dengan mengeluarkan diri dari sekolah formal. Berdasarkan cerita yang aku baca, setelah dia behenti dari sekolah formal dia berusaha keras buat mempelajari fashion dan design, dia belajar menjahit dengan guru privat terus dia juga masuk sekolah fashion.

[Buat aku siy memutuskan buat keluar dari sekolah formal tuh satu keputusan yang berat.. Waktu kecil aku disuru papa berenti sekolah dan menjalani homeschooling, karena papa khawatir sama sisi buruk pergaulan yang bakal mempengaruhi perkembangan kepribadian aku, aku ‘dirumahkan’ selama beberapa bulan. Tapi aku ga percaya sama keputusan papa dan mati-matian menentang papa serta meyakinkan papa kalau dengan sekolah formal pun aku akan baik-baik aja. Aku ga mau homeschooling soalnya takut kehilangan temen-temen, aku maksa buat sekolah lagi dan akhirnya aku kembali ke sekolah. Tapi ternyata di sekolah juga aku ga betah2 amat, waktu SD siy aku betah sekolah dan selalu masuk peringkat 3 besar tapi pas masuk SMP mulai ga terlalu excited lagi sama yang namanya sekolah, mungkin karena tingkat kesulitan mata pelajarannya pun semakin tinggi kali ya (tapi tetep dari kelas I sampe kelas III aku selalu masuk dalam deretan 10 besar dan masuk di kelas unggulan). Semakin tinggi jenjang pendidikan aku, semakin enggan lah aku ke sekolah, aku cuma mau belajar pelajaran yang aku sukain kayak pelajaran Seni Rupa sama Bahasa Inggris, bahkan setelah SMU aku jadi sering ga masuk sekolah soalnya suka sakit, kayaknya sekolah bikin aku stress deh... Heu. Sekarang2 aku suka mikir, munkin keputusan papa tentang homeschooling ada benernya. Tapi inilah jalan hidup aku, yang akhirnya aku terus menjalani sekolah formal dengan segala suka duka yang ada... (curhat dalam curhat) =B]

Di profilnya, Rio digambarin sebagai seorang yang lembut namun punya tekad kuat, pekerja keras dan perfectionist. Keliatannya Rio berusaha keras membuktikan eksistensinya dengan kreatifitasnya. Dia ikut berbagai macam lomba fashion salah satunya ajang Marcedes Benz 2005 dan dia keluar sebagai pemenangnya dengan mengusung rancangan bertemakan dualisme, rancangan unisex bernuansa hitam putih dengan detail zippers. Dari cerita yang tertulis dia nampak berusaha keras dalam mempersiapkan setiap lombanya. Ga heran atas semua kerja kerasnya itu, di usia muda dia udah beberapa kali memenangkan lomba dan udah punya studio (butik) sendiri. Aku suka Rio masih muda tapi udah nemuin apa yang bener-bener dia mau, udah meraih cita-citanya.

Ini penting ga ya... Anggap aja penting... aku seneng setelah empat tahun akhirnya aku nemu info yang cukup berarti tentang Rio. Beberapa tahun lalu susah banget nyari info tentang Rio, soalnya dia tergolong perancang baru jadi di internet pun profilnya dikit banget. Tapi pas bulan Maret lalu aku nyoba nyari account Facebooknya Rio, ternyata ada..!! dan dia mau confirm aku jadi temennya terus dia juga bales message aku. Huaaa senangnya..! Aku jadi bisa liat foto-foto anggota keluarganya, liat foto-foto dia dengan style dan expresinya yang cute.. Makasi ya Rio...!! (17.04.09)


Sebelumnya aku mau menginformasikan adanya kerancuan dalam tulisan di atas, mengenai penggunaan kata sekolah. -> Maklum curhat semi brainstorming. Hanya, mohon maaf di tulisan ini aku ngga mau memperpanjang pembahasan mengenai sekolah.

Aku memang masih sangat suka bahkan masih mencintai Tex, walaupun aku masih mencintai Tex, sekarang aku juga sebal sama Tex soalnya Tex suka bikin baju yang ngga menutup aurat. Aku juga menyayangkan bahwa Tex seorang non-Muslim.
Semoga aku bisa berhenti mencintai Tex yang seorang non-Muslim yang juga salah seorang desainer dari baju-baju yang tidak sesuai dengan aturan Islam. Aku yakin aku bakal jadi orang yang paling merugi di akhirat kelak jika aku tidak berhenti mencintai Tex yang seperti saat ini. Hal ini dijelaskan oleh Allah melalui firman-Nya di dalam Al Qur’an, yang terjemahannya adalah sebagai berikut:

Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang beriman sangat cinta kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu 106) mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).
(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali.
Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami berlepas diri dari mereka, sebagaiman mereka berlepas diri dari kami.” Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka. [Al Baqarah (2): 165-167]

106) Yang dimaksud dengan orang yang zalim di sini ialah orang-orang yang menyembah selain Allah.

dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah.
[Al Muddatstsir (74): 5]

Sekarang aku masih sangat suka sama Tex, sedangkan nanti kalaupun misalkan aku udah ga suka lagi sama Tex, aku pengen aku dan Tex (juga keluarganya) selamat dunia akhirat, Allah menyelamatkan kami di dunia maupun di akhirat. -> Siksa Allah amat pedih bagi orang-orang yang ingkar kepada Allah dan Rasul-Nya.

-> Syawal 1434 H: Astagfirullah, cakap macam apa pula aku ini "Sekarang aku masih sangat suka sama Tex, sedangkan nanti kalaupun misalkan aku udah ga suka lagi sama Tex," -> Si aku mau seenaknya suka dan ga suka sama seseorang. Tex, maafin aku untuk kata-kata tersebut.


Tapi aku tidak meminta maaf untuk melarang pembuatan baju yang tidak menutup aurat, melarang maksiat dan kekafiran. Maksudnya baik aku bersama ataupun ngga bersama Tex, berjodoh maupun ngga berjodoh sama Tex, aku tetap berharap Tex dan keluarga mau masuk dan memeluk Islam.
Karena hanya Islam agama yang diridhai Allah, dan seperti yang sudah aku tuliskan sebelumnya yang intinya adalah bahwa keselamatan hanya ada di dalam Islam serta siksa Allah amat pedih bagi orang-orang yang ingkar kepada Allah dan Rasul-Nya.


Maka melalui tulisan ini, aku pengen ajak Tex dan keluarga masuk Islam. Aku pengen bilang sama Tex dan keluarga: Maukah kalian masuk Islam? (Would you all like to be Moslems?). Actually, aku pengen ajak semua orang non-muslim masuk dan memeluk Islam, tapi aku ga kan maksa, jika tidak bisa memaksa, tapi jika bisa memaksa, aku akan maksa. Mengajak seseorang atau orang-orang untuk masuk dan memeluk Islam ini sesuai dengan perintah Allah yang tertera dalam surah Ali Imran yang terjemahannya adalah sebagai berikut:

Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku.” Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi 190): “Apakah kamu (mau) masuk Islam”. Jika mereka memeluk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. [Ali ‘Imran (3): 20]

190). Ummi artinya ialah orang yang tidak tahu tulis baca. Menurut sebagian ahli tafsir yang dimaksud dengan ummi ialah orang musyrik Arab yang tidak tahu tulis baca. Menurut sebagian yang lain ialah orang-orang yang tidak diberi Al Kitab.

Aku ingin melaksanakan salah satu kewajiban aku sebagai Muslim yakni menyeru diri sendiri dan orang-orang untuk menyembah hanya kepada Allah, serta taat kepada Allah dan Rasul-Nya, mengajak orang-orang untuk masuk dan memeluk Islam (call people into Islam), Semoga Allah meridhai aku dan kaum Muslimin di dunia maupun di akhirat. Amin.

[Melalui tulisan ini juga, aku mau bilang sama Tex, untuk berhenti berdandan, bergaya, bersikap dan berperilaku seperti perempuan.

Syawal 1434 H: Aku mau bilang terima kasih sama Tex untuk berdandan selayaknya cowo.]

Mudah-mudahan, orang-orang yang pernah membaca tulisan aku ini, dapat menjadi saksi di hadapan Allah di akhirat kelak bahwa aku pernah mengajak orang lain untuk masuk dan memeluk Islam. Amin.

Wallahualam.


Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

0816/04/2011
040621/07/2011
08/08/2011
Revisi:
04/11/12 -> 19 Dzulhijjah 1433 H
29/08/13 -> 23 Syawal 1434 H


06/09/13 -> 30 Syawal 1434 H
09/01/14 -> 07 Rabiul Awal 1435 H