Penyerangan Terhadap Libya

Hari ini (20210311), denger dan liat berita bahwa Libya (yang dipimpin oleh Moamar Khadafi) diserang. Penyerangan dilakukan oleh Amerika, Inggris, Prancis dan Italia. Penyerangan ini didukung pula oleh Jepang [Belum jera, padahal Jepang udah diazab sama Allah dengan gempa, Tsunami, kebakaran serta kebocoran radio aktif (nuklir)]. Sedangkan Cina dan Rusia menyayangkan penyerangan terhadap Libya tersebut (kabarnya Jerman pun ga setuju sama penyerangan ini). Begitu pula Liga Arab yang mengecam penyerangan terhadap Libya, sayangnya negara-negara Arab tersebut terlihat tidak (belum) sepenuhnya membela negara Libya yang kebanyakan penduduknya adalah Muslim. [Banyak orang Islam yang ga peduli dan belum mau membantu saudaranya sesama Muslim.]

Denger berita Libya diserang, aku langsung sedih, bingung dan deg-degan (soalnya di negara Libya banyak orang Islamnya):

‘Ya Allah, apa yang harus aku lakukan?’

‘Mau berdoa untuk Muslimin Libya.’

Akhirnya reflex berdoa:

‘Ya Allah, selamatkanlah Muslimin dan Muslimat serta Mu’minin dan Mu’minat seluruhnya terutama di Libya. Dan tolonglah kami dalam menghadapi kaum yang kafir. Amin.’

‘Ya Allah, binasakanlah kaum yang kafir. Amin.’

‘Ya Allah, kabulkanlah doa hamba.’

Saya menyeru kaum Muslimin untuk berdoa bagi Libya, berdoa untuk keselamatan Muslimin dan Muslimat serta Mu’minin dan Mu’minat di Libya. Juga berdoa untuk keselamatan Muslimin dan Muslimat serta Mu’minin dan Mu’minat di seluruh dunia. Semoga Allah menyelamatkan kaum Muslimin di dunia maupun di akhirat. Amin.

[Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku 1326) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". [Q.S Al Mu’min (40): 60]
1326). Yang dimaksud dengan menyembah-Ku di sini ialah berdoa kepada-Ku.

Ali berkata, “Rasulullah Saw lewat ketika aku sedang mengucapkan do’a: “Ya Allah Rahmatilah aku”. Lalu beliau menepuk pundakku seraya berkata, “Berdoalah juga untuk umum (kaum Muslimin) dan jangan khusus untuk pribadi. Sesungguhnya beda doa untuk umum dan khusus adalah seperti bedanya langit dan bumi.” (HR. Adailani)1

Doa adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi.
(HR. Abu Ya’la)2

Hati manusia adalah kandungan rahasia dan sebagian lebih mampu merahasiakan dari yang lain. Bila kamu mohon sesuatu kepada Allah ‘Azza wajalla maka mohonlah dengan penuh keyakinan bahwa do’amu akan terkabul. Allah tidak akan mengabulkan doa orang yang hatinya lalai lagi lengah. (HR. Ahmad)3]

1 Dr. Muhammad Faiz Almath, 1100 Hadits Terpilih: Sinar Ajaran Muhammad. Jakarta: Gema Insani Press. 1993. Hal 77.
2 Ibid. Hal 72
3 Ibid. Hal 75
2021/03/11

0 komentar: