Boyband Jepang II (And SMASH)

-->
Cerita ini bermula ketika beberapa minggu lalu aku sedang mencari catatan -di dalam buku harian aku- mengenai kejadian yang pernah aku alami, dan pas buku hariannya aku buka, halaman yang aku buka tepat di bagian tulisan yang menyangkut artist Johnny’s Entertainment (JE ini salah satu agency yang melahirkan beberapa boyband Jepang ternama diantaranya: KAT-TUN, NEWS, Kanjani 8, Tegomass, dan ‘satu lagi ex-boyband favorit aku yang anggotanya masi muda-muda yang juga terkenal, apa ya namanya? Lupa..’ 

{Ngetiknya diselingi dulu percakapan aku sama ade aku: aku nanya sama dia. Berikut ade akunya juga ga langsung inget, berpikir dulu, mengingat-ingat. à Taraaa… jawabannya adalah Hey! Say! Jump. 

(Thanks to my lil’Bro for remaining me the name of that boyband. -> Gara-gara dulu aku suka banget sama boyband-boyband JE, ade aku juga jadi hafal sama sebagian nama boyband JE berikut personelnya -> efek saling mempengaruhi antar saudara. Ini contoh buruk, tidak untuk ditiru.)}

Salah satu tulisan di buku harian aku mengenai Johnny’s artists tersebut dibuat tahun 2008, isinya sebagai berikut:

Date : Minggu, 29 Juni 2008
Mood : Strange
Hilite : Yvone Ridley
B’day : -
Event : Pulang Ke Rumah
Tiba2 pagi2 (bangun tidur) aku sms Atieh yg isinya “aku takut banget kalo suatu saat entar aku ga tertarik lagi ato aku ga suka lagi bahkan lupa sama anak2 Johnny’s”. Knp ya? ______ Pulang ke Smi.
Pas malem2 baca Yvone Ridley, wartawati AS yang disandera sm Taliban di Afganistan trus msk Islam deh.. kaya’y kl baca terus buku ky gini ketakutan aku bisa terjadi.

Aku yang waktu itu lagi suka banget bahkan tergila-gila dan sangat mengidolakan artis-artis Johnny’s Entertainment entah kenapa hari itu ngerasa ketakutan kalo suatu saat aku ga suka lagi sama mereka (mungkin karena ngerasa ga nyaman udah sangat dan terlalu berlebihan mengidolakan mereka dan ingin segera berhenti memuja mereka tapi belum siap buat berhenti karena masih sangat suka sama mereka.) Pokonya pada hari itu aku takut (suatu saat) rasa suka aku terhadap idola-idola yang aku puja tersebut hilang. Berhala-berhala yang pernah aku puja diantaranya bernama Tegosi Yuya, Ueda Tatsuya, Matsumoto Jun, Kamenshi Kazuya dan ‘mmm… satu lagi siapa ya? Mantan anak JE favorit aku yang aku kasi julukan “aku suka dia dari dia TK (dari dia kecil).”-> kembali, memory lost. {Berpikir keras, mengingat-ingat} Oia.. Yabu Kota! Tambahan: masi ada lagi mantan berhala aku tapi yang ini asalnya dari Korea, bukan dari Jepang, namanya Kim Heechul, salah satu personel boyband Korea yang jumlah personelnya banyak, se-RT bedol desa [lebay… Heu], yaps Super Junior. Pernah juga mengidolakan Kim Ki Bum sm Lee Dong Hae. (Sebenernya masi ada beberapa mantan berhala aku, tapi mereka bukan anggota boyband, jadi ga aku sebut nama-namanya.) Astagfirullah, dulu banyak bener ya aku nyembah berhala? 

Pada hari yang sama pula, ketika aku pulang ke rumah, aku baca bukunya Yvone Ridley yang berjudul (lupa judulnya, aku cari-cari lagi di lemari buku tapi aku ga nemu bukunya, udah Googling tapi ga yakin sama judul bukunya), yang pasti aku ngerasa buku-buku seperti ini akan membuat ketakutan aku terjadi, ketakutan jika suatu saat nanti aku ga suka lagi Johnny’s Entertainment artists and Japanese Boybands. Saat itu aku berpikir, dengan membaca buku-buku seperti ini, aku akan lebih memikirkan perjuangan membela agama aku, Islam, daripada memikirkan artis-artis boyband tersebut.

Alhamdulillah saat ini ketakutan aku pun terjadi, dan aku sangat bersyukur kepada Allah Swt karena sekarang aku tidak terlalu tertarik lagi sama artis-artis boyband Jepang tersebut, tidak bersemangat lagi melihat aksi mereka bahkan memikirkan mereka pun sudah enggan. Sekarang aku malah merasa sangat berdosa karena aku dulu lebih sering mengingat muka cute mereka daripada mengingat Allah (berdzikir), dulu lebih bersemangat untuk menonton video-video clip mereka daripada mengkaji Al-Quran, dulu lebih tertarik menonton dorama yang dibintangi mereka daripada membaca Al-Hadits, dulu lebih bangga belajar Bahasa Jepang dibanding belajar Bahasa Arab yang merupakan bahasa Al-Quran dan dulu lebih senang memikirkan tentang aksi-aksi panggung mereka daripada memikirkan cara-cara taat kepada Allah dan membela agama Allah, membela Islam. Astagfirullah, semoga Allah yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang Mengampuni aku. Amin.

[Kepada kaum Muslimin yang sudah jago bahasa daerah, bahasa nasional maupun bahasa asing (bahasa apa pun itu) syukurilah dengan cara menggunakan bahasa tersebut di jalan Allah: berdakwah menyeru untuk menyembah hanya kepada Allah, menyeru untuk taat kepada Allah dan Rasulullah-Nya. -> Kita harus ingat bahwa kemampuan berbahasa yang kita kuasai bukan semata-mata karena usaha kita: belajar, namun karena karunia Allah swt.] 

Selain itu, sebagai Muslim (aku dan seluruh kaum Muslimin) sudah sepatutnya mempelajari bahasa Arab. -> Beruntung sekali bagi banyak Muslim yang telah menguasai bahasa Arab terutama bahasa Arab yang digunakan di dalam Al Qur’an, Al hadits dan kitab-kitab Islam.]

Jadi keingetan, kemaren [030111], aku lagi beres-beres buku dan mau masukin buku punya temen aku ke loker yang isinya buku-buku pinjeman dan buku-buku titipan dari temen aku. Di dalem loker itu aku nemuin buku yang di sampul depan bagian atasnya tertulis “Al-Islam SUPLEMEN MATERI” dan pada bagian bawahnya tertulis “UNIVERSITAS PADJADJARAN”, aku tertarik sama judulnya. Setelah aku baca sekilas, aku nemuin informasi ini: 

[C. Merusak akhlak dan hubungan mereka dengan Allah
Samuel Zweimer seorang direktur organisasi missi pada konferensi pers missionaries di kota Al Quds tahun 1935, berkata: Missi utama yang dibebankan oleh negara-negara Kristen kepada kita bukanlah menjadikan kaum muslimin menjadi Kristen, karena hal itu adalah soal hidayah dan kemuliaan. Misi utama kita adalah mengeluarkan seorang muslim dari Islam, supaya menjadi orang yang tidak mempunyai hubungan apa-apa dengan Allah, sehingga ia tidak mempunyai ikatan akhlak sebagai hidup umat manusia.

F. Merusak moral wanita dan menyebarluaskan penyelewengan sex melalui media informasi dan seni

Orientalis Syatiln dalam bukunya “Al Gharaha Alal ‘Alaamil Islami” berkata: “Gelas dan artis mampu menghancurkan umat Muhammad daripada seribu meriam. Maka tenggelamkan umat Muhammad ke dalam cinta materi dan syahwat.“ (Wajah Dunia Islam-Dr. Muhammad Sayyid Al Wakil)

Didirikannya pula industri film dan media massa yang dapat membantu program mereka. Diantaranya didirikannya MGM Studio Movie oleh Melvyn, Goodwyn, dan Meyer (tokoh Yahudi), Dreamworks Studio oleh Steven Spielberg, Jeffry Katzenberg, dan David Geffen (tokoh Yahudi), Times (Rupert Murdocks-tokoh Yahudi) dan tokoh-tokoh lain yang menopang gerak mereka dalam menguasai dunia (Sejarah pertumbuhan dan perkembangan Zionisme-Prof. Jakob Katz & Friends).

Langkah-langkah dan strategi mereka ini ternyata berhasil menjadikan umat Islam sebagai umat yang terperosok dalam kebodohan, keterbelakangan, dan jauh dari tuntunan hidupnya. Keberhasilan ini diakui oleh mereka seperti yang dikatakan Samuel Zwimmer dalam pidato yang disampaikannya dalam konferensi Al-Quds tahun 1345 H/1935 M di hadapan para misionaris: “Sesungguhnya kalian telah berhasil membentuk generasi yang tidak memiliki hubungan dengan Allah dan tidak ada keingingan untuk memilikinya. Kalian berhasil mengeluarkan orang Islam dari Islam dan tidak kalian masukan ke dalam agama kalian. Maka otomatis muncul generasi seperti yang diharapkan imperialisme modern yang tidak perduli kepada nilai-nilai suci. Hobinya santai dan bermalas-malasan. Jika ia belajar, maka demi syahwatnya. Dam jika ia mendapat jabatan paling tinggi pun demi syahwatnya. “ (Wajah Dunia Islam-Dr. Muh. Sayyid Al Wakil)

Kunci sukses Yahudi dalam mengembangkan ideologi Zionismenya yang didirikan Theodore Hrezl (Yahudi-Austria) tahun 1987 ini menurut Shlomo Avineri dalam bukunya The Making of Modern Zionism (Basic Books, 1981) karena Herzl menguasai benar senjata terpenting abad XX; yaitu media massa, lobi, dan public relations.] [Page 68]

(karena aku pikir informasinya sesuai sama materi tulisan-tulisan yang lagi aku tulis jadi aku salin deh. Tanpa perlu membuktikan kesahihan informasi tersebut, aku bisa meyakini kemungkinan besar terjadinya hal-hal yang dijelaskan dalam informasi tersebut karena sudah dibuktikan dan dialami sendiri oleh aku, keluargaku, beberapa temanku dan orang-orang di sekitarku yang aku amati yang kelihatannya memang menjadi korban dari hiburan dan informasi yang disajikan oleh kaum yang memang ingin melemahkan -akidah dan akhlak- umat Islam.)[040111].}

Berdasarkan informasi di atas, sangatlah jelas bahwa artis dapat dengan mudah merusak akidah dan akhlak umat Islam. Untuk itu, aku mengajak diri sendiri dan umat Islam untuk benar-benar hanya menyembah Allah dan benar-benar taat kepada Rasulullah. 

[Ternyata ga mudah ya untuk taat kepada Allah, kecuali orang-orang yang telah diberi taufiq, hidayah serta rahmat oleh Allah. Setiap ingin taat pasti ada ujiannya. Aku berusaha menyeru diri sendiri dan orang-orang untuk meninggalkan menyembah (terlalu mengagumi) artis khususnya anggota boyband dan umumnya seluruh artis serta public figure. Aku pun udah mulai ninggalin mengagumi boyband Jepang, aku ngetes diri sendiri dengan nonton beberapa video boyband Jepang yang dibintangi sama boyband yang dulu paling aku sukai dan hasilnya adalah akunya lempeng, expressionless serta rasa suka yang sangat yang dulu ada, sekarang udah ilang. Alhamdulillah. 

Tapi tiba-tiba aja baru-baru ini ada boyband bukan dari Jepang yang lagunya terngiang-ngiang soalnya ear catching, mana pas aku liat orang-orangnya di tv, ada yang aku anggap cute mirip-mirip mantan berhala aku gitu deh potongannya (fisikly, tipe cowo yang aku suka.) Itu tuh boyband yang lagunya “Cenat.. Cenut.. You know me so well.. I Know you so well.. “ 

(Kudu ati-ati sekarang mah nonton tv teh. Bahayaaa, Indonesia udah bisa produksi berhala sendiri yang ga kalah bagus dari berhala buatan luar negeri.)Baru aja aku tobat dari berhala aku yang asalnya dari Jepang masa sekarang genti berhalanya jadi orang Bandung dan orang Kalimantan? Tidaaaaaa… Jangaaan… Ga mau lagi menyembah berhala. Tolong aku ya Allah, aku ga mau mengagumi dan mengikuti cowo-cowo yang aku yakini otomatis bakal menjerumuskan aku ke neraka. Ya Allah selamatkan aku di dunia maupun di akhirat. Amin.]

Sudah saatnya aku berhenti mengidolakan mereka (para artis Johnny’s Entertainment) dan ngga lagi mengidolakan boyband mana pun, soalnya aku yakin kalo aku terus-terusan mengidolakan mereka, aku bakal jadi orang yang paling merugi di akhirat kelak. Hal ini dijelaskan oleh Allah melalui firman-Nya di dalam Al Qur’an, yang terjemahannya adalah sebagai berikut: 

Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang beriman sangat cinta kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu 106) mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).

(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali.

Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami.” Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka. [Al Baqarah (2): 165-167]

106) Yang dimaksud dengan orang yang zalim di sini ialah orang-orang yang menyembah selain Allah.

dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah.
[Al Muddatstsir (74): 5]
 
Dan yang paling penting, melalui tulisan ini, aku mau ajak para artis Johnny’s Entertainment dan anak-anak SMASH yang agamanya Nasrani (non-Muslim) untuk masuk dan memeluk Islam, aku pengen bilang: Maukah kalian memeluk Islam? Would you guys like to be Moslems?) Aku pengen ajak mereka memeluk Islam, tapi aku ga kan maksa. Mengajak seseorang atau orang lain untuk masuk/ memeluk Islam ini sesuai dengan perintah Allah yang tertera dalam surah Ali Imran yang terjemahannya adalah sebagai berikut:

Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku.” Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi 190): “Apakah kamu (mau) masuk Islam”. Jika mereka memeluk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. [Ali ‘Imran (3): 20]
190). Ummi artinya ialah orang yang tidak tahu tulis baca. Menurut sebagian ahli tafsir yang dimaksud dengan ummi ialah orang musyrik Arab yang tidak tahu tulis baca. Menurut sebagian yang lain ialah orang-orang yang tidak diberi Al Kitab.

Wallahu’alam bishawab.

 
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.
29/12/10
0304091231/01/2011
0607/04/2011
08/08/2011
EAP:
1213/08/2011
04/09/2011
29/11/2011 -> 04 Muharram 1433 H.
16/11/2012 -> 02 Muharram 1433 H